Showing posts with label Kelinci. Show all posts
Showing posts with label Kelinci. Show all posts

Jenis Kelinci Hias Dan Harganya Di Indonesia

Kelinci hias adalah kelinci yang dibudidayakan untuk terutama sebagai binatang hobi, di Indonesia terdapat banyak sekali jenis kelinci hias dan tentunya memiliki harga yang sangat bervariasi. Dalam segi perawatan kelinci hias memerlukan perawatan yang berbeda dengan kelinci pedaging. Untuk usaha peternakan kelinci hias memiliki potensi dan peluang yang sangat bagus karena nilai jual kelinci hias setiap tahunnya mengalami peningkatan yang signifikan. 

Pada tulisan ini admin akan membahas tentang Jenis Kelinci Hias Dan Harganya beserta gambar Di Indonesia. Tujuan penulis membuat artikel ini agar para pembaca bisa mengetahui kisaran harga jual kelinci di Indonesia untuk memudahkan dalam melakukan transaksi jual beli. Berikut ini adalah jenis-jenis kelinci hias yang bisa di bilang populer di tanah air. 

Kelinci Anggora

Kelinci anggora adalah kelinci yang berasal dari negara Turki dan salah satu kelinci yang paling populer di dunia. Kelinci anggora termasuk kelinci hias yang lucu serta bulunya yang bisa dimanfaatkan untuk bahan pembuatan wool. Ras kelinci anggora memiliki banyak sekali jenis dengan ciri-ciri yang tentunya berbeda di antaranya adalah English Anggora, France Anggora, Satin Anggora dan lain-lain. 

Di Indonesia harga untuk kelinci anggora usia 2-5 bulan berkisar antara Rp. 50.000 hingga Rp. 150.000, sedangkan untuk kelinci anggora yang sudah produktif bisa mencapai harga Rp. 700.000 lebih. Kemudian warna dan bentuk fisik kelinci anggora juga sangat berpengaruh terhadap tingginya harga kelinci anggora.
kelinci anggora
Gambar kelinci anggora

Kelinci Satin

Kelinci satin merupakan hasil dari mutasi genetika perkawinan sedarah yang berasal dari keturunan kelinci havana. Seorang peternak asal Amerika yang bernama Walter Huey (1930) pada awalnya mengawinkan kelinci hevana dengan kelinci hevana yang bertujuan untuk mempertajam warna cokelat pada bulunya, namun ternyata perkawinan sedarah tersebut malah menghasilkan jenis kelinci dengan warna bulu yang indah. Di Indonesia sendiri Ras Kelinci Satin sudah  banyak dipelihara dan juga sangat populer karena bulu yang halus, tebal dan indah. 

Harga kelinci satin di Indonesia sendiri berkisar 100.000-400.000 rupiah untuk yang berusia 2-4 bulan, sedangkan untuk kelinci satin yang sudah produktif berkisar 500.000 hingga jutaan rupiah.
kelinci satin
Kelinci Satin : binatangpeliharaan.org

Flemish Giant

Sesuai dengan namanya, ras kelinci Flemish Giant memiliki ukuran tubuh yang paling besar dibandingkan denan jenis kelinci lainnya. Flemish Giant memiliki ciri bentuk fisik yang panjang dan bulat dengan berat rata-rata usia dewasa mencapai 6 kg. kelinci Flemish Giant adalah kelinci yang berasal dari Benua Amerika tepatnya di Negara Argentina. Pada awalnya kelinci ras ini hanya diternakan untuk dimanfaatkan dagingnya sebagai olahan makanan, namun saat ini kelinci Flemish Giant juga masuk ke dalam kategori binatang peliharaan. 

Kisaran harga kelinci Flemish Giant antara 50.000-300.000 rupiah untuk usia muda, sedangkan untuk usia produktif kelinci Flemish Giant bisa mencapai  angka di atas 600.000 rupiah.
kelinci flemish giant
kelinci flemish giant

Kelinci Lop

Kelinci Lop sendiri terbagi ke dalam beberapa jenis yaitu English Lop, Holland Lop, Mini Lop, French Lop dan Fuzzy Lop. Keanekaragaman jenis pada kelinci ras lop ini disebabkan karena terjadinya berbagai persilangan yang dilakukan oleh para peternak kelinci. Di Indonesia kelinci lop biasa dijadikan sebagai hewan peliharaan yang lucu dan menggemaskan dan memiliki harga jual yang fantastis. 

Untuk kelinci lop usia di bawah 3 bulan biasanya dijual dengan harga kurang dari 400.000 rupiah, namun untuk yang berusia di atas 3 bulan harganya bisa sangat mahal yaitu antara 400.000-3.000.000 rupiah.
gambar kelinci lop
gambar kelinci lop : rumahamsterikky.blogspot.co.id

Kelinci Belanda (Dutch Rabbit)

Kelinci Dutch adalah ras kelinci ditemukan dan populer di Negara Inggris, akan tetapi sebenarnya kelinci dutch berasal dari belanda. Alasan kenapa kelinci Dutch bisa sampai ke Inggris yaitu karena aktivitas perdagangan Inggris-belanda sudah berlangsung sejak sebelum tahun 1930. Kebanyakan masyarakat Indonesia menjadikan kelinci Dutch sebagai binatang peliharaan kesayangan, memang jika dilihat dari bentuk fisik kelinci ini sangatlah cocok untuk kategori kelinci hias.

Kisaran harga untuk kelinci belanda (Dutch) di Indonesia adalah 50.000-300.000 rupiah untuk usia anakan dan remaja, sedangkan untuk usia produktif kelinci Dutch bisa dibilang lumayan mahal yaitu kisaran 200.000 hingga jutaan rupiah. Ras Kelinci Dutch termasuk salah satu yang paling populer di Indonesia, jika diternakan kelinci ras ini sangatlah produktif.
gambar kelinci dutch
gambar kelinci belanda : rhencil.wordpress.com

Kelinci Himalayan

Kelinci himalayan adalah jenis kelinci dengan ras tertua di dunia, dengan kata lain kelinci himalayan adalah kelinci murni keturunan yang hanya memiliki ciri berwarna putih dengan berpadu hitam pada bagian hidung dan telinganya. Namun di Indonesia sendiri sudah banyak peternak kelinci yang mencoba melakukan persilangan kelinci himalayan dengan ras kelinci lainnya. Dari segi fisik kelinci himalayan memiliki karakter yang menawan yang menyebabkan banyak orang menyukai kelinci himalayan.

Kelinci himalayan biasa dijual dengan kisaran harga 150.000 rupiah  untuk usia muda, sedangkan untuk usia dewasa bisa mencapai angka di atas 500.000 rupiah. Kelinci himalayan termasuk jenis kelinci yang mudah ditemukan di Indonesia, anda bisa membelinya di toko-toko binatang peliharaan.
gambar kelinci
Gambar Kelinci Himalayan : Kelinci Hias Indonesia (KHAS)

Kelinci Lion

Kelinci Lion atau biasa dikenal dengan sebutan Lionhead Rabbits merupakan jenis ras kelinci yang memiliki bulu lebat di bagian kepala hingga leher layaknya seekor singa. Konon katanya Kelinci Lion merupakan hasil dari persilangan ras anggora dengan ras bulu pendek yang mewarisi 50% gen dari keturunannya, jadi bisa dibilang Kelinci Lion adalah hasil dari mutasi genetika.

