Showing posts with label Burung. Show all posts
Showing posts with label Burung. Show all posts

4 Hal Penting Memilih Bibit Burung Kenari Ternak

Memilih Bibit Burung Kenari

Bibit burung kenari yang bagus akan menghasilkan keturunan yang unggul pula, baik ditinjau dari berbagai aspek. Memilih bibit adalah langkah awal untuk melakukan usaha ternak burung kenari, kemudian indukan atau bibit memiliki peran vital terhadap keberhasilan seseorang dalam melakukan usaha ternak. Ciri bibit yang baik dapat tumbuh dengan cepat, serta mampu menghasilkan keturunan yang memilik warna dan suara (gacor) yang berkualitas.

Memang untuk peluang usaha ternak burung kenari saat ini sangat menjanjikan, maka sebab itu faktor pemilihan bibit sangatlah penting. Memilih bibit burung kenari untuk diternakan atau dibudidayakan tentu sangat berbeda dengan yang hanya digunakan untuk peliharaan biasa. Kenari ternakan haruslah memiliki kualitas yang baik, dan bahkan lebih baik jika bibit yang dikembangbiakan sudah pernah juara kontes sehingga anakan yang dihasilkan nantinya sudah jelas kualitasnya. Kemudian beberapa hal penting yang perlu diperhatikan saat memilih bibit burung kenari adalah sebagai berikut:

Produktif

Produktif adalah kemampuan berkembang biak atau menghasilkan anak. Tujuan utama dari beternak burung kenari adalah untuk memperbanyak jumlah yang awalnya sedikit menjadi banyak. Bibit yang produktif adalah syarat mutlak yang harus dipenuhi, jika tidak pecuma saja melakukan ternak kalau tidak bisa menambah muatan kandang. Produktif yang dimaksudkan disini bukan hanya mampu bertelur dan memiliki keturunan, tapi produktif dalam hal kuantitas dan efisiensi waktu. Jadi burung kenari mampu menghasilkan banyak anak dan tidak butuh waktu lama untuk bertelur lagi.

Jenis Burung Kenari

Terdapat banyak sekali keanekaragaman jenis burung kenari di dunia, jadi sebelum memulai usaha ternak sebaiknya mengenali dan memahami jenis kenari yang akan diternakan. Dengan begitu seorang peternak akan memiliki gambaran yang pasti tentang bentuk tubuh dan karakter kenari yang akan dibudidayakan. Selain itu pentingnya mengetahui jenis-jenis kenari agar peternak bisa membuat patokan harga. Misalnya saja harga burung kenari impor jauh lebih mahal dibandingkan dengan kenari lokal, jadi apabila memilih beternak kenari impor pasti akan lebih menguntungkan. 

Suara Burung Kenari

Suara atau kicau adalah harga jual utama untuk burung kenari, semakin baik suaranya maka harga jualnya pun akan semakin mahal. Memilih induk yang memiliki suara bagus kemungkinan akan menghasilkan anak dengan suara yang bagus pula. Memang untuk suara atau kicauan burung bisa ditingkatkan kualitasnya dengan latihan, akan tetapi perlu diketahui jika faktor keturunan juga sangat mempengaruhi. 

Warna Burung Kenari

Pada perlombaan atau ajang kontes warna bulu juga menjadi poin penilaian yang mendukung suara. Sangat baik jika bibit burung kenari memiliki warna yang indah, pasti akan lebih enak untuk dipandang dan membuat harga jual burung melambung tinggi. Warna yang unik dan jarang ditemui bisa membuat burung kenari semakin banyak diminati. 

4 hal di atas adalah bagian-bagian penting yang perlu dijadikan sebagai pertimbangan saat memilih bibit burung kenari untuk diternakan. Akan tetapi ketika memilih harus juga memperhatikan hal lain seperti kesehatan burung, tidak cacat, normal dan memiliki postur tubuh yang ideal. Dengan bibit yang baik dan berkualitas kemungkinan besar usaha ternak burung kenari akan lebih sukses.

