Showing posts with label Perawatan Ayam. Show all posts
Showing posts with label Perawatan Ayam. Show all posts

Cara Mengobati Ayam Aduan yang Terkena Pukul Saraf

Cara Mengobati Ayam Aduan yang Terkena Pukul Saraf - Seperti yang kita ketahui jika saraf merupakan bagian vital dari ayam aduan dan sangat berbahaya apabila ayam aduan cedera karena terkena pukul saraf yang terlalu berat. Tidak jarang dari para botoh sekalian mengalami kejadian serupa dimana ayam aduan kesayangan kita saraf motoriknya terganggu setelah diadu. Kemungkinan kerusakan saraf pada ayam disebabkan akibat pukulan yang berat ke arah kepala dan leher ayam aduan. Untuk ayam yang sudah tua memang lebih baik untuk dipensiunkan tapi bagaimana jika ayam yang terkena saraf adalah ayam muda, maka tidak ada salahnya untuk mencoba menyemuhkannya.
Ayam Aduan yang Terkena Pukul Saraf

Ciri-ciri ayam yang terkena pukul saraf yaitu ayam menjadi sering kaget dan kejang-kejang seperti terkena penyakit ayan. Untuk mengobati dan menyembuhkan ayam yang terkena pukul saraf memang sangat susah dan memerlukan keberuntungan. Kemudian untuk mengobati saraf ayam memerlukan waktu yang cukup lama sama seperti penyakit turun urat dan ayam yang sudah pernah mengalami kerusakan saraf meskipun sembuh sewaktu-waktu kemungkinan bisa saja kumat.

Meskipun begitu kemungkinan berhasil tidaklah nol persen, jadi jangan berkecil hati jika ayam kesayangan anda terkena penyakit saraf. Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi tips cara mengobati ayam aduan yang terkena pukul saraf.

Cara Mengobati Ayam Aduan yang Terkena Pukul Saraf

Ayam Diistirahatkan Total

Ayam yang terkena pukul saraf dan mengalami kerusakan saraf sebaiknya diistirahatkan hingga 1 atau 2 bulan. Jika kerusakan saraf tidak terlalu parah maka dalam kurun waktu tersebut sudah bisa dilihat perubahan ayam yang membaik. Dalam poses ini sebaiknya ayam jangan diabar dan biarkan saja di dalam kandang. Kemudian sesekali umbar ayam dan biarkan ayam mandi pasir (kipu).

Berikan Pakan yang Lunak

Ayam yang mengalami kerusakan saraf sebaiknya diberikan pakan yang lunak dan muda dicerna. Kemungkinan ayam yang sarafnya rusak juga mengalami cedera pada bagian pencernaan. Sebaiknya berikan pakan berupa nasi dan konsentrat atau bubuk jagung. Selain itu coba saat pemberian pakan diletakan di atas lantai yang permukaannya datar.

Lakukan Pemijatan Pada Ayam

Untuk memulihkan saraf ayam yang rusak bisa juga dengan cara memijat pada bagian tubuh ayam. Kemudian pemijatan sebaiknya dilakukan dengan sangat hati-hati kemudian dilakukan secara rutin. Agar lebih mudah saat memijat sebaiknya usap badan ayam dengan menggunakan air hangat.

Lakukan Pemberian Jamu

Jamu adalah ramuan yang diracik menggunkan bahan-bahan herbal. Pemberian jamu bertujuan untuk menyehatkan ayam dan mengobati dari dalam. Pengalaman rekan saya mengobati penyakit saraf ayam dengan menggunakan merica dan gula merah yang diberikan setiap sore pada ayam dan terbukti dalam satu bulan ayam sudah normal.

Memang untuk mengobati ayam yang terkena pukulan berat memang susah dan butuh kesabaran, terkadang justru setelah sembuh malah ayam menjadi turun mental dan tidak berani tarung. Akan tetapi walaupun demikian tidak ada salahnya jika mencoba. Itulah sedikit bahasan mengenai Cara Mengobati Ayam Aduan yang Terkena Pukul Saraf yang dapat kami sajikan, Semoga bermanfaat.




Menyiapkan Ayam Bangkok 1 Bulan Sebelum Diadu

Ayam Bangkok Aduan

Menyiapkan ayam bangkok sebelum diadu supaya ayam benar-benar siap memang sangat penting untuk dilakukan. Sebenarnya persiapan ayam yang baik adalah dilakukan sejak ayam masih muda dengan diberikan pakan dan perawatan agar ayam bisa tumbuh secara maksimal dan kemudian setelah ayam sudah dewasa bisa dilakukan beberapa latihan supaya ayam aduan kesayangan kita mampu menjadi ayam aduan juara.


Akan tetapi bagian terpenting dari poses rawatan di atas adalah bagaimana menyiapkan ayam aduan sebelum diadu. Walaupun dilakukan pemberian pakan dan rawatan yang baik ketika ayam masih muda, maka akan percuma saja jika tidak diberikan perawatan khusus saat ayam akan diadu. Kemungkinan terburuk adalah ayam kita akan kalah karena kurangnya persiapan atau kesalahan saat perawatan. Kemudian selanjutnya bagian terpenting yang tidak boleh dilupakan selain menyiapkan ayam adalah bagaimana perawatan ayam setelah diadu.


Perawatan Ayam Aduan Sebelum Diadu

Tujuan dilakukannya perawatan ayam sebelum diadu diantaranya adalah agar ayam lebih memiliki stamina, sehat fisik, mental dan ayam bisa berlaga di arena secara maksimal. Satu bulan terdiri dari empat minggu, maka dari itu penulis akan berbagi tips berdasarkan perawatanmenyapkan ayam per-minggu selama satu bulan. Berikut adalah bagaimana cara menyiapkan ayam bangkok sebelum diadu:


Minggu Ke 1

Bagi ayam aduan yang belum pernah turun ke arena atau ayam yang masih muda sebaiknya persiapan dilakukan sejak minggu pertama. Persiapan yang perlu di lakukan diantaranya:

  • Berikan pakan berupa jagung dan beras merah untuk membentuk otot ayam supaya lebih cepat berkembang, kemudian mengeraskan otot ayam bisa dilakukan dengan cara mengkompres kulit ayam dengan air di malam hari secara rutin.
  • Ayam harus rutin dimandikan dan dijemur
  • Pada hari ke 3 minggu pertama berikan jamu ayam racikan sendiri.
  • Pada hari ke 4 ayam aduan diistirahatkan di dalam kandang selama satu hari penuh.
  • Pada hari ke 5 ayam di abar (training) dengan durasi kira-kira 10 menit, sebaiknya sesuaikan durasi abar sesuai dengan kesanggupan ayam.
  • Hari ke 6 dan ke 7 ayam diistirahatkan total.



Minggu Ke 2


  • Hari ke 1 sampai ke 3 tetap melakukan perawatan dengan memandikan dan menjemur ayam kemudian berikan pola latihan fisik untuk ayam.
  • Hari ke 4 kembali memberikan jamu herbal buatan sendiri dan kemudian ayam diumbar ke halaman biar lebih sehat dan usahakan ayam tidak melakukan perkawinan.
  • Hari ke 5 kembali melakukan abar dengan durasi lebih dari 15 menit.
  • Hari ke 6  sampai ke 7 ayam diistirahatkan. 



Minggu ke 3

Untuk minggu ke 3 lakukan perawatan ayam seperti perawatan minggu ke 2. Kemudian saat latihan abar waktunya agak ditambah sampai lebih dari 20 menit. Pada minggu ke 3 ini adalah tahap penilaian ayam, jika ayam memiliki potensi yang bagus maka perawatan bisa dilanjutkan ke minggu selanjutnya dan jika dikira hasil rawatan ayam belum kelihatan hasilnya maka anda bisa menambah waktu latihan. Biasanya ayam yang jadi memiliki ciri nafas lebih panjang, otot sudah mengeras dan gaya tarung sudah lebih berpengalaman dari sebelumnya. Sebaiknya dalam menyiapkan ayam anda jangan terlalu buru-buru, yang terpenting adalah memperhatikan kesiapan ayam kesayangan kita.  


Minggu ke 4


  • Hari ke 1 berikan jamu herbal berupa kuning telur ayam kampung+sedikit madu+kunyit+gula merah. 
  • Hari ke 2 sampai hari ke 3 ayam tetap dimandikan dan dijemur kemudian lakukan latihan lalu ayam diumbar bebas. 
  • Hari ke 4 berikan obat doping, kalau biasanya kami menggunakan kapsul super top.
  • Hari ke 5 ayam diumbar setengah hari kemudian diistirahatkan kembali di kandang.
  • Hari ke 6 ayam sebaiknya diistirahatkan total selama satu hari.
  • Hari ke 7 ayam siap dibawa ke arena untuk bertanding. 


Cara Menyiapkan Ayam Bangkok 1 Bulan Sebelum Diadu seperti yang dijelaskan di atas adalah sebuah gambaran umum saja. Setiap botoh pasti memiliki cara yang beragam dalam menyiapkan ayam aduan, yang terpenting adalah kesiapan ayam harus benar-benar siap sebelum diadu. Kalah ataupun menang jika kita sudah melakukan perawatan secara maksimal tentu tidak akan ada rasa penyesalan jika ayam kita kalah, karena pada dasarnya kita sudah berusaha semaksimal mungkin.



6 Cara Menguatkan Leher Ayam Aduan

6 Cara Menguatkan Leher Ayam Aduan - Leher adalah organ tubuh yang digunakan ayam aduan untuk bertahan dan melakukan serangan. Ciri-ciri Ayam aduan yang bagus ialah memiliki leher yang kuat dan berotot. Lalu untuk membentuk leher ayam yang atletis bisa dilakukan dengan beragam cara, yaitu mulai dari pakan, latihan dan perawatan.
Leher Ayam Aduan

Leher ayam aduan memiliki fungsi di antaranya menahan serangan pukulan lawan. Selain itu leher juga berperan aktif untuk mencari celah, mengalung lawan, mematuk hingga melesatkan pukulan. Jadi kesimpulannya untuk dapat menaklukan lawan maka ayam aduan harus memiliki leher yang kuat dan atletis.