Kelinci Lion adalah ras kelinci yang cocok dijadikan sebagai binatang peliharaan kesayangan karena memiliki keindahan serta keunikan yang membuat kebanyakan orang gemas melihatnya. Untuk harga kelinci Kelinci Lion biasa dijual dengan harga 75.000-200.000 rupiah untuk usia muda, sedangkan untuk yang dewasa dijual dengan harga di atas 200.000 rupiah.
kelinci ras lion
gambar kelinci lion : kelincihiasbdg.blogspot.co.id

Kelinci Rex

Kelinci Rek atau dikenal dengan raja kelinci adalah ras kelinci yang berasal dari benua Eropa. Kelinci Rex pertama kali ditemukan pada tahun 1919 di desa Coungloge (Prancis). Pada awalnya rex adalah kelinci yang hidup di alam liar yang hanya dimanfaatkan dagingnya. Namun saat ini kelinci rex memiliki banyak kegunaan yaitu sebagai binatang peliharaan, dikonsumsi dan kulitnya bisa digunakan sebagai bahan pembuatan pakaian. 

Kisaran harga kelinci Rex di Indonesia yaitu 100.000-300.000 rupiah untuk usia di bawah 3 bulan, sedangkan untuk harga kelinci rex dewasa bisa mencapai 400.000 atau jutaan rupiah.
kelinci rex
Gambar Kelinci Rex : Kelinci Hias Indonesia (KHAS)

Kelinci Belanda Dwarf

Layaknya suku Dwarf yang sering dikisahkan di film-film, Kelinci Belanda Dwarf juga memiliki bentuk tubuh mini alias kecil. Jika dilihat sekilas kelinci Kelinci Belanda Dwarf hampir mirip dengan tikus dan membuat orang suka dengan kelinci lucu ini. Warna bulu kelinci dwarf di Indonesia sangat bervariasi, namun yang paling populer adalah warna putih polos dan hitam polos.
Untuk kisaran harga kelinci dwarf yaitu 200.000 hingga jutaan rupiah.
Netherland dwarf
Netherland dwarf : Kelinci Hias Indonesia (KHAS)

Kelinci New Zealand

Di Indonesia Kelinci New Zealand yang paling populer adalah yang memiliki warna putih dan bermata merah atau biasa disebut dengan kelinci Albino. Kelinci New Zealand berasal dari negara amerika, tentu kebanyakan orang salah karena melihat dari nama kelinci ini. Kelinci New Zealand adalah kelinci yang paling banyak dibudidayakan di Indonesia dan sangat produktif untuk dimanfaatkan dagingnya. 

Harga kelinci Kelinci New Zealand berkisar 35.000-100.000 rupiah untuk yang berusia muda, sedangkan untuk usia dewasa harganya berkisar 300.000-500.000 rupiah.
Gambar Kelinci New Zealand
Gambar Kelinci New Zealand : dosenbiologi.com

Kelinci Havana

Kelinci Havana sudah ditemukan sejak tahun 1800 di negara belanda, kemudian pernyebaran Kelinci Havana sangat cepat dikarenakan pada masa itu banyak penjelajah dunia yang pergi berlayar. Kebanyakan penyebaran kelinci ini dibawa oleh para pedagang yang keliling dunia hingga sampai ke Indonesia. Harga untuk Kelinci Havana biasa dibandrol dengan kisaran di atas harga 200.000 rupiah.
kelinci havana
Kelinci Havana : riscapeternakkelincihias.blogspot.co.id

Kelinci Tan

Kelinci Tan berkembang sejak abad 19 di Inggris, pada awalnya kelinci tan adalah ras kelinci yang hanya memiliki warna hitam, namun seiring berjalannya waktu kebanyakan dari para peternak melakukan perkawinan silang antara kelinci Tan dengan ras kelinci lainnya sehingga menghasilkan ras kelinci Tan dengan bentuk dan warna yang bervariasi. Kelinci Tan adalah kelinci yang sangat mudah untuk dikembangbiakan , kemudian emiliki berat antara 2-3 kilogram. Kemudian yang membuat kelinci ini menjadi sangat diminati adalah warna bulu yang memiliki perpaduan sangat indah.

Kisaran harga untuk ras kelinci tan di Indonesia adalah 50.000-100.000 rupiah untuk usia kelinci muda, sedangkan untuk usia kelinci tan dewasa (produktif) kisaran harganya adalah 200.000-500.000 rupiah
kelinci tan
Kelinci Tan : riscapeternakkelincihias.blogspot.co.id

Itulah sedikit gambaran mengenai  Jenis Kelinci Hias Dengan Harganya, semoga tulisan ini bermanfaat bagi para pembaca sekalian. Sekedar info apabila ingin lebih memahami kelinci anda bisa gabung dengan grup facebook Kelinci Hias Indonesia (KHAS) untuk saling bertukar pikiran dengan sesama penghobi kelinci. 

Cara Memilih Bibit Kelinci Berkualitas Baik


Cara Memilih Bibit Kelinci Berkualitas Baik - Untuk memulai usaha ternak kelinci bibit adalah faktor utama yang akan menentukan keberhasilan seorang peternak, maka dari itu pemilihan bibit haruslah berkualitas baik dengan standar mutu yang unggul. Untuk pemula yang baru belajar ternak kelinci ilmu mengenal bibit yang berkualitas baik sangatlah perlu, kemudian perlu adanya prinsip kehati-hatian dalam memilih bibit kelinci. Sebelum terjun menggeluti usaha ternak kelinci sebaiknya tentukan terlebih dahulu arah dan tujuan dari beternak kelinci itu sendiri, apakah untuk kelinci pedaging ataukah untuk kelinci hias. Dengan begitu, akan lebih mudah mengetahui ciri-ciri kelinci yang akan dipilih. Pada umumnya hal-hal yang harus diperhatikan para peternak dalam memilih kelinci di antaranya adalah:

Jenis Ras Kelinci

Sebelum memilih bibit sebaiknya tentuan terlebih dahulu jenis ras kelinci yang ingin diternakan, bagian ini termasuk ke dalam motif seorang melakukan usaha ternaknya yaitu apakan jenis kelinci pedaging atau kelinci hias. Bagian ini merupakan bagian yang penting, ibarat seorang petani tujuan menanam sangatlah menentukan hasil (apa yang ditanam dan apa yang akan dipanen) begitupula dengan ternak kelinci. Saran dari penulis sebaiknya kumpulkan terlebih dahulu informasi mengenai peluang, teknik dan kemungkinan jenis kelinci yang akan diternak agar hasil yang didapat tidak mengecewakan. 

Umur Kelinci

Sebaiknya dalam memilih bibit kelinci usahakan memilih kelinci yang berusia produktif supaya lebih cepat dikembangbiakan. Kelinci produktif biasanya pada umur 6 bulan sampai 2,5 tahun yaitu masuk dalam kategori kelinci dewasa. Untuk lebih baiknya pilihlah kelinci indukan yang sudah pernah melahirkan dan pejantan yang siap kawin, hal ini akan meminimalkan risiko gagal ternak karena kelinci tidak produktif. Usahakan tidak membeli bibit kelinci yang berumur (2-5 bulan), alasannya karena ketidakpastian produktivitas dan juga lama waktu yang dibutuhkan hingga kelinci tersebut dewasa. Ingat sayarat utama dalam memilih bibit adalah memilih kelinci dengan umur yang produktif.

Kemampuan Berproduksi (berkembangbiak)

Cara untuk mengetahui kemampuan berproduksi indukan kelinci yang paling ampuh adalah dengan melihat jumlah puting susunya. Faktanya jumlah puting  susu pada induk kelinci sangatlah menentukan kemampuan berproduksi, misalnya saja induk kelinci yang mampu melahirkan anak kelinci hingga 9-10 ekor tapi memiliki puting susu yang sedikit tentu akan berdampak buruk pada anak-anaknya, anak kelinci akan bersaing mendapatkan nutrisi, tumbuh tidak normal bahkan akan menyebabkan anak kelinci mati. Selain itu faktor lingkungan juga mempengaruhi produktifitas kelinci, usahakan kondisi kandang kelinci nyaman dan tenang agar induk kelinci mampu berproduksi secara maksimal.