6 Alasan Peluang Usaha Burung Kenari Sangat Menjanjikan

Peluang Usaha Burung Kenari

Burung kenari merupakan salah satu burung kicau dari sekian banyak burung yang sangat populer di Indonesia. Tahukah anda jika ternyata burung yang biasanya dijadikan sebagai binatang hobi ini bisa dijadikan sebagai ladang penghasilan yang sangat menjanjikan. Untuk membudiayakan atau beternak burung kenari tidak harus dilakukan oleh seorang yang berpengalaman, bahakan bagi seorang pemula yang hanya dengan ilmu seadanya pun bisa mencoba terjun ke bidang usaha ternak kenari ini. Burung kenari banyak disukai karena suaranya yang indah serta memiliki bentuk tubuh yang bagus, memiliki banyak ragam jenis, bahkan untuk saat ini burung kenari juga bisa diikutkan ke dalam perlombaan atau kontes dengan hadiah yang lumayan besar.

Berikut adalah alasan mengapa peluang usaha burung kenari sangat menjanjikan



Burung Kenari Merupakan Burung Hobi

Kebanyakan orang yang sukses membudidayakan burung kenari di latar belakangi karena hobi. Dalam dunia usaha ternyata investasi hobi justru malah memiliki kemungkinan keberhasilan yang sangat tinggi, faktanya dari kegemaran terhadap sebuah bidang kemudian membuatnya menjadi paham dan berilmu. Tidak hanya dalam hal hobi burung kenari, ternyata memang banyak orang yang berhasil sukses berkat hobi yang dia tekuni, misalnya saja pemain sepak bola, seorang penulis, penyanyi dan masih banyak lagi.

Namun bukan berarti untuk pemula yang baru menggeluti bidang ini tidak memiliki peluang untuk berhasil. Pada dasarnya keberhasilan sangat membutuhkan proses yaitu sejak dari memulai, belajar, paham, berilmu dan hingga sukses. Jadi selanjutnya tinggal bagaimana cara kita untuk benar-benar menekuni usaha budidaya burung kenari itu sendiri. 

Modal Ternak Kenari terjangkau

Untuk memulai usaha ternak burung kenari modal yang dibutuhkan oleh seorang pemula tidak terlalu memberatkan. Hanya dengan modal antara 1-2 juta sudah bisa membuka usaha ternak ini dengan skala kecil. Kemudian yang perlu disiapkan hanyalah bibit burung kenari, kandang/sangkar, pakan yang tentu saja modal yang dikeluarkan adalah modal miring. Burung kenari bisa dibudayakan oleh siapapun, misal orang dewasa, anak muda, pelajar bahakan bisa dijadikan sebagai usaha sampingan. 

Tempat atau Lahan yang bisa disesuaikan

Alasan lain kenapa usaha tenak burung kenari patut dicoba karena tempat atau lahan yang dipelukan tidak terlalu banyak dan bahkan kita bisa beternak kenari pada ruangan yang seadanya. Jadi memelihara burung kenari bisa dilakukan di rumah dan irit biaya. Untuk seorang yang memiliki pekerjaan lain, ternak kenari bisa dijadikan sebagai usaha sampingan yang bisa menambah penghasilan.  

Perawatan Burung Kenari yang Mudah

Memelihara burung kenari tidak perlu memiliki keahlian khusus, cukup hanya dengan ketelatenan secara rutin kita sudah bisa mencoba beternak kenari. Pemberian pakan yang cukup, membesihkan kandang, menjemur, menjodohkan, mengawinkan hingga burung kenari bisa menghasilkan keuntungan adalah hal yang mudah dilakukan. Hanya dengan sedikit mempelajari dasar-dasar cara ternak burung kenari, seorang pemula akan langsung bisa mempraktekannya dengan mudah. Walaupun terkadang terdapat sedikit kendala dalam perawatan burung kenari, maka semua akan dapat diselesaikan apabila seorang peternak selalu tekun dan belajar. 

Ilmu Burung kenari mudah didapakan

Dalam usaha ternak yang dilakukan pemula tentu akan memiliki banyak sekali kendala yang akan dihadapi, misalnya bingung cara merawat, masalah pengendalian penyakit, dan sebagainya. Lantas jangan menjadikan hal tersebut sebagai alasan takut mencoba, sebenarnya ilmu akan mudah didapatkan ketika kita lansung mempraktekannya. Logikanya seperti kita sekolah, jika hanya dengan penjelasan teori akan sangat sulit untuk diingat, tapi berbeda dengan praktek yang lebih mudah untuk diingat. Untuk saat ini dengan bantuan internet kita bisa dengan mudah menemukan solusi masalah yang sedang dihadapi, berbagi pengetahuan, dan masih banyak lagi.