Melatih Leher Ayam Aduan Supaya Kuat

Cara yang paling ampuh untuk menguatkan leher ayam bangkok aduan adalah dengan jalan latihan. Berikut adalah beberapa latihan dan perawatan yang bisa anda coba:


  1. Melakukan senam leher setiap pagi sebelum ayam dimandikan. Caranya yaitu dengan memegang kepala ayam dan menggerakannya ke kiri dan kanan. Sebaiknya latihan ini dilakukan sesuai dengan kesanggupan ayam, jika ayam sudah terlihat kelelahan bisa dihentikan dan diistirahatkan setelah itu baru dimandikan.
  2. Menguatkan otot leher bisa juga dilakukan saat ayam dimandikan dengan memijat pelan-pelan pada bagian leher ayam. Tujuannya adalah untuk merangsang pengerasan otot pada leher ayam aduan.
  3. Kemudian cara yang paling efektif untuk mengeraskan otot leher ayam adalah dengan melakukan latihan tarung (abar). Latihan tarung tidak hanya mengutkan leher, tapi akan menguatkan seluruh bagian tubuh ayam.
  4. Selain latihan anda juga bisa melakukan perawatan seperti mengkompres ayam dimalam hari dengan spons basah. Pengompresan dilakukan pada bagian kepala, leher, ketiak dan paha ayam. Tujuannya yaitu agar otot ayam lebih cepat jadi dan keras. Kemudian ayam jangan sampai basah kuyup dan usahakan saat mengompres bulu ayam tidak terlalu basah.
  5. Berikan nasi putih hangat dengan cara melolohkannya pada ayam setiap pagi pada pukul 6 pagi. Cara ini sudah sering dipraktekkan oleh para botoh dan hasilnya cukup bagus.
  6. Kemudian yang terakhir adalah melakukan beberapa hal yang dijelaskan di atas secara rutin.


Nah itulah sedikit tips dari saya mengenai  6 Cara Menguatkan Leher Ayam Aduan yang bisa dipraktekan oleh para pembaca sekalian. Jika ayam memiliki leher yang kuat dan berotot maka kemungkinan untuk menang akan jauh lebih besar. Untuk itu dalam memelihara ayam aduan bagian yang tidak boleh dilupakan ialah bagaimana cara perawatan yang baik dan benar.

12 Kesalahan Merawat Ayam Aduan Yang Harus Dihindari

Kesalahan Merawat Ayam Aduan

Merawat ayam aduan bisa dibilang gamang-gampang susah, maka dari itu pentingnya sebuah pengetahuan agar para botoh tidak melakukan kesalahan yang bisa saja berakibat fatal terhadap ayam dan merugikan diri para botoh itu sendiri. Terkadang kesalahan dalam merawat ayam bisa saja menimbulkan kerugian baik materi maupun non materi. Harapan ayam yang digadang-gadang akan menjadi juara justru bisa saja rusak karena kesalahan saat merawat ayam. Kali ini penulis akan berbagi tulisan mengenai 12 kesalahan yang harus dihindari saat merawat ayam aduan.


12 Kesalahan Merawat Ayam Aduan Yang Harus Dihindari


1. Memandikan Ayam Dengan Air Hangat
Jika banyak yang bilang air hangat baik untuk memandikan ayam aduan! Maka kita harus mengetahui terlebih dahulu apa manfaatnya. Jika hanya untuk membersihkan luka, mengobati kurap dan untuk mengendorkan otot setelah ayam berlaga itu sah-sah saja. Akan tetapi jika untuk perawatan harian, menggunakan air hangatmemiliki efek yang kurang bagus terutama untuk bulu dan bisa menyebabkan ayam menjadi cebol/bantat. Maka dari itu sebaiknya jika memandikan ayam lebih baik menggunakan air dingin saja dan gunakan air hangat bila memang karena alasan tertentu.

2. Memandikan Ayam Ketika Belum Cukup Umur
Terkadang para botoh yang kurang sabar dan nekat melakukan rawatan yang sebenarnya tidak perlu dilakukan seperti mamandikan ayam ayam yang masih muda dengan harapan supaya otot ayam cepat keras. Perlu diketahui jika sebenarnya usia ayam yang sudah harus dimandikan secara rutin yaitu ketika pertumbuhan bulu ayam sudah benar-benar selesai. Artinya untuk ayam muda tidak perlu dimandikan, cukup diberikan pakan dan gizi yang seimbang  karena ayam masih dalam tahap pertumbuhan.

3. Kesalahan Menjemur Ayam Secara Berlebihan
Menjemur ayam bermanfaat untuk memperpanjang nafas atau stamina ayam, namun masih banyak yang sering melakukan kesalahan saat proses menjemur ayam. Biasanya kesalahan yang kerap terjadi yaitu waktu atau durasi penjemuran yang berlebihan. Banyak botoh yang tidak tahu dampak dari menjemur ayam secara berlebihan dan masih melakukan penjemuran secara berlebihan bahkan hingga satu hari penuh ayam dijemur. Penjemuran yang benar hanya butuh waktu 3-4 jam saja saat pagi hari pada cuaca yang bagus yaitu antara pukul 8.00 hingga pukul 11.00 setelah itu ayam bisa dimasukan kandang atau diumbar bebas.

4. Kesalahan Melakukan Latihan Fisik
Latihan fisik memang memiliki banyak sekali manfaat, diantaranya akan membuat otot, stamina dan pukulan ayam aduan menjadi lebih bagus. Akan tetapi banyak dari para botoh yang salah persepsi dalam memberikan pola latihan kepada ayam mereka yang berdampak buruk terhadap ayam itu sendiri. Tips dari penulis untuk latihan fisik anda bisa mencoba melakukan latihan kliter setiap hari dengan waktu 15-20 menit. Latihan kliter ini terbukti aman dan tentunya memiliki banyak manfaat bagi ayam aduan.

5. Melatih Ayam Dengan Mengangkat dan Melemparnya ke Udara
Cara melatih ayam yang satu ini bisa dibilang cara yang paing berbahaya dan kemungkinan ayam cedera sangat tinggi. Ayam diangkat hingga satu meter atau lebih kemudian ayam dilemparkan supaya terbang dengan tujuan melatih otot kaki dan otot sayap ayam, perlu diketahui jika sebenarnya lathan seperti ini tidak perlu dilakukan karena bisa saja ayam malah keseleo karena jatuh dari ketinggian.

6. Melatih Ayam Dengan Pemberat Kaki atau Barbel
Melatih ayam dengan pemberat kaki atau barbel belakangan ini menjadi sangat viral dan banyak dilakukan oleh para penghobi ayam aduan. Tujuan dari penggunaan pemberat/barbel yaitu supaya ayam memiliki pukulan yang kuat dan cepat. Akan tetapi sebenarnya jika kita menyadari bahwa latihan seperti ini sebenarnya tidak masuk akal dan jika memang ayam aduan itu memiliki pukulan dan kecepatan yang bagus itu bukanlah karena barbel melainkan karena bakat alami yang dimiliki oleh ayam tersebut.

7. Mengangkat Ayam Dengan Memegang Bulu Ekor Pada Ayam
Perlu diketahui bahwa bulu ekor pada ayam merupakan bagian yang sangat vital dan kita harus memperlakukannya dengan sangat hati-hati. Kebiasaan para botoh jika melati ayam aduan sering dengan memegang bulu ekor dan kemudian mengangkat ayam, sebaiknya hal yang demikian ini patut dihindari. Pada bagian ekor ayam terdapat bagian yang biasa disebut dengan minyak2 atau peli ayam yang sangat sensitif dan apabila pecah bisa saja ayam sakit bahkan mati.

8. Usia Ayam yang Belum Siap Abar Masih Tetap Diabar
Abar adalah proses lanjutan dalam melatih ayam aduan supaya jadi lebih kuat. Sebaiknya ayam melakukan percobaan abar ketika berusia tujuh bulan ke atas dengan ciri pertumbuhan bulu pada ayam sudah selesai. Akan tetapi banyak botoh yang kurang sabar dan tetap melakukan abar untuk ayam yang masih sangat muda dan tidak jarang justru ayam aduan muda malah rusak dan cedera.

9. Waktu Latihan Abar Terlalu Berlebihan
Durasi atau waktu abar sebaiknya disesuaikan dengan kesanggupan ayam dan jangan sampai terlalu berlebihan. Penyakit yang sering dialami para botoh yaitu “terlalu asik menikmati pertarungan hingga lupa waktu”. Jika anda termasuk orang yang demikian maka anda harus cepat-cepat bertobat dan sayangi ayam lancuran anda agar tidak rusak.

10. Memilih Lawan Saat Abar
Sering kali dari botoh melakukan latihan abar dengan menandingkan ayam yang tidak seimbang atau kalah babak, entah hal ini karena memang tidak ada lawan yang seimbang atau karena takut kalah gengsi dengan botoh lain. Sebaiknya dalam melakukan abar pilihlah lawan yang seimbang atau paling tidak lawan memiliki umur yang tidak slisih jauh. Jika beda usia terlalu jauh bisa saja ayam cedera dan terkena penyakit seperti turun urat, sakit kuning, leres (turun mental) dan sebagainya.

11. Kurangnya Perawatan Setelah Ayam Selesai Latihan Abar (Traning) 
Setelah ayam di abar jangan sampai ayam kita malah menjadi rusak karena kurang perawatan. Menjadi seorang botoh anda dituntut selalu teliti dan bisa menjaga kebersihan ayam terutama setelah ayam selesai diabar. Bagian yang paling penting adalah membersihkan ayam dan merawat luka ayam hingga benar-benar bersih agar ayam tidak terinfeksi kuman yang kemungkinan bisa menyebabkan penyakit seperti bubul, kurap dan ngorok.