Melihat Ciri Fisik Kelinci

Bibit kelinci yang baik yaitu memiliki ciri sebagai berikut:
  • Kepala memiliki ukuran yang sama dengan badan,
  • Lincah, tegap dan tidak lesu,
  • Memiliki bulu yang indah, halus serta tidak kusam dan tidak rontok,
  • Kondisi badan bersih, tatapan mata tidak sayu dan mata tidak berair,
  • Telinga panjang sama dengan panjang kepala,
  • Kaki lurus dan tidak mengalami cacat,
  • Kelinci dalam kondisi sehat dan tidak sakit. 
  • Tidak terdapat masalah pada pencernakan, bisa dilihat dengan cara melihat bagian saluran kencing dan anus, jika kotor kemungkinan kelinci tidak sehat,
  • Untuk masalah kekurangan pada ciri di atas apabila tidak terlalu serius tidak menjadi masalah, tinggal selanjutnya bagaimana cara peternak untuk merawatnya. 


Jadilah Pembeli Yang Cerdas

Ini sekedar tips dari kami untuk membeli kelinci, sebaiknya membeli bibit kelinci dengan penjual yang memang sudah dipercaya. Apabila membeli bibit secara online sebaiknya meminta penjual untuk membuatkan video kelinci yang akan dibeli supaya pembeli tahu bentuk aslinya. Sebelum membeli setidaknya ketahui ilmu-ilmu dasar kelinci agar tidak terjadinya penipuan. 

Begitulah setidaknyak bagaimana cara memilih kelinci berkualitas baik, semoga tulisan ini bisa menjadi ilmu yang bermanfaat. Harapan kami yaitu pembaca bisa mengetahui bagaimana mengukur kualitas bibit kelinci yang baik. Apabila pada tulisan ini terdapat kekurangan kami mohon maaf dan kami mempersilahkan pembaca untuk mengkoreksi tulisan ini pada kolom komentar di bawah.




6 Kriteria Kondisi Kandang Kelinci Yang Baik dan Sehat


Kandang Kelinci

Kandang Kelinci Yang Baik dan Sehat - Bagi binatang peliharaan atau hewan ternak kandang merupakan rumah bagi mereka. Layaknya manusia pun akan hidup sehat, bahagia dan sejatera apabila rumah yang ditinggali nyaman dan sehat. Kandang akan sangat berpengaruh terhadapap produktivitas dan perbaikan produksi binatang ternak. Pastinya dengan kandang yang baik dan sehat akan membuat kelinci menjadi lebih sehat, nyaman dan tidak menjadi sarang penyakit yang kemungkinan membahayakan kelinci dan manusia. Lalu bagaimana kriteria kondisi kandang kelinci yang baik dan sehat? Kandang yang baik dan sehat setidaknya harus memenuhu aspek-aspek sebgai berikut:

Desain Kandang Kelinci yang baik

Desain yang baik tidak harus bagus, baik itu sendiri adalah memudahkan peternak untuk mengelolah kandang, misalnya mudah untuk memberikan makan, mudah dibersihkan dan sesuai untuk kelinci. Kandang yang merepotkan peternak tentu akan menyebabkan peternak menjadi malas karena membuat pekerjaan menjadi lebih rumit, maka desain kadang sangatlah perlu diperhatikan. nah, pada tulisan sebelumnya penulis sudah menjelaskan tentang bagaimana cara membuat kandang kelinci yang baik dan sehat.

Kondisi lingkungan 

Kondisi lingkungan juga sangat berpengaruh terhadap produktifitas kelinci. Usahakan kandang kelinci dibuat pada lokasi yang tenang dan nyaman serta terhindar dari keributan. Masalah-masalah yang akan muncul apabila kandang dibuat pada kondisi lingkungan yang gaduh yaitu, kelinci akan stres, susah kawin, susah beranak dan tertekan. Kemudian usahakan kandang kelinci tidak berdekatan dengan hewan lain yang membuat kelinci takut seperti anjing, sapi dan lain-lain.  

Terkena sinar matahari

Kandang yang baik adalah kandang yang cukup terkena sinar matahari terutama matahari pagi yang bermanfaat untuk kesehatan kelinci. Matahari pagi mengandung vitamin B yang berguna untuk memperkuat daya tahan tubuh makhluk hidup. Matahari pagi akan membuat kondisi kandang lebih kering dan terhindar dari penyakit. Kemungkinan apabila kandang tidak terkena sinar matahari kandang akan menjadi lembab dan kotor. 

Memiliki suhu udara normal

Suhu normal untuk kelinci adalah 15-25 derajat Celsius, pada suhu ini bisa dibilang tidak terlalu panas dan juga tidak terlalu dingin. Untuk menciptakan suhu normal ini sebaiknya kandang dibuat dengan desain yang memiliki sirkulasi udara serta pembuangan kotoran yang baik. Apabila kotoran bertumpuk di dalam kandang dan saluran pembuangan kotoran tidak baik kemungkinan akan menyebabkan kenaikan pada suhu atau temperatur udara di dalam kandang. Hal ini dikarenakan memang sifat kotoran yang mengandung zat sulfur.

Perlengkapan kandang yang mendukung

Perlengkapan kandang kelinci secara umum mencakup tempat pakan, tempat minum dan kotak untuk melahirkan. Perlengkapan tersebut adalah termasuk perlengkapan inti yang harus ada pada kandang kelinci yang baik dan sehat. Wadah air minum bisa diletakan jika memang dibutuhkan, untuk kelinci yang diberikan pakan berupa pelet maka wajib diberikan minum. Kemudian untuk kelinci yang diberikan pakan berupa rumput dan sayur-sayran asupan air bisa didapat dari rumput dan sayuran itu sendiri.

Kandang kering, tidak basah dan tidak lembab

Kadang kelinci yang baik haruslah dalam kondisi kering, tidak basah dan tidak lembab, jika tidak kemungkinan kelinci terserang penyakit akan lebih besar. Tidak hanya itu jika kandang kering, tidak basah dan tidak lembab maka akan membuat kelinci lebih indah karena bersih dan terawat. Untuk masalah ini bisa dipenuhi dengan rutin menjaga kebersihan kandang. 

Nah, itulah 6 kriteria kondisi kandang kelinci yang baik dan sehat yang wajib diketahui oleh para penghobi dan peternak kelinci. Kesimpulannya adalah kandang kelinci yang baik bisa dipenuhi oleh peternak itu sendiri dengan rutin menjaga kondisi kandang agar tetap terjaga. 

Mengenal Kelinci Anggora Dan Jenisnya

Kelinci anggora merupakan salah satu ras kelinci yang paling disukai dan populer di dunia.  Ciri khas dari kelinci ras anggora adalah memiliki bulu yang lebat dan memiliki keindahan yang menggemaskan apabila kita melihatnya. Kemudian hara kelinci anggora juga terbilang lumayan mahal, untuk anakan anggora saat ini biasa dijual dengan kisaran harga 70-150 ribu, sedangkan untuk usia produktif bisa mencapai harga 500-700 ribu rupiah, maka tidaklah heran jika prospek budidaya kelinci anggora menjadi sangat menjanjikan.

Kelinci anggora juga termasuk ke dalam kategori kelinci hias, jadi memang tidak bisa dipungkiri jika hal tersebut menyebabkan harga kelinci anggora sangatlah tinggi. Tentu manfaat kelinci hias berbeda dengan kelinci pedaging, jika kelinci pedaging dikomersilkan untuk diambil dagingnya maka berbeda pula dengan kelinci hias. Kelinci hias bisa digunakan sebagai hobi atau kegemaran dan bisa juga digunakan untuk ajang kontes dalam perlombaan.