Harga Jual Burung Kenari yang tinggi

Alasan ternak burung kenari sangat menjanjikan adalah karena Harga burung kenari sangat bervariasi dan semakin hari semakin tinggi karena semakin populer dan banyak peminatnya. Untuk harga burung kenari disesuaikan oleh jenis kenari itu sendiri, misal burung kanari lokal, F1, F2, F3, yorkshire memiliki harga yang berbeda-beda. Jadi para peternak bisa memilih jenis mana yang akan diternak dan dibudiayakan. Kemudian cara memasarkan atau menjual burung kenari untuk saat ini bisa dibilang lancar dan banyak dicari oleh orang.

Baca Juga:

Bagi yang ingin mencoba beternak burung kenari setelah membaca tulisan ini pasti sudah bisa memprtimankan prospek kedepannya. Selanjunya tinggal tergantung niat dan prakek, telaten dan harus memiliki keinginan belajar yang tinggi.

Cara Ternak Kenari Dari Pemula Hingga Paham dan Berilmu

Cara Ternak Kenari Dari Pemula

Cara Ternak Kenari Dari Pemula Hingga Paham dan Berilmu - Burung kenari adalah termasuk jenis hewan peliharaan hobi.  Sebagian orang memelihara burung kenari dikarenakan hobi, akan tetapi tidak jarang yang menjadikan beternak burung kenari menjadi investasi dengan motif mencari penghasilan. Disebabkan harga burung kenari yang semakin meroket menyebabkan kebanyakan dari penghobi dan mereka yang paham tentang kenari untuk terjun dan menggeluti bidang budidaya ini. Bagi mereka yang telah sukses meraup keuntungan dari ternak kenari bisa mendapatkan penghasilan hingga berpuluh-puluh juta.

Berbicara mengenai ternak burung kenari memang mempunyai prospek yang sangat tinggi. Terlebih lagi saat ini dukungan teknologi yang sangat baik akan sangat memudahkan untuk mendistribusikan jual beli burung kenari, misal media sosial, situs web, periklanan internet dan sebagainya yang bisa dijadikan oleh peternak sebagai tempat mencari para calon pemebeli. Tidak hanya itu, saat ini indonesia telah memasuki MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) yaitu perdagangan bebas se Asia Tenggara. Pasti bukan tidak mungkin kita para peternak kenari di indonesia bisa menjadi distributor kenari ke luar negeri.

Lalu apa syarat utama bagi pemula untuk menggeluti bisnis ternak burung kenari? Jawaban dari pertanyaan kalian akan terjawab dengan membca kelanjutan tulisan ini. Pada tulisan ini admin mencoba menjelaskan secara detail dari awal hingga akhir mengenai cara ternak kenari secara padat.
Kalian ingin serius beternak kenari? Maka yang harus anda siapkan adalah:
  1. Ilmu dan pemahaman tentang burung kenari, 
  2. Memiliki modal baik materi dan non materi,  
  3. Memilih indukan yang bagus dan berkualitas,  
  4. Menyiapkan sangkar/kandang kenari, 
  5. Bisa melakukan penjodohan burung kenari, 
  6. Mengawinkan Burung Kenari hingga proses pengeraman,  
  7. Perawatan Burung Kenari Setelah Menetas.

Sebenarnya tidak hanya ketujuh poin di atas yang menentukan kesuksesan dalam beternak kenari. Keinginan belajar, ketekunan, kesabaran, dan ketelatenan harus benar-benar tertanam pada diri seorang peternak. Percuma saja bila semua aspek terpenuhi tapi kita malas-malasan, tidak sabar, tidak mau belajar pasti hanya akan menghambat dan  bisa-bisa kesuksesan yang akan kita raih menjadi pudar. Oke, kembali lagi ke pembahasan kenari. 

Kenapa Ilmu dan Pemahaman Burung Kenari Penting? 