12. Kesalahan Saat Melagakan Ayam
Tahap akhir dari merawat ayam aduan adalah untuk dilagakan atau di adu di arena. Namun, sebaiknya hindari beberapa kesalahan yang kemungkinan bisa berakibat fatal terhadap ayam dan terhadap para botoh sekalian. Berikut adalah kesalahan yang sering menyebabkan banyak kerugian: (1) membawa ayam yang belum siap ke arena dan mengadunya. (2) memasang taruhan yang berlebihan dengan ambisi menang. (3) terlalu percaya diri dan yakin bahwa ayam kita akan menang. (4) tidak selektif ketika memilih lawan atau gandeng. (5) salah dalam melakukan perawatan ayam setelah laga.

Kesabaran dan ketelatenan adalah kunci keberhasilan dalam hidup, begitu pula saat melakukan perawatan ayam aduan. Para botoh dituntut untuk sabar, telaten serta tidak terlalu berambisi. Kemudian pentingnya memiliki pemahaman lebih atau ilmu mengenai ayam aduan agar tidak melakukan kesalahan-kesalahan yang mungkin bisa berakibat fatal. Nah, itulah sedikit ulasan mengenai 12 kesalahan merawat ayam yang sebaiknya dihindari, semoga tulisan ini bisa menjadi ilmu yang bermanfaat bagi rekan-rekan sekalian. Terima kasih.

6 Alasan Kenapa Ayam Aduan Kurus dan Susah Gemuk

ayam kurus

Ayam saya makan banyak tapi kurus?, sudah diberi obat tetap kurus? Pasti yang sedang membaca tulisan ini lagi memiliki masalah untuk menggemukan ayam aduan kesayangan mereka. Ayam yang kurus merupakan problematika yang sering dialami para peternak ayam aduan. Perlu diketahui jika ayam yang kurus bisa saja disebabkan oleh beberapa faktor, memiliki ayam aduan yang memiliki ukuran dan badan yang kurus pasti akan menjadi masalah yang serius dan harus segera diatasi supaya ayam memiliki tubuh yang ideal seperti yang kita harapkan.

Baca Juga:



Pada kesempatan kali ini penulis tertarik untuk membahas 6 alasan kenapa ayam aduan kurus dan susah gemuk. Oke, langsung saja simak tulisan versi admin jouhome berikut ini.

6 Alasan Kenapa Ayam Aduan Kurus dan Susah Gemuk

1. Cacingan

Penyebab yang paling umum kenapa ayam kurus adalah disebabkan karena ayam cacingan. Cacingan adalah penyaki yang disebabkan oleh cacing parasit yang menyerang bagian usus pada ayam. Ciri yang paling nampak jika ayam cacingan yaitu tubuh ayam akan kurus, bulu kusam dan pertumbuhan ayam menjadi lambat. Cacingan adalah salah satu penyebab mengapa ayam aduan kurus dan susah gemuk. Cara mengatasi ayam cacingan bisa dilakukan dengan cara memberikan obat cacing atau bisa juga dengan memberikan ramuan herbal dari buah pinang.

2. Pakan Kurang Gizi

Kemudian kemungkinan yang paling masuk akal mengapa ayam aduan kurus adalah kurang gizi. Gizi ayam dapat dipenuhi dengan pakan yang seimbang dan sesuai dengan kebutuhan ayam. Misalnya saja kita sudah memberikan pakan yang maksimal terhadap ayam aduan kita, akan tetapi setiap hari ayam hanya diberikan pakan berupa jagung dan air secara terus menerus dan pastinya kebutuhan nutrisi pada ayam tidak terpenuhi. Sebagai majikan yang bijak sebaiknya kita melakukan kombinasi pakan dan tidak hanya berpatok pada jagung, jagung dan jagung secara terus-terusan dan cobalah sesekali memberikan pakan berupa nasi, beras, konsentrat, sayur-sayuran supaya kebutuhan gizi pada ayam dapat terpenuhi. Kemudian lebih baik jika kita memberikan jamu untuk ayam agar ayam lebih sehat.

3. Faktor Keturunan

Salah satu faktor yang mempengaruhi ukuran ayam aduan adalah faktor keturunan yang dimana adalah bawaan sejak lahir yang diturunkan oleh pacek dan babon ayam. Apakah keturunan berpengaruh pada ukuran tubuh ayam? Jawabannya adalah “iya”, karena keturunan sangat mempengaruhi struktur fisik, teknik, bakat dan kecerdasan ayam aduan. Contohnya pacek dan induk ayam yang berukuran kecil (tipis) kemungkinan besar struktur fisiknya akan menuruk terhadap keturunanna.

4. Ayam Terlalu Aktif

Lalu ayam yang terlalu aktif bergerak juga dapat menyebabkan ayam menjadi kurus dan susah gemuk, alasannya karena pembakaran lemak pada ayam yang aktif akan jauh lebih banyak dibandingkan dengan ayam yang malas bergerak. Solusi untuk menggemukan ayam seperti ini adalah dengan cara dikandang pada kandang bok dan kemudian diberikan pakan yang maksimal.

5. Proses Perkawinan

Proses perkawinan sangat berpengaruh terhadap bentuk dan ukuran ayam dan banyak master botoh yang mengatakan hal ini memang benar adanya. Perkawinan sangat berdampak buruk terutama pada ayam jago yang masih muda, hal ini dikarenakan pada masa ini bisa dibilang ayam jago masih dalam masa pertumbuhan. Akan tetapi hal ini juga bisa terjadi terhadap ayam dewasa, biasanya ayam yang sedang ngawin akan kehilangan nafsu makan dan mereka lebih tertarik untuk memamerkan makanan yang kita berikan kepada ayam betina dan membiarkanya dimakan oleh ayam betina.


6. Struktur Tulangan

Masalah struktur tulangan memiliki pengaruh terhadap ayam susah gemuk masih menjadi tanda tanya besar dan menjadi kontroversi dikalangan botoh. Ada yang menerima anggapan ini dan ada pula yang membantahnya. Sebagian orang menganggap bahwa ayam yang memiliki tulangan kecil memang tidak bisa gemuk. Cara melihat dan membedakan tulangan ayam yaitu dengan cara melihat ukuran kaki pada ayam, jika berukuran kecil maka disebut struktur tulangan kecil dan sebaliknya.

Itulah sedikit ulasan mengena 6 alasan kenapa ayam aduan kurus dan susah gemuk versi jouhome. Semoga tulisan ini bermanfaat dan dapat menjadi ilmu yang berguna.



4 Cara Mengatasi Ayam Aduan Muda Yang Belum Berani Bertarung

Mengatasi Ayam Aduan Muda Yang Belum Berani Bertarung

Mental dan keberanian ayam aduan adalah senjata utama supaya ayam bisa menang laga dan menjadi juara. Saat melakukan breeding atau ternah ayam aduan pastinya kita pernah dihadapkan pada permasalahan mental atau ayam yang belum berani bertarung, terutama ayam yang masih muda dan baru belajar bertarung. Pada umumnya ayam yang normal mentalnya akan mulai kelihatan saat menginjak usia tujuh bulan lebih, namun tidak jarang ayam yang sudah lebih dari tujuh bulan, memiliki tubuh besar dan sehat tapi tidak memiliki mental. Maka dari itu sebagai seorang peternak sebaiknya kita mencari cara untuk memecahkan permasalahn ini.

Baca Juga:

Perlu diketahui jika ada beberapa faktor yang menyebabkan kenapa ayam muda tidak memiliki mental dan tidak berani bertarung, diantaranya adalah (1) faktor keturunan, (2) sejak kecil selalu dibully sama ayam lain, (3) kondisi lingkungan yang kurang nyaman bagi ayam (4) ayam trauma karena gangguan binatang lain misalnya saja seperti anjing.

Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membangkitkan mental pada ayam aduan muda yang belum berani bertarung:

1. Ayam Sebaiknya Dipisahkan

Pemisahan bisa dilakukan dengan meletakan ayam pada kandang yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Hal ini bertujuan untuk mengurangi resiko ayam muda bertarung dengan saudara-saudaranya. Apabila dicampur pada satu kandang kebanyakan ayam yang memiliki mental bagus akan membully (menghajar) ayam yang memiliki mental lemah sehingga ayam yang lemah menjadi terbiasa mengalah dan tidak berani bertarung. Ironisnya ditakutkan jika kebiasaan mengalah ini akan berdampak buruk dikemudian hari, misalnya saja saat ayam diadu ayam akan lari dan tidak mau bertarung. Di sisi lain ayam dipisahkan juga berguna untuk meminimalkan risiko persaingan hidup anak ayam.

2. Ayam Dimasukan Ke Kandang Isolasi

Kandang isolasi hanyalah istilah yang sengaja penulis buat untuk digunakan oleh ayam yang muda yang mentalnya sudah benar-benar rusak. Contoh ayam yang mentalnya sudah benar-benar rusak yaitu dimana ayam sudah tidak memiliki keinginan untuk bertarung, bahkan dengan ayam betina dan ayam yang lebih muda pun tidak berani. Kandang isolasi adalah kandang yang tertutup dan tidak terjangkau oleh ayam lain. Tujuannya ayam dimasukan ke kandang isolasi supaya ayam yang lemah mental bisa sembuh setelah dikeluarkan karena sudah lama tidak melihat ayam lain dan biasanya hanya dalam hitungan minggu ayam yang tadinya kalem akan mulai belajar untuk berkokok.

3. Ayam Sebaiknya Diberikan Jamu 

Banyak yang mengistilahkan ayam yang tidak memiliki mental dengan “ayam tidak memiliki hati”. Sebenarnya yang dimaksudkan disini adalah ayam memiliki masalah pada organ bagian dalam tubuhnya terutama hati sehingga ayam enggan untuk bertarung. Cara yang paling ampuh untuk menyehatkan dan mengobati organ dalam pada ayam adalah dengan cara memberikan jamu herbal. Ramuan jamu ini bisa dibuat dengan bahan-bahan alami seperti kunyit, gula merah, madu dan lain-lain.