Untuk kelinci anggora dapat dimanfaatkan bulunya sebagai bahan pembuatan wool, maka tidaklah heran jika di negara-negara Eropa perkembangan bisnis wool sangatlah maju karena dimana memang kelinci anggora berasal dari negara bagian barat. Di Indonesia sendiri perkembangan bisnis wool berbahan bulu kelinci anggora perekembangannya masih sangat kurang, kebanyakan di negara kita malah menjadikan kelinci anggora sebagai binatang hias.

Di Indonesia terdapat banyak jenis kelinci angora, misalnya French anggora, German anggora, Giant anggora, English anggora, Satin anggora, Chinese anggora, Swiss anggora, Finnish anggora, dll. Namun yang terkesan paling populer dan diminati sebagai kelinci hias adalah:

English anggora (inggris)

Ciri yang paling menonjol dari kelinci anggora inggris yaitu terletak pada telinga yang tegak yang memiliki bulu yang tebal serta halus. Untuk bobot badan anggora jenis ini maksimal 3,2 kg untuk dewasa dan bisa dibilang dari jenis anggora lainnya kelinci anggora inggris bisa dibilang paling kecil. Tidak memiliki banyak variasi warna yaitu hanya kuning, putih, hitam dan terkadang ada yang berwarna kelabu. 
jenis kelinci anggora


French anggora (Prancis)

Ciri yang paling menonjol dari kelinci anggora prancis yaitu memiliki bulu yang lurun dan halus. Dari segi fisik bentuk tubuh dari anggora prancis hampir sama dengan kelinci lokal, akan tetapi kelebihannya terletak pada keindahan warna dan bulu. Untuk ukuran masuk kategori sedang antara 2-4 kg untuk usia dewasa. Kelinci jenis ini termasuk paling banyak dibudayakan karena perawatannya yang tidak terlalu rumit. 
jenis kelinci anggora


Giant Anggora

Apabila diartikan dari kata “Giant” memiliki arti raksasa, jadi kelinci anggora jenis giant merupakan ras anggora dengan ukuran yang paling besar. Untuk berat bisa mencapai 4,5-6,5 kg untuk ukuran dewasa dan menjadi ukuran paling besar untuk kategori jenis kelinci anggora. Kelinci jenis ini adalah kelinci yang memiliki banyak sekali kegunaan yaitu bisa dimanfaatkan daging dan kulitnya. Untuk bulunya kelinci anggora giant dianggap kurang memiliki kualitas karena alasan-alasan tertentu.
jenis kelinci anggora


Satin Anggora

Adalah termasuk jenis anggora yang banyak digemari di Indonesia karena memiliki banyak variasi warna. Untuk berat kelinci anggora satin bisa mencapai 3,5-4,5 kg dan bisa dibilang ukuran sedang. Ciri fisik hampir mirip dengan kelinci lokal namun kualitas bulu (wool) kelinci jenis ini dianggap kualitas tinggi. 
jenis kelinci anggora


Sebenarnya terdapat banyak sekali jenis kelinci anggora, akan tetapi penulis hanya menjelaskan keempat jenis di atas karena memang jenis ini dianggap paling populer di indonesia.



Cara Merawat Kelinci Dengan Benar

gambar kelinci

Cara Merawat Kelinci Dengan Benar - Seperti hewan peliharaan pada umumnya kelinci juga sangat membutuhkan perawatan. Sebagai seorang peternak atau penghobi kelinci ilmu merawat kelinci harus betul-betul dikuasai agar kelinci ternakan bisa tumbuh dan berkembang secara maksimal. Kesalahan dalam hal perawatan adalah masalah yang sangat serius dan kemungkinan akan menyebabkan kelinci sakit bahkan mati. Pada dasarnya perawatan kelinci sangatlah simpel, karena kelinci termasuk salah satu hewan yang sangat mudah untuk dirawat maupun dipelihara. 

Dalam ternak kelinci terdapat banyak hal yang harus diperhatikan yaitu mulai dari modal, pemilihat bibit, hingga proses merawat seperti perawatan harian, mengawinkan hingga sampai waktu pemanenan, tentu proses yang diperlukan sangatlah panjang. Pada kesempatan kali ini penulis akan berbagi ilmu tentang perawatan kelinci dengan benar dan semoga tulisan ini bisa menjadi ilmu yang bermanfaat bagi rekan-rekan sekalian.

Merawat kelinci pedaging ataupun kelinci hias caranya terbilang tidak jauh berbeda, maka bagian-bagian pokok yang harus dilakukan oleh peternak dan penghobi adalah sebagai berikut:

Pemberian Pakan yang sesuai

Kelinci adalah hewan ternak dan tentu faktor pakan sangat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan kelinci. Kelinci adalah termasuk hewan herbivor yaitu dengan kata lain hewan pemakan tumbuhan, meskipun demikian pemberian pakan kelinci tidaklah sembarang rumput. Rumput yang bisa diberikan adalah rumput-rumput dengan kategori jenis rumput ringan seperti daun kuningan, daun sintrong, daun ubi jalar dan lain-lain. Kemudian kelinci juga bisa diberikan pakan sayur-sayuran seperti wortel dan kangkung. Waktu pemberian pakan harus diperhatikan serta porsi pakan haruslah sesuai yaitu satu hari 2x hingga 3x.
Baca Juga: Jenis Pakan Kelinci Agar Dapat Tumbuh Sehat

Kandag Kelinci yang Baik

Kandang adalah fasilitas utama untuk memelihara kelinci, jadi kandang haruslah dibuat dengan memperhatikan bentuk dan ukuran. Untuk satu ekor kelinci ukuran kandang bisa dibuat kira-kira dengan 40x40 cm dengan tempat pakan yang agak tinggi. Tempat pakan dibuat agak tinggi tujuannya agar pakan tidak terinjak-injak atau terkena kotoran kelinci. 

Kemudian kebersihan kadang harus dijaga secara teratur supaya kelinci bersih dan tidak mudah terkena penyakit. Kandang yang kotor juga bisa menyebabkan pertumbuhan kelinci menjadi lambat, kemudian kelinci juga sangat rentang terkena penyakit misalnya jamur, diare, kudis dll. Maka dari itu kebersihan kandang sangatlah harus terjaga.

Cara Mengawinkan Kelinci

Untuk masalah mengawinkan kelinci bisa dibilang sangat mudah asalkan memang kelinci tersebut sudah siap kawin. Cara mudah mengawinkan kelinci bisa dengan cara mencampurkan kelinci betina dengan kelinci jantan dalam satu kandang. Biasanya kelinci yang siap kawin akan secara langsung melakukan perkawinan apabila dicampurkan dalam satu kandang. Sebaiknya jika saat proses perkawinan kelinci yang dipindahkan adalah kelinci betina, alasannya jika pejantan yang dipindah dikawatirkan prosesnya akan lebih lama karena bisa jadi kelinci pejantan perlu adaptasi kandang.


Perawatan Kelinci Hamil

Indukan kelinci yang hamil sebaiknya diletakan dikandang khusus dengan kotak beranak dan dibiarkan sendiri. Kelinci termasuk hewan karnibal, jadi apabila dicampurkan dengan pejantan ditakutkan nanti anak yang lahir akan dimakan oleh kelinci pejantan. Waktu kelinci hamil hingga melahirkan membutuhkan waktu sekitar 28-35 hari. Jika pada kandang sudah diberikan kotak khusus untuk melahirkan maka yang harus dilakukan hanyalah menunggu kelahiran anak kelinci. 

Perawatan Kelinci Melahirkan

Setelah kelinci hamil maka selanjutnya adalah waktu melahirkan. Untuk mengurus kelinci yang melahirkan sebenarnya tidak begitu perlu dilakukan asalkan induk kelinci melahirkan di kotak yang sudah disediakan. Perawatan perlu dilakukan apabila memang terdapat masalah pada indukan misalnya tidak mau menyusui. Jadi apabila indukan normal maka tidak akan banyak masalah. 