Logikanya begini, seorang penghobi harus memiliki ilmu dan pemahaman, jadi apalagi seorang peternak. Ilmu, paham, kemudian Berilmu dan Paham tentang burung kenari sangat diharuskan jika ingin membudidayakan burung kenari. Pertama ilmu, Ilmu adalah keahlian seseorang dalam sebuah bidang tertentu, jadi bisa di dapat dari belajar dan ilmu ini adalah modal awal untuk sukses terjun ke dunia burung kenari. Biasanya seorang yang baru memulai memiliki hobi burung kenari, secara tidak langsung dia akan mengerti tentang dasar-dasar memelihara burung kenari. Kedua adalah paham, paham adalah memiliki pengetahuan yang banyak dan mengerti benar mengenai burung kenari. Paham akan didapat ketika seorang pemula yang sudah lama bergelut pada bidang burung kenari, contohnya paham mengenai burung kenari berkualitas, paham cara merawat dan sebagainya. Ketiga berilmu dan paham, tahap ini adalah tahap dimana seorang penghobi bisa benar-benar terjun ke dunia ternak kenari dan sudah memiliki skill khusus dibandingkan dengan pemula dan penghobi. Lalu apakah harus menjadi berilmu dan paham untuk terjun ke bisnis ternak burung kenari? Tentu saja tidak, karena ilmu dan pemahaman akan didapat seiring dengan berjalannya waktu, semakin kita ingin belajar dan telaten maka akan semakin cepat kita berilmu dan paham. Saran saya, mulailah bergaul dengan penghobi burung kenari agar bisa saling diskusi dan bertukar pikiran. Sekarang untuk mencari informasi bukankah sangat mudah, bisa melalui internet, sosial media, forum diskusi dan sebagainya yang tentu akan menambah wawasan anda.

Kenapa harus memiliki modal untuk beternak burung kenari?

Untuk memulai bisnis tentu kita harus memiliki modal baik materi dan non materi. Coba anda lihat ketujuh poin di atas tentu anda akan dituntut untuk mengeluarkan sejumlah modal. Misalnya untuk membeli indukan, sangkar dan peralatan-peralatan lainnya begitu juga dengan pakan. Jadi memang beginilah yang dinamakan investasi, mengeluarkan modal di masa sekarang untuk mendapatkan modal yang lebih besar di masa yang akan datang, wajar saja bukan?. Pasti kita akan berfikir risiko-risiko yang kemungkinan akan muncul, kegagalan yang akan menghantui, bangkrut dan tidak balik modal, maka untuk memulai lupakan hal yang seperti itu dan jangan kenali risiko. Memang untuk modal semua orang akan berfikir dua kali karena takut akan kegagalan, jadi intinya tinggal diri dan niat kita yang perlu dimantapkan.

Memilih Jenis dan Indukan Kenari Berkualitas

Indukan kenari adalah penentu keberhasilan peternak, dengan kata lain indukan adalah syarat mutlak yang harus dipilih dengan hati-hati. Kesalahan dalam memilih indukan akan berakibat fatal bagi hasil ternakan dan akan menyulitkan peternak pada nantinya. Jika kita tidak dengan benar memilih indukan yang berkualtas bisa saja anakan yang dihasilkan dari ternakan tidak berkualitas pula, bahkan akan muncul masalah-masalah lain misal burung kenari susah dijodohkan, susah dikawinkan dan sebagainya.

Untuk memilih indukan betina usahakan pilih yang memiliki tubuh besar. Biasanya indukan dengan tubuh yang besar akan lebih produktif dan lebih banyak menghasilkan telur. Kemudian lihat juga warna, kicau dan kelincahan indukan karena nanti keturunannya akan memiliki sifat yang jauh tidak berbeda dari indukan. Untuk menghindari kemungkinan-kemungkinan yang tidak diinginkan sebaiknya membeli indukan kepada orang yang berpengalaman atau peternak kenari secara langsung dan jangan asal-asalan membeli indukan. Kenapa demikian? Alasannya karena kita ketahui bahwa harga burung kenari yang memang lumayan mahal, maka dari itu kita harus memilih yang pasti-pasti saja agar tidak salah.  