4. Ayam Diberikan Pakan Binatang Hidup

Sudah banyak dari para botoh yang memberikan pakan berupa binatang hidup untuk membuat ayam aduan agar lebih agresif. Binantang yang bisa diberikan diantaranya adalah jangkrik hidup, kodok hidup, anakan tikus. Sebaiknya ayam dibiarkan memakan dengan mengejar-ngejar mangsanya, maka dengan begitu sedikit demi sedikit mental ayam akan membaik.

Mengobati mental yang rusak pada ayam aduan bisa dibilang gampang-gampang susah dan memerlukan ketekunan serta kesabaran dari para botoh sekalian. Mental ayam adalah bagian yang paling mendasar yang harus dimiliki ayam aduan juara, walaupun ayam memiliki teknik yang bagus jika tidak didukung dengan mental yang kuat pasti akan membuat ayam menjadi segan-segan untuk memukul lawannya. Nah itulah sedikit tulisan mengenai 4 cara mengatasi ayam aduan muda yang belum berani bertarung dan semoga tulisan ini bisa membantu rekan-rekan sekalian.


6 Manfaat Beras Merah Untuk Ayam Aduan Juara

beras merah

Banyak dari penghobi ayam bangkok aduan mengatakan bahwa beras merah adalah pakan yang sangat baik untuk ayam aduan. Faktanya memang beras merah merupakan pakan yang kaya akan manfaat dan memiliki banyak sekali khasiat. Biasanya beras merah diberikan untuk ayam aduan tipe jalu karena akan membuat ayam jalu memiliki stamina dan gerakan yang cepat. Akan tetapi saat ini beras merah sudah menjadi makanan pokok bagi ayam aduan dewasa baik itu tipe jalu atau tipe ayam pukul.
Baca Juga:

Ayam aduan yang sudah dewasa yaitu ketika semua bulu ayam sudah selesai mabung dan pembentukan otot pada ayam sudah mulai berkembang. Untuk itu pemberiakan pakan berupa beras merah bisa dilakukan secara rutin atau dengan melakukan kombinasi pakan supaya ayam aduan bisa tumbuh menjadi ayam juara. Kemudian yang terpenting adalah bagaimana pola pemberian pakan beras merah yang sesuai dan aman.

6 Manfaat Beras Merah Untuk Ayam Aduan Juara

1. Menyehatkan Pencernaan

Beras merah memiliki kandungan serat yang baik untuk menjaga sistem pencernaan pada ayam terutama pada bagian usus. Dengan pencernaan yang baik maka nutrisi yang ada pada makanan akan dapat dengan mudah diserap oleh tubuh sehingga tidak terbuang sia-sia.

2. Kaya Antioksidan

Beras merah juga kaya akan antioksidan seperti yang terdapat pada buah-buahan dan sayuran yang berguna untuk menjaga kesehatan organ dalam pada ayam. Banyak khasus ayam sakit kuning karena mengalami masalah pada organ hati, jadi dengan memberikan beras merah akan membuat organ dalam pada ayam aduan menjadi lebih terjaga.

3. Memperkuat Tulang

Pemberian pakan beras merah akan membuat tulang ayam menjadi lebih kuat dan keras, maka dari itu banyak botoh yang menyarankan agar ayam tipe jalu diberikan pakan beras merah karena akan membuat tulang kuat dan pertumbuhan jalu menjadi cepat.

4. Penambah Energi

Beras merah memiliki kandungan kaya akan karbohidrat yang dapat menjadi cadangan energi bagi ayam aduan. Beras merah mampu mencukupi 80% dari kebutuhan harian pakan pada ayam, serta menyehatkan bagian syaraf dan sistem reproduksi ayam aduan.

5. Menyetabilkan berat badan

Kandungan serat dan karbohidrat pada beras merah sangatlah seimbang jika dibandingkan dengan jagung dan beras putih, dengan begitu akan membuat berat badan ayam aduan yang ideal. Biasanya ayam yang diberikan pakan jagung akan memiliki berat dan pukulan yang keras, akan tetapi memiliki gerakan yang lambat. Berbeda dengan pakan beras merah yang akan membuat berat badan ayam menjadi ideal dan ringan sehingga pukulan ayam memiliki akurasi yang baik.


6. Menyehatkan bulu ayam

Kandungan minyak alami yang terdapat pada beras merah sangat berguna untuk ayam aduan, hal ini dikarenakan minyak alami tersebut merupakan lemak nabati yang berfungsi menyehatkan bulu ayam. Bulu ayam akan terlihat lebih mengkilap dan tidak mudah rontok, selain itu jika ayam sedang ganti bulu (mabung) maka prosesnya akan lebih cepat.

Pemberian beras merah untuk ayam aduan memiliki banyak sekali manfaat seperti yang sudah dijelaskan di atas. Meskipun beras merah sangat baik untuk ayam aduan perlu diketahui bahwa tidak harus selalu diberikan pakan beras merah secara terus-menerus, namun perlu adanya kombinasi pakan yang baik supaya nutrisi yang dibutuhkan ayam bisa terpenuhi. Misalnya saja diberikan porsi 20% beras merah+ 60% jagung+ 20% pakan lain untuk ayam aduan dewasa tipe pukul. Sedangkan untuk ayam jalu porsi beras merah bisa diperbanyak.

Manfaat dan Khasiat Jagung Untuk Ayam Aduan

manfaat jagung

Jagung merupakan makanan pokok yang bisa memenuhi gizi bagi ayam aduan dan pada umumnya setelah ayam aduan sudah cukup umur atau kurang lebih berumur 6 bulan sudah bisa diberikan jagung. Sangat bijak bagi seorang peternak menggunakan jagung sebagai pakan utama dan kemudian ditunjang dengan pakan-pakan pelengkap seperti beras merah, gabah, konsentrat dan pakan pelengkap lainnya.
Baca juga:
Pakan Ayam Aduan Sesuai Usia

Jagung adalah makanan yang kaya akan karbohidrat yang dapat membuat ayam aduan lebih bertenaga dan lebih berotot. Selain itu jagung di indonesia sangatlah mudah untuk didapatkan, kita bisa membeli di pasar atau bisa menanamnya langsung di lahan yang sederhana. Kemudian harga jagung di pasaran pun bisa dibilang cukup stabil antara 6 ribu rupiah. Jadi dengan begitu apabila jagung dikombinasikan dengan pakan lain akan dapat mengirit biaya pakan ayam aduan kesayangan kita tanpa mengurangi gizi ayam.

Manafat dan Khasiat Jagung Untuk Ayam Aduan

Sebagai Makanan Pokok Ayam

Makanan pokok adalah makanan yang bisa dikonsumsi secara terus menerus. Bagi binatang jenis unggas terutama ayam, jagung adalah makanan pokok yang bisa memenuhi zat-zat yang dibutuhakn oleh ayam. Selain itu jagung juga bisa diolah menjadi berbagai bentuk pakan, misalnya digiling halus, dijadikan beras jagung dan diberikan utuh. Dengan demikian jagung bisa diberikan kepada semua ayam dan tidak terbatas oleh umur, seperti ayam yang masih kecil diberikan jagung yang digiling halus dan ayam dewasa diberikan jagung glondongan.


Menunjang Pertumbuhan Tubuh Ideal Ayam

Jagung memiliki kandungan yang kaya akan serat yang sangat bagus untuk membentuk tubuh ideal ayam aduan kesayangan kita. Setidaknya ayam yang diberikan pakan jagung pertumbuhannya akan lebih ideal karena jagung memiliki banyak sekali kandungan seperti karbohidrat, zat besi, fosfor, kalsium dan berbagai vitamin sehingga mampu memenuhi nutrisi yang dibutuhkan oleh ayam yang akan membuat tubuh ayam lebih ideal.

Memperkuat Tulang Ayam

Dalam 100 gram jagung mengandung setidaknya 5 gram kalsium, jika dipersentesekan kandungan kalsium pada jagung yaitu 5%. Kalsium sangat berguna untuk pertumbuhan tulang pada makhluk hidup, jadi dengan memberikan pakan berupa jagung kemungkinan kebutuhan akan kalsium pada ayam bisa terpenuhi sehingga akan membuat tulang ayam jauh lebih keras dan kuat.

Menambah Berat Badan

Jagung adalah pakan yang paling cocok digunakan untuk menggemukan ayam aduan, alasannya karena jagung sangat banyak karbohidrat dan kalori layaknya nasi. Jadi jika kita manusia makanan pokoknya adalah nasi maka jika ayam makanan pokoknya adalah jagung.

Meningkatkan Samina Ayam

Ayam aduan sangat diharuskan memiliki stamina atau napas yang kuat, sehingga dengan demikian ayam bisa berlaga dengan durasi panjang tanpa kelelahan sedikitpun. Selain latihan, pakan juga sangat mempengaruhi stamina ayam. Vitamin C yang terkandung pada jagung sangat baik untuk meningkatkan stamina karena akan membuat kinerja jantung ayam menjadi lebih bagus.


Menyehatkan Sistem Pencernaan Ayam

Kandungan serat pada jagung sangat baik untuk sistem pencernaan ayam. Kenyataannya bahwa jagung adalah makanan yang paling aman diberikan kepada ayam. Hal yang terpenting adalah saat diberikan jagung sebaiknya ayam sesekali diumbar (dilepas) agar bisa memakan pasir/tanah yang akan berfungsi untuk membantu proses pencernaan biji jagung.

Menyehatkan Bulu ayam aduan

Ayam aduan akan lebih terlihat perkasa apabila memiliki bulu yang bagus yaitu mengkilap dan tidak mudah rontok. Kandungan lemak dan vitamin K pada jagung sangat baik untuk menyehatkan bulu pada ayam aduan. Lemak akan membuat bulu ayam menjadi lebih mengkilap, sedangkan vitamin K akan membuat bulu ayam menjadi lebih kuat dan tidak mudah rontok.