Tahap Pembesaran Anak Kelinci

Pada saat masih menyusui sebaiknya peternak fokus terhadap indukan dengan memperhatikan pakan, kesehatan serta kebersihan kandang. Karena pada tahap menyusui peternak tidak perlu melakukan banyak tindakan. Kemudian ketika kelinci anakan sudah mulai belajar memakan rumput yang harus dilakukan adalah penambahan porsi pakan dan usahakan pakan yang diberikan adalah pakan dengan serat ringan. Anak kelinci yang sudah berhenti menyusu kepada induknya dan sudah makan rumput sudah bisa dipindahkan ke kandang yang berbeda untuk perawatan pembesaran agar induk kelinci bisa dikawinkan lagi. Tahap pembesaran kelinci ini tidaklah begitu sulit, yang terpenting adalah lakukan perawatan seperti yang sudah dijelaskan di atas. 

Kesimpulannya tentang Cara Merawat Kelinci Dengan Benar adalah waktu perkemangbiakan kelinci sangalah cepat, apabila perawatan yang dilakukan dengan maksimal maka akan semakin cepat kelinci-kelinci tersebut produktif. Bayangkan saja jika setiap 3 bulan sekali 1 indukan bisa rutin melahirkan tentu akan sangat menguntungkan peternak.






Cara Simpel Membuat Kandang Kelinci Yang Baik Dan Sehat

Membuat Kandang Kelinci

D Rahardjo - Kandang kelinci yang baik dan sehat pasti akan membuat binatang ternak menjadi lebih nyaman, kemudian kandang merupakan bangunan yang digunakan untuk rumah bagi binatang ternak. Kandang adalah syarat utama untuk memulai suatu bisnis ternak, untuk ternak kelinci faktor kandang sangatlah berperan penting. Kandang yang baik adalah kandang yang nyaman dan mudah untuk dikelolah, maksudnya dikelolah adalah tidak menyulitkan peternak dalam proses mengatur  dan pembersihannya. Untuk cara membuat dan ukuran kandang yang baik dan sehat bisa ditentukan sesuai kebutuhan peternak itu sendiri. 

Cara membuat kandang untuk kelinci tentu memiliki banyak variasi sesuai dengan kebutuhan peternak. Kandang untuk ternak dan kandang kelinci hias tentu dibuat secara berbeda. Pembuatan kandang ternak bertujuan agar bisa menampung banyak kelinci untuk diperkembangbiakan. Kandang ternak kelinci biasanya didesain khusus dengan sekat-sekat pembatas antara satu kelinci dengan kelinci lainnya. Pada kesempatan kali ini penulis akan berbagi tulisan tentang cara simpel membuat kandang kelinci ternak. 

Untuk membuat kandang khusus ternak kelinci maka hal pertama yang harus dimiliki adalah tempat. tempat bisa di dalam ruangan atau di halaman luar, sangat dianjurkan membuat kandang kelinci di luar ruangan agar bisa langsung terkena sinar matahari dan kandang tidak lembab. Kemudian mengenai bagaimana caranya bisa dilakukan dengan cara sebagai berikut:

Tahap Persiapan Bahan dan Alat

Bahan-bahan 

  • Kayu Balok
  • Kayu Papan
  • Bambu
  • Seng (atap)
  • Jaring Kawat
  • Paku


Alat-alat

  • Martil
  • Gergaji (gesek)
  • Penggaris/pengukur
  • Gunting khusus kawat dan seng


Tahap Pembuatan Kandang Kelinci

Menentukan Ukuran Kandang

Tahap awal yang harus dilakukan adalah mempertimbangkan kandang yang akan dibuat atau dengan kata lain melakukan perencanaan sebelum memulai. Dalam kegiatan apapun perencanaan harus dilakukan supaya hasil yang dicapai bisa sesuai dengan harapan dan agar tidak terjadi kesalahan. Menentukan ukuran kandang yang akan dibuat dengan memperhitungkan bahan dan jumlah kapasitas kelinci yang akan diternak. 

Membuat Kerangka

Kerangka adalah bentuk awal dari kandang yang akan dibuat, kerangka bisa berbentuk kubus atau persegi panjang. Sebaiknya kerangka dibuat dengan benar agar nantinya kandang yang dibuat kokoh dan jangan lupa memperhitungkat sekat/pembatas. Untuk pembatas bisa berukuran 40-50 cm untuk satu ekor kelinci. Misalnya kita iingin membuat keandang untuk ternak 6 ekor kelinci maka kerangka panjang kandang adalah 6x40 yaitu 240 cm.

Membuat Lantai Pijakan

Sebenarnya proses selanjutnya tergantung dari pembuat, apakah ingin membuat lantai atau membuat dinding terlebih dahulu. Untuk pembuatan lantai sebaiknya menggunakan bambu belahan supaya kandang lebih kokoh dan kuat. Selanjutnya ptong bambu belahan sesuai dengan ukuran kerangka lalu dipakukan pada bagian lantai dengan diberikan jarak kira-kira 1 cm agar kotoran bisa turun ke bawah. Bagian lantai kandang haruslah rapi dan tidak ada paku yang menonjol untuk menghindari kelinci ternakan terluka.

Membuat Kotak Beranak Kelinci

Setelah tahap membuat lantai selanjutnya adalah pembuatan kotak beranak untuk kelinci betina. Kotak bisa dibuat dengan menggunakan papan dengan ukuran yang disesuaikan dengan kandang. Kotak beranak harus diletakan sebelum tahap mendinding kandang, akan tetapi apabila kandang didesain khusus kotak bisa dimasukan ketika induk kelinci hamil saja. 

Membuat Dinding Kandang dan sekat pembatas

Sebaiknya sebelum mendinding kandang secara keseluruhan yang harus didahulikan adalah membuat dinding pembatas (sekat) terlebih dahulu. Pembatas bisa dibuat dengan menggunakan bambu atau papan yang dipaku rapat. Pembatas dibuat rapat bertujuan agar kelinci tidak saling bertarung antara satu sama lain, terutama pejantan dewasa.
Setelah proses membuat pembatas (sekat) selesai selanjutnya proses mendinding kandang secara keseluruhan. Kandang didinding dengan menggunakan jaring kawat yang telah disesuaikan dengan ukuran kandang menggunakan tang dan gunting dan selanjutnya bisa langsung dipaku atau diletakan dengan bantuan tang sebagai alat pengunci. Mendinding kandang tidak harus dilakukan secara keseluruhan, setidaknya sisahkan sedikit ruang untuk nantinya dibuat wadah pakan dan pintu kandang.

Membuat Wadah Pakan

Wadah pakan sebaiknya dibuat agak tinggi pada bagian depan kandang. Wadah pakan berfungsi untuk meletakan pakan kelinci supaya pakan yang diberikan tidak kerkena kotoran dan urin kelinci. Sebenarnya tidak dengan wadah pakan juga tidak masalah, akan tetapi jika tidak menggunakan wadah pakan akan menyebabkan pakan yang diberikan menjadi mubazir. Perilaku kelinci yang buang kotoran dan urin secara sembarangan apabila terkena pakan maka pakan itu sudah tidak akan dimakan lagi oleh kelinci.

Pengatapan dan Pembuatan Pintu

Selanjutnya setelah semua tahapan di atas sudah dilakukan maka kemudaian adalah pengatapan dan pembuatan pintu kandang. Untuk pengatapan bisa menggunakan seng, apabila kandang berada di dalam ruangan bisa juga menggunakan papan atau triplek. Untuk pintu sebaiknya dibuat menggunakan papan dan berada pada bagian kandang belakang, dengan diberikan pintu akan mempermudah kita saat proses pembersihan kandang. 

Kandang yang baik adalah kandang yang mudah untuk dirawat, maka sebagai peternak yang bisa kita lakukan adalah membuat kandang yang sesuai dengan harapan. Setidaknya untuk membuat kandang ideal pembaca bisa melihat beberapa tahapan di atas. 