Menyiapkan Sangkar atau Kandang Burung Kenari 

Setelah lama dan banyak waktu terkuras untuk mendengarkan ceramah penulis di atas sekarang kita masuk ke inti permasalahan. Anda memutuskan untuk serius beternak burung kenari? Langkah awal yang perlu disiapkan adalah kandang atau sangkar. Bagi peternak kenari sangkar yang harus disiapkan bisa terbagi dalam dua kategori, yaitu sangkar yang berfungsi untuk penangkaran dan sangkar yang berfungsi untuk tahap pembesaran burung kenari. Untuk ukuran kandang tidak ada aturan khusus berapa dan seperti apa, jadi dengan begitu kandang bisa disesuaikan sesuai keinginan peternak itu sendiri. Sedikit saran dari penulis, untuk sangkar penangkaran burung kenari usahakan diletakan di lokasi yang sejuk dan tidak terlalu panas, agar induk yang mengeram telur tidak sering turun dari sangkar yang kemungkinan menyebabkan telur gagal menetas.

Hal penting yang termasuk ke dalam sangkar/kandang burung kenari yaitu tempat bertengger, sarang untuk bertelur, tempat makan dan minum dan alas untuk kotoran kenari. Maka komponen pelengkap kandang ini juga harus diperhatikan dengan baik, untuk bagian penting yang perlu diperhatikan adalah sarang burung kenari. Sarang bisa dimasukan ke kandang apabila burung sudah melalui proses perjodohan dan perkawinan. 

Menjodohkan Burung Kenari

Selanjutnya setelah memiliki indukan dan sudah memiliki kandang maka yang harus dilakukan adalah menjodohkan burung kenari supaya burung mau dikawinkan dan menjadi produktif. Proses perjodohan burung kenari harus dilakukan dengan hati-hati supaya tidak gagal, jika gagal maka peternak harus menjodohkan induk kenari dengan pejantan lainnya. Bagi peternak yang baru mulai pasti akan dituntut untuk mengeluarkan modal tambahan untuk membeli indukan atau pejantan yang baru, jadi dalam hal perjodohan kenari harus adanya prinsip kehati-hatian. Untuk menjodohkan burung kenari setidaknya ada beberapa tahapan sebagai berikut:
  • Kenari pejantan dan betina (calon induk) bisa diletakan bersebelahan, bisa menggunakan kandang khusus penangkaran yang memang sudah memiliki desain pembatas antara pejantan dan betina atau bisa juga menggunakan dua buah kandang biasa yang dijejerkan berdekatan. 
  • Pastikan induk kenari tidak bertarung dengan kenari pejantan apabila dijejerkan dengan pejantan, jadi apabila burung kenari pejantan dan betina bertarung maka sudah dipastikan tidak berjodoh atau bisa diganti dengan yang lainnya. Maka dari itu seorang peternak harus mengerti dan paham ciri-ciri pada burung kenari yang siap dikawinkan. 
  • Burung kenari yang berjodoh akan terlihat lebih romantis, pejantan akan menunjukan kegagahannya dengan berkicau merdu serta mengepah-ngepahkan sayap dan kemudian mendekati kenari betina. Sedangkan kenari betina akan terlihat bersimpati dengan tindakan kenari pejantan dengan memperhatikan dan perlahan-lahan mendekati kenari jantan. Proses perjodohan ini bisa dilakukan selama dua sampai tiga hari. 
  • Kemudian tunggu perkembangan hingga beberapa hari, jika perilaku kenari pejantan dan betina tidak berubah maka bisa dibilang kenari tersebut berjodoh. Dengan begitu kenari tidak akan bertarung apabila dicampurkan dalam satu kandang. 
  • Selanjutnya burung kenari yang berjodoh akan saling meloloh satu sama lain dan dengan demikian kenari sudah sah dipindahkan ke satu sangkar supaya bisa melakukan proses perkawinan. Bagi indukan yang baru pertama melakukan perkawinan sebaiknya untuk menghindari kekawatiran sebaiknya pejantan bisa dicampurkan pada satu kandang dengan indukan betina hingga bertelur.
    Cara Ternak Kenari Dari Pemula
    Gambar: Komunitas Kenari Malang


Mengawinkan Burung Kenari hingga proses pengeraman 

Dalam tahap mengawinkan burung kenari perlu adanya persiapan dari peternak kenari seperti waktu yang tepat, sangkar, situasi dan bakal calon indukan yang akan dikawinkan.  Jadi semua persiapan haruslah diusahakan dengan sebaik mungkin sebelum dilakukannya proses mengawinkan kenari.