Memperkuat Jaringan Ikat

Jaringan ikat yaitu terdiri dari otot, tulang rawan dan ligamen. Dengan memberikan jagung maka jaringan ikat pada ayam akan lebih kuat, dan yang terpenting pertumbuhan otot akan lebih cepat dan tentu sangat berbeda jika diberikan pakan selain jagung. Contohnya saja ayam yang diberikan pakan jagung tubuhnya akan lebih keras dibandingkan dengan ayam yang diberikan pakan nasi.

Itulah sedikit penjelasan mengenai manfaat dan khasiat jagung untuk ayam aduan dan bagian terpentingnya adalah bahwa jagung bisa digunakan untuk memenuhi zat atau nutrisi yang dibutuhkan oleh ayam aduan.
 

Cara Merawat Dan Melatih Ayam Aduan Muda Agar Juara

Merawat Dan Melatih Ayam Aduan Muda

Ayam aduan muda terhitung sejak ayam mulai menetas hingga menginjak usia 10 bulan, untuk itu diperlukan cara perawatan dan melatih yang benar supaya ayam muda bisa menjadi ayam juara saat dewasa. Kebanyakan kesalahan dalam merawat justru menyebabkan ayam muda menjadi tidak tumbuh secara optimal dan juga salah dalam membuat program latihan ayam muda malah menyeabkan ayam menjadi rusak dan tidak bisa dipakai.

Untuk menciptakan ayam juara maka bagian yang paling penting adalah perawatan ayam aduan sejak usia dini. Merawat dan melatih ayam muda memerlukan ketelatenan dan kesabaran dan jika hal itu tidak terpenuhi, untuk menjadikan ayam kita sebagai juara sangatlah tidak mungkin.

Baca Juga:

Kesalahan dalam merawat ayam aduan muda

  • Pakan yang diberikan tidak sesuai sehingga menyebabkan pertumbuhan ayam tidak opimal.
  • Ayam muda saling bertarung untuk memperebutkan kepemimpinan antara satu dengan yang lainnya.
  • Kondisi kandang yang tidak nyaman sehingga membuat ayam muda menjadi stres.
  • Ayam muda selalu didiskriminasi oleh ayam lain, misalnya oleh ayam dewasa yang agresif sehingga menyebabkan melemahnya mental ayam muda.
  • Ayam muda melakukan perkawinan pada usia yang belum matang. 


Kesalahan dalam melatih ayam muda

  • Salah dalam menentukan program latihan dan program latihan yang begitu berat.
  • Melakukan latihan untuk ayam yang belum siap atau belum umur. 
  • Menjemur ayam muda secara berlebihan.  
  • Durasi abar (sparing) yang terlalu lama. 


Berlatar belakang dari banyaknya kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan tersebut, maka penulis tertarik untuk membuat tulisan mengenai cara merawat dan melatih ayam aduan muda agar juara. setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan, pada awalnya penulis pun demikian. Kemudian setelah lama dan sering bertukar pikiran dengan penghobi ayam aduan lainnya maka sedikit demi sedikit bisa mengetahui mana yang bagus dan mana yang tidak. 

Merawat ayam usia 0-3 bulan

  • Setelah lebih kurang 21 hari induk ayam aduan yang mengerami telurnya akan menetas kemudian saat itu anak ayam telah memasuki usia 1 hari. Saat usia itu sebaiknya anak-anak ayam tersebut di kandang pada kotak bok yang rapat dengan dilengkapi pencahayaan lampu. Untuk pakan berikan konsentrat atau poor yang berukuran kecil.  
  • Selanjutnya setelah ayam sudah mulai agak besar dan kotak bok tadi sudah sempit, anak ayam bisa dipindahkan ke kandang yang lebih luas dan tetap diberikan lampu agar tetap hangat. 
  • Pemberian pakan dan minum dilakukan secara rutin dan sesekali berikan obat-obatan untuk menambah nutrisi dan vitamin untuk anak ayam, kemudian usahakan kandang tidak kotor.
  • Lakukan perawatan awal tersebut secara maksimal, karena pada masa itu adalah masa pertumbuhan awal anak ayam dan jangan sampai anak ayam terserang penyakit karena bisa berdampak nanti kedepannya.


Merawat ayam usia 3-6 bulan

  • Untuk ayam aduan muda yang berusia 3 bulan sudah bisa diberikan pakan konsentrat dengan ukuran yang lebih besar dan juga sudah bisa diberikan campuran pakan berupa dedak dan beras jagung.
  • Pada masa ini biasanya anak ayam akan mulai bertarung satu sama lain untuk memperebutkan kepemimpinan, terutama untuk pejantan. Sebaiknya ayam yang sudah mulai bertarung dipisahkan ke kandang sendiri atau kandang individu. 
  • Ayam usia 3-6 bulan sudah bisa sesekali diumbar keluar agar lebih sehat dan otot-ototnya tidak kaku, biarkan anak ayam mandi tanah (kipu) agar pertumbuhan tulangnya bisa optimal.
  • Saat diumbar usahakan anak ayam jangan sampai terganggu dengan ayam dewasa apalagi sampai diserang ayam dewasa, karena hal ini bisa berdampak kepada mental anak ayam.


Merawat ayam usia 7-10 bulan

  • Untuk ayam aduan muda yang berusia 7 bulan ke atas pakan yang diberikan sudah bisa diganti dengan kombinasi jagung, beras merah dan gabah untuk membentuk tubuh ideal ayam aduan. 
  • Pada tahap ini merupakan tahap dimana pembentukan tubuh ayam aduan muda agar memiliki kekuatan, bentuk tulang dan kualitas yang bagus.  
  • Masa ini adalah masa dimana bulu-bulu jago ayam baru mulai muncul (nyulam) dan sangat diperlukan perhatian khusus. Kemudian jangan sesekali melakukan abar saat ayam masih nyulam.
  • Selanjutnya setelah usia ayam memasuki 9-10 bulan ayam aduan muda sudah bisa dilatih sesuai dengan program latihan yang benar.


Program latihan ayam aduan

Memandikan ayam 

Memandikan ayam bertujuan untuk membentuk dan mengeraskan otot-otot pada ayam. Ayam sebaiknya dimandikan pada saat pagi hari sekitar pukul 8 yaitu pada suhu udara normal dalam arti tidak dalam keadaan hujan. Jika kondisi cuaca hujan sebaiknya ayam dimandikan saat sore hari pada pukul 4. Mandikan ayam dengan menggunakan spon/gabus dan air yang digunakan adalah air dingin. Kemudian setelah ayam dimandikan ayam dilepas dan dibiarkan mengeringkan tubuhnya sekitar setengah jam sebelum dilakukan penjemuran. 

Penjemuran

Menjemur ayam bertujuan untuk membentuk stamina ayam menjadi lebih baik serta menghilangkan lemak pada tubuh ayam. Penjemuran sebaiknya dilakukan pada pukul 9 hingga pukul 11 yang berkhasiat membuat ayam lebih bugar dan sehat. Untuk ayam muda sebaiknya penjemuran disesuaikan dengan kondisi ayam, jika ayam sudah terlihat tidak sanggup sebaiknya hentikan penjemuran dan dilanjutkan ke esokan harinya lagi. 


Latihan fisik

Latihan fisik bertujuan untuk membentuk otot dan melatih nafas ayam aduan. Untuk latihan bisa dilakukan sesuai kebutuhan seperti latihan lompatan, renang, kliter dan lain-lain. Lagi-lagi latihan haruslah disesuaikan dengan kesanggupan ayam, latihan yang berlebihan tidak membuat ayam bagus malah kemungkinan bisa merusak ayam. 

Abar (Sparing)

Abar adalah latihan tarung dengan ayam lain agar mental dan teknik ayam muda bisa terbentuk dan bisa menjadi ayam juara. Apabila ayam muda baru pertama abar sebaiknya dilakukang dengan durasi 5-10 menit saja, lalu ayam diistirahatkan selama 2 minggu dengan tetap melakukan perawatan memandikan, menjemur dan latihan setelah luka ayam sudah sembuh pasca abar pertama. Setelah 2 minggu kemudian bisa dilakukan abar ke 2  dengan durasi lebih dari 15 menit. Selanjutnya abar bisa dilakukan beberapa kali hingga ayam benar-benar siap dilagakan. Yang perlu diperhatikan saat abar adalah memilih lawan yang seimbang dan jangan memaksakan kesanggupan ayam. 

Dalam merawat dan melatih ayam aduan muda memang terbilang lumayan rumit dan dibutuhkan proses yang panjang, maka tak jarang kebanyakan botoh lebih memilih membeli ayam siap adu ketimbang merawatnya dari kecil hingga siap adu. Kemudian yang menjadi momok para peternak ayam aduan adalah ketidakpastian hasil yang dimana terkadang hasil yang dicapai tidak sesuai, misalnya kita sudah dengan tekun merawat dan melatih ayam sejak telur dan kemudian setelah dewasa ayam tidak bagus. 

Sekedar motivasi untuk rekan-rekan botoh, dalam melakukan ternak kesabaran adalah kunci kesuksesan dan lihatlah sisi positif dari beternak itu sendiri. Jika ayam rawatan kita tidak bagus maka apa salahnya mencoba lagi dan jika ayam ternakan kita bagus pasti akan memberi nilai lebih dan rasa puas serta kebanggaan dunia akhirat.. hehehe

Semoga tulisan ini bisa menjadi ilmu yang berguna untuk kita semua…..
Salam kukuruyuuukk….


Perawatan Ayam Aduan Setelah Diadu Sangat Wajib

Aduan Setelah Diadu

Perawatan Ayam Aduan Setelah Diadu Sangat Wajib - Ayam aduan adalah jenis ayam yang dikhususkan untuk diadu atau dilagakan di arena gelanggang. Kenyataannya saat berada di dalam arena ayam aduan akan saling adu pukulan antara satu sama lain hingga salah satu menjadi pemenang pertandingan. Tidak jarang ayam aduan yang dilagakan mengalami luka ringan, luka parah bahkan hingga mati di dalam arena gelanggang. 