Jenis Pakan Kelinci Agar Dapat Tumbuh Sehat

Jenis Pakan Kelinci

Jenis Pakan Kelinci Agar  Dapat Tumbuh Sehat - Makanan adalah bagian yang harus dipenuhi oleh semua makhluk hidup, tentunya untuk binatang peliharaan atau tenak yang kemudian pakan sangat menentukan keberhasilan dari ternakan. Jika di alam bebas kelinci dapat memenuhi kebutuhan zat-zat dan nutrisi untuk tubuhnya sendiri, akan tetapi berbeda untuk kelinci ternakan. Pemberian pakan yang sesuai dapat menunjang kualitas kelinci ternakan yang dihasilkan. Untuk peternak atau penghobi yang bertempat tinggal di daerah perdesaan masalah pakan tentu tidak akan menjadi masalah, namun berbeda dengan peternak yang tinggal di daerah perkotaan.

Untuk peternak di kota dalam memenuhi nutrisi pada kelinci peliharaannya tentu bukan perkara yang mudah. Lokasi tempat tinggal yang menyebabkan sulit mencari makanan segar dan jika membeli di pasar pun hanya bisa membeli pakan hijauan berupa sayur-sayuran. Maka dari itu penulis ingin berbagi tulisan mengenai jenis pakan kelinci agar dapat tumbuh sehat.

Rumput Ternak

Rumput adalah jenis tumbuhan yang tumbuh liar khususnya digunakan untuk pakan binatang ternak dan tidak semua jenis rumput bisa diberikan untuk pakan kelinci. Rumput yang bisa digunakan untuk pakan kelinci yaitu diantaranya rumput alfafa, sintrong, kuningan dan lain-lain. Rumput yang bagus untuk digunakan sebagai pakan kelinci biasanya tumbuh pada lahan pertanian yang subur, untuk peternak desa tentu tidak akan kesulitan mencarinya. 
Jenis Pakan Kelinci

Sayur-sayuran

Sayuran bisa menjadi pilihan yang bagus untuk memenuhi nutrisi kelinci, juga bisa digunakan untuk mengganti rumput apabila memang sangat sulit mencari rumput. Sayuran bisa didapat dengan membeli di pasar seperti kangkung, bayam, kubis, sawi dan sejenisnya. Sayuran yang baik untuk kelinci adalah sayuran berdaun hijau yang memiliki banyak kandungan karbohidrat. 
Jenis Pakan Kelinci

Umbi-umbian

Umbi-umbian yang bisa digunakan untuk pakan kelinci diantaranya adalah wortel. Bahkan semua orang tahu jika kelinci sangat menyukai wortel yang kaya akan vitamin A. namun jenis umbi-umbian seperti ubi juga bisa digunakan sebagai alternatif pakan kelinci. Untuk jenis umbi yang memiliki kandungan getah sebainya getahnya seperti ubi jalar dan talas sebaiknya harus diolah terlebih dahulu agar getahnya hilang, bisa dengan cara dimasak atau dijemur. 
Jenis Pakan Kelinci

Tumbukan Biji-bijan

Kelinci juga hampir dibilang mirip dengan tikus yang merupakan hewan pengerat. Maka dari itu pakan berupa biji-bijian juga bisa digunakan sebagai pakan kelinci, untuk bijian sebaiknya ditumbuk terlebih dahulu sebelum diberikan kepada kelinci. Biji-bijian yang bisa diberikan diantaranya adalah padi, kacang tanah, kedelai, gandum dan lain-lain. Sangat baik jika biji-bijian tersebut dikombinasikan (dicampur) antara sau dengan yang lainnya.
Jenis Pakan Kelinci

Pakan Buatan Berupa Konsentrat dan Pelet

Kosentrat dan pelet merupakan makanan buatan yang dibuat dari macam-macam bahan pakan kelinci. Pakan buatan akan lebih tahan lama dibandingkan dengan pakan alami yang mudah layu dan busuk. Pembuatan pelet dan kosentrat bisa saja menggunakan gabungan antara tanaman hijau, jagung, dedak, kedelai dll yang kemudian dibentuk menjadi butiran-butiran mengguakan mesin. Namun pemberian pakan pelet haruslah diimbangi dengan makanan hijauan dan juga wajib diberikan minum apabila diberikan pakan pelet. 
Jenis Pakan Kelinci

Nah begitulah kiranya Jenis Pakan Kelinci Agar  Dapat Tumbuh Sehat. Jadi untuk selanjutnya adalah tinggal strategi kombinasi pakan yang bisa disesuaikan oleh para peternak itu sendiri. Dengan melakukan kombinasi pakan akan lebih menghemat biaya, misal rumput, sayuran diselingi dengan pemberian pelet. 

Zat-zat Makanan Dan Nutrisi Yang Dibutuhkan Kelinci


Pakan adalah makanan pada binatang ternak yang berguna sebagai sumber energi dan sesuatu yang wajib dipenuhi dalam memelihara dan bertenak hewan. Pakan berfungsi untuk menunjang pertumbuhan binatang ternak serta bisa juga berfungsi sebagai obat ataupun untuk memenuhi perbaikan lemak dan sel-sel tubuh pada binatang ternak.

Pakan yang baik haruslah menandung zat-zat serta nutrisi yang dibutuhkan oleh makhluk hidup dan begitu pula kelinci. Zat-zat makanan sangat diperlukan kelinci untuk dapat bertahan hidup agar kelinci dapat tumbuh normal serta berfungsi menunjang produktifitas. Untuk seorang penghobi dan peternak kelinci pasti sangat mengharapkan hasil yang akan dicapai nantinya akan lebih baik.

Maka dari itu pemilihan pakan untuk kelinci kesayangan haruslah memperhatikan beberapa aspek penting berupa kandungan zat dan nutrisi yang memang dibuthkan oeh kelinci. Zat makanan dan nutrisi yang dibutuhkan oleh kelinci diantaranya adalah:

Air

Semua makhluk hidup membutuhkan air baik tumbuhan, hewan dan manusia. Air sangat berguna untuk tubuh, berguna untuk pencernaan dan metabolisme. Maka dari itu kelinci harus diberikan asupan air yang cukup agar tidak sakit. Akan tetapi yang menjadi masalah adalah pemberian minum untuk kelinci sangatlah jarang dilakukan karena memang hewan yang satu ini tidak minum air secara lansung. Kelinci dapat memenuhi kebutuhan air untuk tubuhnya dengan cara memakan makanan yang mengandung air seperti sayur-sayuran dan buah-buahan. Untuk saat ini perkembangan teknologi peternakan sudah sangat maju dan untuk memberikan minum kepada kelinci sudah bisa dilakukan dengan cara-cara tertentu, terutama untuk kelinci yang diberikan pakan jenis konsentrat atau pelet.

Kabrohidrat

Karbohidrat adalah gabungan dari kata karbon, hidogen dan oksigen yaitu merupakan zat utama yang sangat diperlukan bagi semua makhluk hidup. kabohidat berfungsi sebagai sumber energi tubuh yang paling berpengaruh, sebagai cadangan energi, memperlancar pencernakan dan juga sebagai pemanas alami tubuh. Untuk memenuhi karbohidrat pada kelinci bisa dengan cara memberikan pakan berjenis sayuran, buah, umbi, jagung, dll. Untuk lebih spesifik lagi tanaman dengan daun berwarna hijau sudah pasti memiliki banyak kandungan karbohidrat.

Protein

Protein adalah zat dengan kandungan senyawa organik komplek dan memiliki bobot mlekul yang besar berupa asam amino. Protein dibutuhkan kelinci untuk dapat tumbuh dan berkembang, protein juga berfungsi membentuk struktur, fungsi, sel-sel makhluk hidup dan virus baik. Protein bisa berasal dari makanan hewani dan nabati, untuk kelinci jangan sesekali diberikan protein hewani. Untuk memenuhi kebutuhan protein pada kelinci bisa dilakukan dengan memberi pakan berupa tumbuhan jenis kacang-kacangan seperti kacang panjang, buncis dan lain-lain.