Mengawinkan Burung Kenari bisa dilakukan dengan dua cara yaitu kawin cabut dan kawin inap. Kawin cabut adalah dimana kenari yang sudah dikawinkan akan dipisahkan kembali dan kemudian dilanjutkan pada hari berikutnya. Dan kedua adalah kawin inap dimana burung kenari betina dan pejantan dikawinkan selama 2-3 hari dalam satu kandang. Kelebihan kawin cabut yaitu untuk menghindari kenari bertarung saat tidak diawasi, terkadang walaupun perjodohan terlihat baik, masih ada kemungkinan kenari tidak jodoh saat dicampur dan ditempatkan untuk kawin inap. Saran penulis, untuk burung kenari yang baru belajar berjodoh sebaiknya proses mengawinkan dilakukan dengan cara kawin cabut. 

Setelah kenari berjodoh pasti tidak akan membutuhkan waktu yang lama untuk bertelur dan mengerami telur. Sebelum bertelur setidaknya peternak harus terlebih dahulu membuatkan sarang tempat bertelur bagi induk kenari. Sarang bisa dibuat dengan menggunakan jerami, sabut kelapa dan sejenisnya, kemudian sarang bisa digantung atau diletakan dipinggir. Yang terpenting adalah sarang tersebut terasa nyaman dan aman dari gangguan. Lebih baik sarang diletakan digantung dan jauh dari pintu kandang agar induk kenari yang mengeram tidak merasa terganggu saat peternak memberikan pakan dan pergantian air minum. 

Perawatan Burung Kenari Setelah Menetas

Telur burung kenari biasanya akan menetas selama dua minggu atau 14 hari setelah telur dierami oleh indukan. Bagi peternak yang baru pertama melihat penetasan telur kenari jangan heran jika telur tidak menetas secara bersamaan, biasanya telur akan menetas dengan selisih waktu satu hari karena diakibatkan proses bertelur yang memang hanya satu hari sekali.
Perawatan burung kenari setelah menetas bisa dilakukan dengan:
  • Mengusahakan agar kandang kenari aman, dimaksudkan aman disini adalah aman bagi anak kenari yang baru menetas. Jauhkan kandang dari kemungkinan adanya hewan pemangsa misalnya tikus, kucing, semut dan sejenisnya yang kemungkinan membahayakan anak burung. 
  • Anakan burung yang baru menetas biasanya akan memiliki sisa-sisa dari cairan telur yang kemungkinan bisa memicu munculnya tungau, kutu, dan serangga. Untuk itu anda bisa memberikan serbuk-serbuk pengusir seperti kapur ajaib, serbuk abu atau tembakau.  
  • Usahakan keadaan kandang selalu bersih, baik dari kotoran ataupun sisa pakan yang tercecer agar tidak menyebabkan perkembangan bakteri dan mikro organisme.  
  • Letakan kandang pada tempat bersuhu hangat dan tidak terlalu dingin, anda bisa menambahkan penerangan dengan menggunakan lampu pijar 5 watt yang berfungsi untuk penerangan dan penghangat. 
  • Perhatikan pakan yang diberikan dan usahakan berikan pakan yang lunak. Induk kenari akan meloloh anakan yang baru menetas hingga anakan kenari besar, untuk itu sebaiknya berikan pakan yang lunak dan mudah dicerna.

Tidak terasa ketujuh poin penting untuk beternak kenari sudah semuanya terbahas. Semoga dengan hadirnya tulisan ini bisa memberika ilmu yang bermanfaat bagi para pembaca sekalian. Kunci sukses adalah dengan niat yang mantap dan keberanian untuk berusaha, jika anda memang benar ingin serius memulai ternak kenari maka cobalah den perbanyak pengetahuan dan pahami tentang bidang yang ingin anda tekuni.

Demikian tulisan tentang cara ternak kenari paling lengkap ini kami buat, apabila terdapat banyak kekurangan atau kesalahan kami mohon maaf sebesar-besarnya. Kita sama-sama belajar dan berharap bisa berbagi ilmu yang bermanfaat. Terimakasih!