Baik itu ayam aduan tipe bangkok, birma, saigon dan lain-lain pasti setelah bertanding sangat diharuskan mendapatan perawatan dan pengobatan. Perawatan ayam aduan setelah bertanding adalah hal yang wajib dilakukan, layaknya seorang petinju pun apabila selesai bertanding akan langsung dirawat walaupun mengalami luka parah ataupun hanya luka kecil.
Baca Juga:

Kesalahan saat perawatan dan pengobatan bisa berakibat fatal terhadap ayam aduan, bisa saja ayam malah menjadi cacat bahkan bisa saja ayam inalihahi atau mati. Jahit-menjahit adalah ilmu yang wajib dikuasai oleh para botoh, jangan cuma bisa mengadu ayam saja tapi seorang botoh harus bisa tanggung jawab merawat ayam aduannya setelah diarungkan. 

Kali ini penulis akan sedikit berbagi ilmu tentang bagaimana cara merawat dan mengobati ayam aduan setelah bertarung, yaitu sebagai berikut:

Perawatan terhadap ayam luka kecil

Apabila ayam menalami luka kecil, yaitu luka pada ayam tidak terlalu serius dan hanya lecet-lecet akibat pukulan dan patukan dari lawan. Jika luka yang diderita hanya luka kecil perawatan bisa dilakukan hanya dengan membersihkan luka-luka tersebut dengan menggunakan air. Misal kita masih berada di arena gelanggang, perawatan-perawatan ringan masih tidak bermasalah cuma dibersihkan kemudian ayam sudah bisa dibiarkan dan lakukan perawatan lanjutan setelah sampai di rumah.

Perawaan terhadap ayam luka parah

  1. Jika ayam aduan mengalami luka parah sebaiknya langsung di bawa pulang saja agar perawatan bisa lebih maksimal. 
  2. Jika pada bagian tubuh ayam terdapat bagian yang robek maka harus segera dijait, menjait kulit ayam bisa menggunakan benang yang halus seperti benang jait atau memang benang khusus untuk menjait kulit. 
  3. Setelah bagian tubuh yang robek telah dijait selanjutnya bersihkan ayam dengan dimandikan, usahakan apabila memandikan ayam yang terluka parah jangan menggunakan air hangat. 
  4. Setelah ayam sudah dijait dan dimandikan kemudian kopres luka menggunakan kain yang direndam pada air es dengan tujuan menghentikan pendarahan pada ayam.
  5. Gunakan getah pisang dan betadine pada bagian luka yang mengucurkan darah agar darah bisa berhenti.
  6. Berikan obat antibiotik berupa pil agar bisa menyembuhkan dari dalam. Obat yang bisa digunakan yaitu amoxicilin dan yunan paiao atau sejenisnya. 
  7. Jika mengalami cedera pada bagian paruh, misal paruh ayam patah sebaiknya dipasang kembali dengan diikat atau dilem. Tujuannya supaya nanti paruh yang tumbuh tidak menjadi cacat.
  8. Jangan lupa lakukan pemberian jamu pemulih stamina agar tubuh ayam aduan cepat sehat dan berigas.
  9. Sebaiknya ayam yang selesai bertanding diletakan dikandang terpisah dan tidak terkena sinar matahari hingga luka ayam mengering. 
  10. Berikan pakan yang mudah dicerna seperti nasi dan makanan-makanan yang lunak karena kemungkinan pencernaan ayam mengalami gangguan pasca diadu. 
  11. Setelah semuanya dilakukan maka selanjutnya adalah pengawasan yang ekstra terhadap ayam aduan yang sedang dalam masa pemulihan serta lakukan pengobatan-pengobatan yang dianggap perlu.


Itu adalah sedikit ilmu yang dapat penulis berikan kepada para pembaca, semoga pengetahuan pembaca akan bertambah. Menjadi seorang botoh maka kita sangat dituntut bisa merawat ayam setelah diadu. Perawatan dan pengobatan baik tentu akan sangat berguna agar ayam kesayangan kita tidak menjadi cacat bahkan mati.

Baca Tips Jual Beli Ayam Aduan Agar Tidak Dirugikan

ayam aduan

Sebagai penghobi ayam aduan terkadang kita tidak terlepas dari kegiatan jual-beli. Keinginan dan harapan untuk mendapatkan tipe ayam aduan yang ideal melatar belakingi kita untuk bertransaksi dengan membeli ayam aduan baru yang bahkan hanya untuk menambah koleksi atau untuk memberbaiki keturunan ayam yang kita pelihara. Akan tetapi tidak jarang hasil yang didapat dari jual beli malah mengecewakan dan tidak sesuai dengan iming-iming yang dijanjikan. Apalagi saat ini kita bisa bertransaksi dengan mudah dan sangatlah mudah bagi kita untuk menemukan penjual melalu media komunikasi yang semakin canggih saat ini seperti media sosial dan sejenisnya. Melakukan jual beli dengan orang yang sebelumnya belum pernah kenal saat ini sudah menjadi hal yang lumrah dan tidak bisa terelakan. 

Kemudian sebagai seorang pembeli kita juga haruslah menjadi orang yang cerdas agar tidak mengalami kerugian nantinya. Pada hari ini penulis akan berbagi tips jual beli ayam aduan dengan tujuan bisa memberikan ilmu yang berguna bagi rekan-rekan sesama penghobi ayam. Oke langsung saja disimak tips dari penulis.

Tips Jual Beli Ayam Aduan Agar Tidak Dirugikan


Usahakan membeli dengan orang yang dikenal

Membeli ayam aduan dengan orang terdekat akan mengurangi risiko kerugian. Apabila kita sudah mengenal pembeli pasti transaksi jual beli akan menjadi lebih mudah dan lebih fair. Tidak hanya itu, dengan membeli dengan orang yang dikenal pasti kurang lebih kita sudah tahu dengan kualitas ayam aduan yang ditawarkan dan yang terpenting kita sudah mengetahui karakter si penjual. 

Mengetahui harga pasaran

Harga pasaran adalah harga yang berlaku secara umum di suatu daerah, misal ayam aduan usia 6 bulan biasa dijual 300 ribu, Jadi apabila ayam 6 bulan dijual dengan harga 600 ribu sudah pasti tidak sesuai. Akan tetapi harga pasar terhadap ayam aduan hanya berlaku untuk ayam-ayam normal yang biasa saja dan sangatlah sulit untuk menentukan harga pasaran pada ayam aduan karena kebanyakan harga ayam aduan diukur berdasarkan kualitas ayam itu sendiri. Setidaknya harga pasar bisa kita gunakan untuk melogikakan harga yang sesuai. 

Jadilah pembeli yang cerdas

Pembeli yang cerdas adalah pembeli yang paham dengan produk yang akan dibelinya, contohnya kita akan membeli ayam aduan maka kita harus tahu bagaimana cara mengukur kualitas ayam aduan, ciri-ciri ayam aduan yang ideal dan sebagainya. Dengan demikian kemungkinan penipuan akan sangat sulit terjadi apabila kita sebagai pembeli yang paham dengan apa yang akan dibeli. 

Jangan terlalu mudah percaya dengan pembeli yang belum dikenal

Layaknya seorang penjual pasti akan berusaha menggunakan strategi agar bisa menjual ayam aduan dengan harga yang tinggi dan untung besar. Untuk itu yang terpenting adalah hati-hati dengan permainan kata penjual, misal penjual memuji kualitas ayam yang akan dijual, ayam memiliki teknik yang bagus, belum pernah kalah sehingga membuat kita sebagai pembeli percaya akan yang dikatakannya. Saran saya apabila anda ingin membeli ayam aduan sebaiknya dilakukan uji coba terlebih dahulu dan jika memang penjual adalah orang jauh anda bisa meminta dibuatkan video uji coba ayam yang akan dibeli supaya nantinya tidak rugi.

Buatlah kesepakatan dengan penjual

Selanjutnya tips terakhir adalah buatlah kesepakan anda dengan penjual supaya transaksai menjadi lebih jelas, misal anda membuat kesepakatan seperti “jika ayam tidak sesuai maka akan saya  dikembalikan dan saya menerima uang saya kembali” atau “barang yang sudah dibeli tidak bisa dikembalikan lagi”. Dengan kesepakan maka transaksi akan menjadi lebih baik dan meminimalkan kemungkinan pihak yang dirugikan. 

Dalam melakukan jual beli tidak terlepas dari untung rugi antara dua belah pihak, pembeli tidak ingin rugi dan penjual juga demikian. Penulis berharap dengan adanya tulisan ini bisa membantu para calon pembeli untuk menjadi lebih cerdas agar tidak muda ditipu oleh penjual dan Semoga bermanfaat.


Tips Mengatasi Induk Ayam Bangkok Yang Susah Bertelur


Dalam budidaya ayam bangkok indukan atau babon adalah kunci emas untuk mencapai kesuksesan dan tentunya diharakan indukan yang akan dikembang biakan adalah indukan yang memiliki kualitas yang bagus dan bisa menghasilkan keturunan yang super baik dari segi tubuh, mental dan teknik. sebaiknya para peternak sebelum memilih atau membeli induk hendaklah terlebih dahulu memahami bagaimana ciri induk ayam bangkok yang berkualitas.

Akan tetapi dalam hal budidaya ayam bangkok tidak jarang para peternak dihadapkan kepada masalah-masalah seperti induk ayam bangkok susah bertelur dan tidak produktif. Tentu hal ini akan sangat merugikan yang akan menyebabkan kerugian baik materi dan non materi. 

Induk ayam bangkok bisa dikatakan sudah umur atau siap kawin kira-kira pada saat berumur 7-8 bulan. Akan tetapi terkadang terdapat masalah serius yang menyebabkan indukan menjadi tidak produktif bahkan sangat susah untuk bertelur atau melakukan perkawinan tapi tidak pernah jadi. 

