Showing posts with label Budidaya Ayam. Show all posts
Showing posts with label Budidaya Ayam. Show all posts

Tips Memilih Bibit Ayam Petelur Bermutu

ayam petelur

Tips Memilih Bibit Ayam Petelur Bermutu - Dalam sebuah usaha budidaya, faktor yang paling menentukan keberhasilan seorang peternak ataupun petani adalah bibit yang akan di budidayakan. Begitu pula terhadap budidaya ayam petelur, yang dimana langkah awal yang harus dimulai ialah mengetahui bibit yang berkualitas, tujuannya adalah supaya hasil yang akan dipanen akan lebih maksimal.

Ciri-ciri bibit ayam petelur yang berkualitas adalah:Keadaan Bibit yang sehat dan tidak memiliki cacat fisik.Pertumbuhan bibit ayam petelur harus normal.Keturunan bibit ayam petelur haruslah bagus

Teknik memilih bibit ayam yang baru berumur satu hari:
  • Pastikan bibit berasal dari induk yang sehat.
  • Keadaan bulu pada bibit ayam petelur rapat dan halus.
  • Tidak memiliki kecacatan fisik.
  • Bibit harus memiliki nafsu makan yang bagus agar cepat tumbuh.
  • Ukuran tubuh normal dan lebih baik memilih yang besar.



Membandingkan Pakan Dengan Telur yang dihasilkan

Memperhatikan Produksi Telur
Ayam petelur yang sehat dan tidak cacat akan lebih banyak menghasilkan telur dibandingkan dengan bibit yang tidak sehat. Kesehatan ayam bisa diketahui dengan cara langsung melihat keadaan fisiknya. Ayam yang tidak sehat akan cenderung lebih pucat dan tidak memiliki gairah.
Maksudnya normal disini adalah ayam bisa tumbuh dan besar dengan sewajarnya, dan tidak pernah sakit sejak dari pertama menetas.

Faktor genetik pada hewan pastinya akan lebih dominan menurun terhadap keturunannya. Jadi ayam petelur akan mewarisi sifat dari induknya. Jadi dengan demikian pilihlah bibit dari indukan yang mampu menghasilkan banyak telur. Apabila bibit berasal dari indukan yang hanya bertelur sedikit, yang dikuatirkan akan menurun kepada keturunannya.

Penjelasan di atas adalah untuk memilih bibit yang baru menetas. Selanjutnya adalah ciri bibit induk ayam petelur yang berkualitas, yang harus diperhatikan diantaranya:

Dalam hal ini, untuk memilih induk ayam petelur yang berkualitas adalah dengan membandingkan pakan dengan telur yang dihasilkan. Ayam yang bagus adalah ayam yang mengkonsumsi pakan sedikit akan tetapi mampu menghasilkan banyak telur. Maka dengan begitu akan lebih mengirit pakan dan lebih efektif dalam memproduksi telur. Pastinya peternak akan rugi apabila memiliki induk yang menghabiskan banyak pakan tetapi hanya mampu menghasilkan beberapa telur saja.

Hal ini merupakan penilaian kedua setelah yang di atas. Tetapi sebaiknya lebih mengutamakan membandingkan pakan dengan jumlah telur yang dihasilkan. Percuma juga jika induk dapat bertelur dengan banyak akan tetapi boros pakan. Bukankan sebagai peternak harus lebih pintar mengatur output dan input agar nantinya tidak mengalami kerugian.