Lemak

Lemak pada umumnya terdiri dari lemak hewani dan nabati, untuk kelinci sebaiknya diberikan makanan yang memiliki kandungan lemak nabati. Fungsi utama dari lemak adalah sebagai cadangan energi bagi makhluk hidup dan juga berfungsi sebagai senyawa organik. Untuk kelinci pemenuhan lemak bisa memberikan pakan berupa biji-bijian.

Vitamin

Vitamin merupakan zat dengan kandungan senyawa organik yang memiliki molekul kecil. Vitamin berfungsi mengatur tubuh makhluk hidup agar dapat hidup dan beraktifitas serta tidak mudah terserang penyakit. Macam-macam vitamin yaitu vitami A, B, C, D, E dan K yang terkandung pada bermacam-macam jenis makanan. 

Mineral

Mineral merupakan unsur kimia pada makhluk hidup yang tidak bisa rusak. Fungsi utama dari mineral adalah menghasilkan enzim yang berguna untuk menjaga kesehatan tubuh, tidak hanya itu, mineral juga berfungsi untuk menjaga kekebalan tubuh. Mineral yang sangat dibutuhkan tubuh diantaranya adalah kalsium, fosfor, sodium, zat besi dan magnesium. Kebutuhan mineral pada kelinci terutamakalsium dan Posfor berfungsi untuk pertumbuhan, laktasi. Menurut Cheeke (1987) kebutuhan mineral kelinci lebih tinggi daripada ternak lain, hal ini dilihat dari kandungan mineral daging dan susu kelinci lebih tinggi daripada ternak lain, terutama Ca dan P. Kandungan Ca susu pada kelinci laktasi adalah 4,5 – 6,5 g Ca/kg dan 3,5 – 4,4 g P/kg, dimana kisaran tersebut 3 kali lebih tinggi dari susu kerbau, sedangkan daging kelinci mengandung 129 ppm Ca (De Blas dan Wiseman, 1998). 

Dengan pemenuhan zat-zat makanan dan nutrisi yang dibutuhkan kelinci pasti akan sangat bagus untuk kualitas dan kuantitas kelinci ternakan. Untuk menghindari kemungkinan-kemungkinan buruk yang bisa saja terjadi maka pemenuhan nutrisi kelinci sangatlah wajib dan patut diperhatikan.

Membedakan Kelinci Dengan Terwelu

Membedakan Kelinci Dengan Terwelu

Membedakan Kelinci Dengan Terwelu - Kebanyakan masyarakat indonesia terutama suku jawa mengangap bahwa kelinci dan terwelu itu sama. Memang secara sekilas kelinci dan terwelu terlihat sama baik dari segi telinga, kaki, bulu dan bentuk tubuh yang hampir mirip dan menyebabkan persepsi masyarakat akan kelinci dan terwelu itu sama. Untuk itu penulis ingin berbagi tulisan mengenai perbedaan antara terwelu dengan kelinci agar bisa jadi  akan mendambah wawasan dan ilmu yang berguna. 

Mengenal Terwelu

Terwelu atau yang dikenal dengan nama ilmiah Lepus Europaeus merupakan salah satu hewan mamalia yang diklasifikasikan satu famili dengan kelinci. Ciri-ciri pada terwelu adalah postur tubuh terwelu memiliki ukuran yang lebih besar, memiliki telinga panjang, biasa hidup di lapangan terbuka dan termasuk kategori binatang alam liar. Terwelu sangat sering dijumpai di daerah Eurasia, Afrika, dan Amerika utara. Terwelu adalah hewan pemakan tumbuhan (herbivora). Terwelu biasanya hidup dengan sendiri atau berpasangan dan memiliki tubuh yang lebih kebal dibanding kelinci. 
Membedakan Kelinci Dengan Terwelu
Gambar Terwelu

Mengenal Kelinci

Kelinci atau yang dikenal dengan nama ilmiah Oryctolagus Cuniculus merupakan hewan mamalia yang sering disamakan dengan terwelu. Kelinci telah lama menjadi bianatang peliharaan atau binatang ternak sejak dulu. Ciri-ciri kelinci adalah memiliki ukuran tubuh kecil, memiliki telingan sama atau kurang dari panjang kepala kemudian jika di alam bebas kelinci biasa membangun sarang di dalam tanah untuk tempat tinggal dan berlindung dari binatang pemangsa. Kelinci termasuk jenis hewan yang hidup secara bergerombol dan saling membentuk populasi. 
Membedakan Kelinci Dengan Terwelu
Gambar Kelinci

Perbedaan Terwelu Dengan Kelinci

  • Bentuk Fisik terwelu dan kelinci terdapat perbedaan yaitu dari segi ukuran tubuh, terwelu lebih memiliki tubuh yang lebih besar dibandingkan dengan kelinci. 
  • Kemudian telinga terwelu lebih panjang dibandingkan dengan kelinci, jika terwelu ukuran telinganya bisa melibihi panjang kepala dan sedangkan telinga kelinci kurang dari atau sama dengan panjang kepala. 
  • Lalu dari segi kecepatan juga memiliki perbedaan, terwelu jauh lebih cepat dibandingkan dengan kelinci, kecepatan terwelu saat berlari bisa mencapai hingga 70 km/h.
  • Jika saat melahirkan anakan terwelu akan lebih cepat tumbuh besar dibandingkan dengan kelinci, hal yang paling mencolok adalah anak terwelu yang baru lahir matanya sudah langsung terbuka dan sudah ditumbuhi oleh bulu, sedangkan kelinci tidak.
  • Terwelu adalah binatang liar yang hidup bebas di atas tanah, sedangkan kelinci adalah hewan yang membuat sarang di dalam tanah. Dengan begitu bisa dibedakan bahwa terwelu lebih baik dalam hal bertahan hidup terhadap binatang predator sedangkan kelinci membuat sarang di dalam tanah untuk berlindung terhadap binatang predator.


Jadi kesimpulannya terwelu dan kelinci itu berbeda, meskipun terdapat kesamaan tapi terdapat bagian-bagian khusus yang menyebabkan terwelu dan kelinci harus dibedakan. Semoga dengan membaca tulisan ini pembaca akan mendapatkan ilmu yang bermanfaat, wasalam,,

Peluang Budidaya Kelinci Pedaging Menjanjikan

Kelinci Pedaging

Peluang Budidaya Kelinci Pedaging Menjanjikan - Kelinci pedaging adalah jenis kelinci yang memang tujuan pengembangbiakannya adalah untuk dikonsumsi dan diolah dagingnya sebagai bahan makanan. Dalam fokus ternak kelinci pedaging tentu memiliki banyak kelebihan di antaranya yaitu cara perawatan yang tidak terlalu rumit, kemudian termasuk jenis yang bisa menghasilkan banyak anak dalam satu periode melahirkan dan harga masih sangat terjangkau bagi pemula yang ingin membuka bisnis ternak kelinci pedaging. Pada tulisan sebelumnya tentang Prospek Ternak Kelinci Modal Kecil Hasil Melimpah penulis menyarankan untuk memulainya dengan kelinci pedaging dengan alasan biaya yang murah dan perawatan yang mudah yang sangat cocok untuk pemula yang baru belajar ternak kelinci. 
Baca Juga:
Dalam sebuah usaha tentu akan memiliki risiko yang akan berdampak pada kerugian, akan tetapi dalam ternak kelinci pedaging risiko-risiko tersebut bisa dibilang masih kecil daripada ternak kelinci hias yang bisa dibilang rumit. Contohnya saja kita bisa memulai usaha ternak kelinci pedaging hanya dengan modal sekitar kurang dari satu juta. Misal kita membeli indukan yang siap kawin dengan kisaran harga per pasannya 300 ribu, jadi dengan dana 600 ribu kita dapat membeli 4 ekor kelinci dan 400 ribu untuk kandang dan pelengkapan lain. 4 ekor dari kelinci tersebut bisa terdiri dari satu pejantan dan 3 betina, karena 1 pejantan kelinci mampu memproduktifkan 5-6 betina dengan sistem kawin ganti. 