Dalam kasus ini maka sebaiknya kita mengetahui apa sebenarnya penyebab indukan yang susah bertelur ini. Pertama, kemungkinan induk ayam bangkok memang benar-benar mandul atau tidak bisa bertelur. Kedua, induk ayam bangkok susah untuk dikawinkan atau menolak pejantan.

Penyebab induk ayam bangkok susah bertelur  dan cara mengatasinya

Kondisi induk (babon) ayam bangkok kurang sehat

Ayam yang kurang sehat bisa saja diakibatkan karena kekurangan gizi seperti kekurangan vitamin. Induk ayam bangkok tidak mau bertelur apabila tidak dalam kondisi yang baik. Kenapa demikian? Setelah melakukan perkawinan dan akan bertelur tentu induk ayam bangkok akan melakukan proses pengeraman telur dan yang jelas apabila induk ayam yang kurang sehat pasti tidak menginginkan untuk bertelur. 

Jadi untuk menjaga kesehatan induk ayam bangkok bisa dilakukan dengan cara memberikan vitamin tambahan dan sedikit mencampur pakan dengan sayur-saturan seperti sawi, kol dan sejenisnya. Induk ayam yang sehat akan memiliki ciri-ciri diantaranya warna kulit muka yang merah (tidak pucat), lebih lincah dan terlihat riang, lebih sering berbunyi dan mau mendekati pejantan.

Kondisi Induk (babon ayam yang stres)

Induk ayam bangkok tidak akan bertelur dalam kondisi stres, atau kalupun bertelur pasti tidak menetas atau beberapa saja. Induk ayam yang stres bisa saja diakibatkan karena kondisi kandang yang kurang baik, lingkungan yang gaduh atau bisa saja pernah dikejar-kejar binatang buas seperti anjing atau sejenisnya. 

Jadi untuk mengatasi hal ini bisa dilakukan dengan cara mengisolasi indukan dengan cara dipindahkan ke tempat yang lebih tenang dan dicampurkan dengan pejantan yang sudah siap kawin. Dengan suasana yang baik mudah-mudahan induk ayam (babon) akan mau kawin dan bertelur.

Karena kalah mental

Kasus kalah mental ini biasanya dialami oleh induk ayam bangkok yang baru belajar bertelur atau yang masih perawan. Dalam kasus ini induk ayam tidak mau bertelur karena kalah saingan dengan babon lain dan biasanya babon yang lebih tua. Induk ayam bangkok yang lebih tua tentu akan lebih agresif dan mengintimidasi induk-induk muda yang akan menyebabkan indukan muda akan susah bertelur karena kalah mental.

Untuk mengatasi permasalahan seperti ini bisa dilakukan dengan cara seperti sebelumnya yaitu dengan memisahkan induk ayam muda dengan induk ayam yang tua. 

Indukan tidak menyukai pejantan

Dalam hal ini induk ayam tidak tertarik dengan pejantan dan tidak mau mendekati pejantan. Sebenarnya untuk permasalahan ini sangat jarang sekali terjadi karena walaupun indukan tidak menyukai pejantan jika  pejantan (jago) agresif maka pejantan akan melakukan pemaksaan.

Itulah kurang lebih sedikit ilmu yang bisa kami berikan seputar Tips Mengatasi Induk Ayam Bangkok Yang Susah Bertelur semoga bermanfaat dan menjadi ilmu yang berguna pagi para pembacanya.




Alasan Kenapa Hasil Ternakan Ayam Bangkok Berukuran Kecil

Ayam Bangkok Berukuran Kecil

Alasan Kenapa Hasil Ternakan Ayam Bangkok Berukuran Kecil - Ayam bangkok tidak bisa besar dan berukuran kecil merupakan sebuah fenomena yang terkadang dialami oleh para peternak ayam bangkok dan hal ini sudah dianggap biasa. Dalam beternak ayam bangkok tidak selalu membuahkan hasil seperti yang diharapkan, walaupun sudah lama berkecimpung di dunia per-ayaman kemungkinan ini masih sering terjadi. 

Pada kesempatan kali ini penulis akan membahas mengenai Alasan Ternakan Ayam Bangkok Berukuran Kecil. Berbagi pengalaman mengenai hal ini memang sudah biasa terjadi, biasanya hal ini terjadi ketika kita melakukan uji coba perkawinan untuk melakukan penilaian terhadap pacek (pejantan) dan induk ayam bangkok. Walaupun induk dan pejantan berukuran besar bukan tidak mungkin anak ayam yang dihasilkan berukuran kecil, bantat, tidak padat dan semacamnya. 

Berdasarkan pengalaman dan pengamatan penulis kemungkinan ayam bangkok berukuran kecil bisa saja dipengaruhi oleh faktor-faktor sebagai berikut:
 

Karena Darah Keturunan

Untuk jenis ukuran induk (babon) dan pacek (jantan) sangat menentukan terhadap ukuran keturunannya. Pada dasarnya 70% sifat asli dari ayam berasal dari darah keturunanya. Para penghobi ayam bangkok biasanya akan memilih babon dengan ukuran yang besar untuk menghasilkan anakan yang besar.  Jika memang sudah menggunakan pejantan dan babon yang berukuran besar tapi anakan yang dihasilkan masih berukuran kecil maka cobalah untuk mengganti pasangan perkawinan keturunan. Misalnya babon A dengan Pacek B akan menghasilkan anakan besar, babon A dengan Pacek C akan Menghasilkan anakan kecil dan babon B dengan pacek C akan menghasilkan anakan sebagian besar dan sebagian kecil. Maka sebagai peternak harus lebih teliti dan bisa mengombinasikan perkawinan agar hasil yang didapat lebih maksimal.
 

Karena Pola Pemberian Pakan yang Tidak Sesuai 

Ayam bangkok bantat atau berukuran kecil bisa saja diakibatkan karena pemberian pakan yang tidak sesuai. Pengetahuan mengenai jenis pakan sangat penting dimiliki oleh peternak ayam bangkok, kemudian pakan juga harus disesuaikan dengan usia ayam, kebutuhan, dan untuk ayam dewasa pola pemberian pakan juga disesuaikan dengan gaya bertarung. Layaknya manusia gizi adalah faktor penentu untuk pertumbuhan, begitupun terhadap binatang. Kemungkinan ayam berukuran kecil bisa saja karena pakan yang tidak sesuai, misalnya ayam berusia kurang dari dua bulan diberikan beras jagung maka pertumbuhannya akan lambat dan tulangan tidak tumbuh secara maksimal. Sebaiknya pakan ayam harus disesuaikan dengan usia.


Karena Ayam Sempat Terserang Penyakit 

Penyakit yang menghambat pertumbuhan biasanya terjadi ketika ayam masih berusia muda. Ayam yang masih muda sangatlah membutuhkan perhatian khusus baik pakan, obat dan perawatan agar anak ayam bisa tumbuh dengan semestinya. Ayam yang sakit biasanya pertumbuhannya  akan tertinggal dengan yang lain. Banyak kasus dari para botoh yang sudah memilih babon dan pejantan yang besar tapi anak yang dihasilkan masih kecil lantaran anak ayam terserang penyakit dan lambat tumbuh. sebaiknya baca juga artikel penyakit ayam yang harus segera diobati.


Setidaknya terdapat tiga faktor yang mempengaruhi hasil ternakan ayam bangkok berukuran kecil. saran dari penulis sebaiknya memilih indukan yang berumur, kemungkinan lain anak ayam bangkok berukuran kecil adalah babon yang digunakan adalah babon yang masih berusia muda.

Cara Mengawinkan Ayam Bangkok Agar Produktif

Mengawinkan Ayam Bangkok

Cara Mengawinkan Ayam Bangkok Agar Produktif - Agar menjadi peternak ayam bangkok yang sukses keterampilan yang harus dimiliki adalah paham tentang bagaimana cara mengawinkan ayam bangkok secara benar. Perkawinan merupakan langkah bagi para peternak untuk melakukan pengembangbiakan binatang ternak. Pada dasarnya, ayam bangkok dapat melakukan perkawinan tanpa adanya campur tangan manusia, akan tetapi dalam budidaya seorang peternak wajib dan diharuskan memiliki pengetahuan tentang cara pengembangbiakan agar ayam bangkok dapat lebih produktif. 

Berternak ayam bangkok sangat berbeda dengan ternak ayam lain. Nilai jual ayam bangkok akan lebih tinggi apabila ayam bangkok tersebut berkualitas. Maka sebelum proses mengawinkan peternak harus mengenal ciri ayam bangkok berkualitas sebagai acuan budidaya pengembangan ayam bangkok. Ciri induk ayam bangkok dan pejantan sangat mempengaruhi anak ayam yang dihasilkan.


Sistem Perkawinan Ayam Bangkok yang Bisa Digunakan

Stud Mating: Yaitu sistem perkawinan yang mengunakan satu indukan pejantan dan satu indukan betina. Kelebihannya adalah tingkat telur yang dihasilkan akan lebih jelas dan terjamin kualitasnya. Akan tetapi apabila dalam usaha budidaya yang berskala besar sistem perkawinan ini dianggab kurang bagus karena akan terlalu banyak menggunakan ayam pejantan dalam proses mengawinkan.

Pen Mating: yaitu sistem perkawinan yang menggunakan satu ayam pejantan untuk 4-5 ayam bangkok betina. Kelebihannya adalah akan lebih cepat memproduktifkan budidaya, dengan sistem ini pejantan yang digunakan juga tidak terlalu banyak. Sedangkan kelemahannya adalah akan ada indukan ayam bangkok yang akan terintimidasi, bisa saja kalah bertarung dengan betina lainnya atau tidak disukai oleh ayam bangkok pejantan. 

Flock Mating: yaitu sistem perkawinan yang menggunakan beberapa jumlah ayam jantan dan beberapa ayam betina. Kelebihannya adalah telur yang dihasilkan akan lebih bervariasi, akan tetapi untuk budidaya ayam bangkok sistem ini kurang bisa diterapkan karena biasanya pejantan akan bertarung dengan pejantan lainnya apabila dicampur dalam satu kandang.

Inseminasi Buatan (IB): yaitu sistem perkawinan unggas yang modrn dengan menggunakan teknologi peternakan. Sistem ini dilakukan dengan menyuntikan sel sperma ayam kepada ayam betina dengan bantuan manusia. Akan tetapi, sistem perkawinan ini kurang efektif untuk diaplikasikan pada ternak ayam bangkok.

Cara Mengawinkan Ayam Bangkok
Cara mengawinkan ayam bangkok bisa dilakukan dengan mengunakan salah satu sistem perkawinan yang sudah dijelaskan di atas. Menurut penulis, untuk mengawinkan ayam bangkok agar menghasilkan keturunan yang berkualitas bisa menggunakan sistem Stud Mating dan Pen Mating. Kemudian prose mengawinkan bisa dilakukan dengan cara sebagai berikut:


Apabila anda menggunakan sistem perkawinan Stud Mating (satu pejantan dan satu betina) bisa dilakukan dengan kandang yang berukuran 2x2 meter. Sedangkan jika mengunakan sistem  Pen Mating (satu pejantan dan banyak betina) maka bisa menggunakan kandang yang berukuran lebih besar, misal 2x4 meter atau juga bisa dilakukan tidak di dalam kandang dalam artian ayam diumpar atau di liar di halaman terbuka.

Langkah selanjutnya biarkan ayam jantan dengan ayam betina melakukan perjodohan secara alami. Biasanya ayam yang jodoh akan bertelur hanya dalam hitungan hari. Untuk penggunaan ayam betina yang lebih banyak maka yang perlukan adalah kesabaran. Pejantan tidak akan mengawini semua betina secara sekaligus, tapi untuk pejantan yang produktif bukan tidak mungkin untuk melakukan perkawinan secara serentak. Jika dalam perjodohan hanya beberapa ayam betina yang mau bertelur maka tunggu hingga ayam betina yang bertelur hingga dia mengeram, maka otomatis pejantan akan melanjutkan kepada ayam betina yang selanjutnya.

Pembuatan Tempat Bertelur (Sarang)

Induk yang sudah menjalani proses perkawinan akan sesegera mungkin mencari tempat bertelur atau sarang. Kita bisa membuatkan sarang bertelur dengan menggunakan jerami yang dimasukan ke dalam kotak atau bisa juga menggunakan kardus yang pas. Usahakan jangan biarkan induk ayam bertelur secara sembarangan dan melatihnya untuk menurut ditempatkan pada sarang yang kita buatkan. 

Untuk sistem mengawinkan indukan yang lebih banyak hindari supaya induk ayam bangkok tidak berebut sarang dengan yang lainnya. Sebaiknya sarang diletakan pada tempat yang agak berjauhan agar tidak salah bertelur. Biasanya untuk jumlah indukan yang banyak akan ada indukan yang susah diatur dan masih tetap merebut sarang induk lainnya, maka yang harus dilakukan adalah pindahkan saja induk yang sarangnya direbut ke tempat lain dan biarkan induk ayam yang susah diatur menempati sarang tersebut.

Sarang bertelur haruslah nyaman dan memiliki suhu udara dan kelembaban yang teratur, usahakan tidak terkena sinar matahari secara langsung. Mudah dijangkau oleh induk ayam, ayam akan turun dari sarang saat lapar dan haus, maka buatlah sarang yang mudah dijangkau oleh induk ayam.

Perawatan Setelah Telur Menetas

Sangat penting bagi peternak untuk melakukan tindakan khusus setelah telur ayam menetas, misal memindahkan anak ayam ke kandang bok, memisahkan induk ayam agar tidak mengganggu indu ayam yang masih mengerami telur saat anak ayam dipindahkan ke kandang bok. 

Anak ayam sebaiknya dipindahkan ke kandang bok khusus untuk anakan ayam guna menghindari risiko kematian anak ayam. Dan kemudian sebaiknya pisahkan indukan yang anaknya di pindah ke kandang bok kerana induk ayam akan stres dan bisa saja mengganggu induk lain yang masih mengeram. (Baca Lebih Lengkap Tentang Perawatan Ayam Bangkok Saat Menetas)


Kemudian ketika ayam menetas berikan asupan gizi yang baik bagi anak ayam supaya bisa tumbuh dengan baik. pakan sangat mempengaruhi pertumbuhan ayam, untuk itu perlu penyesuaian pakan ayam bangkok berdasarkan usia. pada saat baru menetas pakan yang diberikan adalah konsentrat yang berukulan kecil. (Lebih jelasnya baca Pakan Ayam Bangkok Sesuai Usia)

Dengan melakukan proses mengawinkan yang benar maka bukan tidak mungkin akan didapat hasil anak ayam yang nantinya akan menjadi ayam bangkok berkualitas dan bernilai jual tinggi, maka harus dilakukan perawatan sejak ayam masih muda. Memang dalam mengawinkan ayam bangkok bisa dibilang gampang-gampang susah dan terkadang masih memiliki berbagai macam kendala seperti induk ayam tidak mau dikawinkan atau pejantan tidak produktif dan kendala-kendala lainnya. Demikianlah tulisan ini saya buat, apabila terdapat kesalahan dan kekurangan harap dikoreksi dan semoga tulisan ini bisa menjadi ilmu yang bermanfaat.

Mengatasi Persaingan Bertahan Hidup Anak Ayam


Megatasi Persaingan Bertahan Hidup Anak Ayam

Megatasi Persaingan Bertahan Hidup Anak Ayam - Setiap binatang pasti meliki alibi untuk bertahan hidup, begitu pula dengan ayam. Ayam yang baru menetetas akan berusaha mempertahankan hidupnya agar bisa berumur panjang dan tidak mati. Karena hal itu maka akan mucul sebuah persaingan antara anak ayam untuk saling bertahan hidup. 

Ayam adalah salah satu hewan yang berkembang biak dengan cara bertelur dan dapat menghasilkan telur dengan jumlah yang banyak dalam satu periode. Kemudian setelah ayam menetas akan muncul naluri untuk bertahan hidup, seperti misalnya berebut makanan, berebut kekuasaan di kandang dan lain sebagainya yang kemudian akan menyebabkan akan ada anak ayam yang tereliminasi. 

Hal yang demikian akan berakibat buruk pada petumbuhan anak ayam dan kelangsungan hidup mereka. Bisa saja ayam yang kalah bersaing akan kekurangan makanan/gizi, bahakan bisa saja berakhir dengan kematian. Untuk itu, pada tulisan ini penulis akan berbagi tips untuk mengurangi risiko persaingan yang kemungkinan terjadi. 

Untuk Megatasi Persaingan Bertahan Hidup Anak Ayam bisa dilakukan dengan cara:


Pemberian pakan secara maksimal

Biasanya ayam akan bersaing dalam hal memperebutkan makanan, karena itu sebagai peternak hendaklah mencukupi kebutuhan pakan ayam secara penuh dan tidak telat. Biasanya persaingan akan terlihat ketika ayam mulai berusia 2-3 minggu setelah menetas, jadi yang perlu dilakukan adalah mengusahakan anak ayam agar tidak mengalami mogok tumbuh atau telat tumbuh. Faktor utama yang memperlambat pertumbuhan ayam adalah akibat persaingan yang terjadi di dalam kandang itu sendiri. baca juga artikel Pakan Ayam Aduan Sesuai Usia

Pembatasan volume kandang

Pembatasan jumlah volume kandang adalah memperhitungkan jumlah anak ayam dalam sebuah kandang untuk mengurangi persaingan bertahan hidup anak ayam. Semakin banyak anak ayam dalam sebuah kandang maka akan menyebabkan terjadinya perebutan pakan. Sering sekali para botoh temui anak ayam yang menetas dalam waktu yang sama tapi pertumbuhannya tidak sama, ada ayam yang cepat besar dan sehat kemudian ada pula anak ayam yang lambat dan terlihat tidak sehat. Untuk itu langkah yang paling efektif dilakukan untung menghindari hal yang demikian adalah dengan membatasi volume kandang.

Melakukan pengelompokan

Dilakukan pengeompokan ini apabila dalam satu kandang anak ayam telah jelas terlihat perbedaan pertumbuhan antara satu ayam dengan yang lainnya. Sebaiknya anak ayam yang mengalami pertumbuhan yang lambat atau kalah bersaing dipindahkan ke kandang lain. Misalnya saja para botoh memiliki 6 anak ayam yang dicampurkan dalam satu kandang, tetapi hanya 3 anak ayam yang pertumbuhannya baik dan 3 sisahnya telat tumbuh. Dalam kasus ini sebaiknya tiga anak ayam yang mengalami telat pertumbuhan dipisah ke kandang lain agar tidak kalah bersaing dengan ayam yang sehat dan pastinya sudah memiliki ukuran tubuh yang besar karena menang dalam perebutan makanan (gizi).

Memisahkan anak ayam yang berebut kekuasaan

Menjelang usia dua sampai tiga bulan biasanya anak ayam terutama yang jantan akan memperebutkan kekuasaan di dalam kandang. Dalam merebutkan kekuasaan tak jarang anak ayam akan berkelahi satu sama lainnya. Dengan bertarung maka akan membuat pertumbuhan dari anak ayam menjadi terhambat, hal ini bisa disebabkan karena anak ayam yang bertarung akan mendapatkan luka dan bisa saja mati. Sebaiknya apabila sudah terlihat anak ayam yang mulai berkelahi sebaiknya dipisahkan juga.

Mungkin hanya itu saja tips yang dapat penulis berikan tentang bagaimana Megatasi Persaingan Bertahan Hidup Anak Ayam. Mungkin dari pembaca ada yang bertanya “kenapa ini harus dilakukan?”, jawabannya adalah setiap botoh pastinya menginginkan anak ayam dengan pertumbuhan yang optimal. Bukankah saying sekali apabila anak ayam sampai telat dalam pertumbuhan, tentu saja akan berpengaruh saat ayam dewasa.