Kelinci pedaging bisa melahirkan 5-8 anakan kelinci setiap satu kali periode melahirkan yaitu 1-2 bulan. Jika dihitung-hitung kelinci pedaging bisa produktif dalam waktu 1-2 bulan dan menghasilkan banyak anak tentu sudah bisa dibayangkan jika kita memulai usaha dengan 3 induk betina, lalu bagaiman jika dengan 100 betina yang podukif? Tentu usaha ternak kelinci pedaging akan menjadi sangat menjanjikan. Jika dengan 3 induk betina bisa jadi kemungkinan anak yang dihasilkan sekitar lebih kurang 15 ekor, waktu panen kelinci pedaging bisa dijual yaitu ketika usia 5-6 bulan dengan bobot sekitar 6 kilogram. Harga perkilo kelinci pedaing di pasaran kisaran 30-35 ribu rupiah, jika dikalikan 15 ekor kelinci kemunkinan memiliki bobot 90 kg dan jika dikalikan dengan harga 30 ribu maka keuntungan yang dipeoleh sekitar Rp. 2.700.000 per peiode panen (5-6 bulan). 

Untuk harga jual kelinci pedaging kemungkinan akan terus meningkat seiring dengan semakin banyaknya perminaan terhadap daging kelinci. Berdasarkan pengamatan perkembangan usaha olahan daging kelinci selalu mengalami peningkatan setiap tahunya dan masih sangatlah kurang penyedia daiging kelinci yang kemudian menyebabkan potensi usaha ternak kelinci pedaging menjadi sangat memungkinkan. 

Penjelasan di atas hanyalah gambaran dengan menunakan 3 ekor induk saja, mungkin masih diangap tidak sesuai, akan tetapi itu hanyalah tahap awal  atau tahap belajar dengan skala yang kecil, lalu bagaimana jika memiliki banyak indukan tentu hasilnya pun akan lebih besar. Bukankah sangat luar biasa peluang usaha ternak kelinci pedaging, dengan modal yang kecil bisa untung banyak. Hal terpening dalam memulai usaha adalah ketekunan dan ketelatenan serta keinginan untuk selalu belajar. Kemudian yang tidak kalah penting adalah kesabaran akan kegagalan. 

Prospek Ternak Kelinci Modal Kecil Hasil Melimpah

Prospek Ternak Kelinci

Prospek Ternak Kelinci Modal Kecil Hasil Melimpah - Kelinci adalah salah satu jenis hewan pemakan tumbuhan dan juga dagingnya bisa dimanfaatkan untuk dikonsumsi. Selain itu kelinci merupakan hewan yang unik, lucu serta indah yang menyebabkan kebanyakan orang suka menyukai hewan ini. Pada kesempatan kali ini penulis tertarik untuk membuat tulisan tentang prospek atau peluang usaha ternak kelinci. Tahukah anda jika banyak orang yang bisa mendapatkan banyak pundi-pundi rupiah melalui usaha budidaya kelinci. Penghasilan yang bisa didapat pun terbilang sangat menakjubkan bahkan bisa melebihi gaji dari seorang yang bekerja sebagai karyawan bank per bulannya. 

Untuk saat ini kelinci tidak hanya bisa dimanfaatkan untuk dikonsumsi, sekarang diiringi kemajuan zaman hewan yang satu ini sudah masuk ke dalam kategori hewan peliharaan. Karena kelinci bisa dijadikan sebagai hewan peliharaan maka menyebabkan nilai jual yang bisa dibilang cukup mahal terlebih lagi bagi kelinci hias. Maka dari itu, prospek usaha ternak kelinci menjadi sangat menjanjikan dan menguntungkan, kita bisa memulai usaha dengan menggunakan modal yang tidak terlalu banyak tinggal tergantung tujuan usaha kita yaitu untuk ternak kelinci pedaging atau ternak kelinci hias. Jika kita membudidayakan kelinci pedaging maka sasaran pasar atau sasaran penjualannya adalah untuk dikonsumsi yaitu seperti dijual ke pasar, rumah makan, warung sate dan sebagainya. Sedangkan untuk kelinci hias sasarannya adalah para penghobi kelinci dan pecinta hewan.
Baca Juga:
Dari gambaran di atas pasti sudah bisa menentukan arah dan tujuan dalam memulai usaha ternak kelinci ini. Saran dari kami untuk memulai sebuah usaha “cobalah memulai dari nol dengan modal yang sedikit dan jangan terlalu berambisi”. Sebaiknya dalam memulai sebuah sesuatu baru yang belum pernah dicoba sebaiknya tidak terlalu menggebu-gebu, pertama mencoba ternak dengan 5-6 indukan terlebih dahulu sambil belajar cara perawatan, cara mengawinkan, cara mengongobati apabila kelinci sakit dan sebagainya. Sebenarnya tidak masalah jika anda ingin langsung beternak dalam skala besar, akan tetapi apabila pengetahuan yan masih awam akan kelinci sebaiknya cobalah untuk bertahap. Kekurangan ilmu juga bisa berakibat pada kerugian, lalu bagaimana jika memulai usaha dengan skala yang besar dengan masih kurangnya pengetahuan maka dikawitirkan bisa-bisa nanti rugi.

Selanjutnya setelah dirasa sudah memiliki planning (rencana) seperti yang dipaparkan di atas langkah selanjutnya adalah menentukan jenis kelinci yang akan diternak, apakah jenis kelinci pedaging atau jenis kelinci hias. Tentu hal ini harus dipertimbangkan terlebih dahulu karena akan sangat berpengaruh terhadap biaya, perawatan, dan hasil yang akan dicapai. Jika dilogikakan harga jual kelinci hias jauh lebih mahal dibandingkan dengan kelinci pedaging kemudian cara perawatannya pun berbeda, tentu perencanaan sangatlah perlu dipertimbangkan dengan matang.

Yang paling menarik adalah ternak kelinci bisa dilakukan oleh siapa saja baik laki-laki ataupun wanita dan bahkan bisa dilakukan oleh pelajar agar bisa mendapat uang jajan tambahan. Pengalaman penulis sendiri pernah menggeluti dunia budidaya kelinci ini saat dulu masih di bangku SMA. Untuk seorang palajar bisa dibilang tidak terlalu rumit karena perawatan kelinci tidak terlalu sulit. Jika dulu anak kelinci yang sudah makan rumput masih dijual dengan harga 15-25 ribu saja untuk kelinci potong dan bedanya dengan sekarang harga kelinci potong sudah bisa dibilang mahal. Kelebihan lainnya adalah saat ini pemasaran kelinci menjadi lebih mudah, jika dulu sangat susah untuk mencari pembeli bahkan dengan keliling menawarkannya ke calon pembeli sekarang menjadi lebih mudah dengan dukungan alat komunikasi seperti handpone, media sosial (facebook, twitter, instagram dll), jadi tidak lah sulit untuk memperjual belikan binatang ternak.

Setelah pembaca membaca artikel ini pasti sudah bisa menggambarkan kira-kira bagaimana prospek usaha ternak kelinci yang sangat menjanjikan ini. Bahakan hanya dengan modal yang sedikit bisa mencoba untuk berwirausaha dan membangun bisnis sendiri. Kemudian yang terpenting dan harus ditanamkan pada diri kita adalah “jangan takut mencoba”.