Kelebihan Babon Unggul dan Babon Cetak Ayam Aduan

Induk ayam atau babon adalah syarat yang wajib supaya menghasilkan keturunan ayam aduan juara. sebagai seoang botoh atau penghobi ayam bangkok aduan maka kita harus mengatahui bagaimana ciri babon ayam yang berkualitas agar kita bisa menyeleksi bibit-bibit ayam yang berbakat.
Induk Ayam

Induk ayam atau babon ayam aduan memiliki peran lebih penting dibandingkan dengan pacek (pejantan) ayam aduan. Berbeda dengan ayam pejantan, induk ayam akan lebih dominan mewariskan gen terhadap keturunannya. Umumnya terdapat dua jenis babon ayam aduan yang baik untuk dibudidayakan yaitu jenis babon unggul dan babon cetak.

Pada kesempatan kali ini penulis akan membagikan tulisan tentang Kelebihan Babon Unggul dan Babon Cetak Ayam Aduan yang perlu para botoh ketahui supaya bisa dijadikan sebagai acuan untuk memilih induk ayam aduan yang berkualitas.

Mengenal Babon Unggul Ayam Aduan


Apa itu Babon Unggul Ayam Aduan?

Sesuai dengan namanya, babon unggul adalah babon yang lebih dominan dibandingkan dengan pejantan dalam menghasilkan keturunan. Dengan kata lain anak ayam akan dominan mewarisi gen sang induk, baik dari ciri fisik, gaya tarung, stamina, pukulan dan mental. Jadi tidaklah heran jika peternak yang sudah memiliki nama lebih suka menjual pejantan dibandingkan dengan menjual induk dikarenakan babon yang mereka miliki adalah babon unggul.

Bagaimana Mengenali Ciri Babon Unggul?

Pada umumnya para botoh mengenali ciri babon unggu dengan melihat ciri fisik, gaya tarung, stamina dan mental layaknya memilih ayam aduan pejantan. Kemudian tidak jarang para botoh melakukan seleksi babon dengan cara mengadu babon dengan babon lainnya. Selain itu katurangan juga menjadi acuan dalam memilih babon unggul yang berkualitas.

Kelebihan dan Kekurangan Babon Unggul

Kelebihan:

  • Sangat mudah untuk mengenali ciri fisik babon unggul.
  • Babon unggul bisa langsung dibudidayakan tanpa kawatir buruknya hasil keturunan
  • struktur fisik dan teknik lebih bagus dibandingkan babon cetak.


Kekurangan:

  • Sangat susah untuk mendapatkan keturunan yang mewarisi gen dari pejantan.
  • Diperlukan uji tanding untuk menilai babon unggul dan tidak jarang malah babon menjadi rusak.
Kesimpulannya untuk jenis babon unggul sangat mempengaruhi keturunan. Tidak jarang bila babon unggul dikawinkan dengan pejantan yang kurang bagus dan bisa menghasilkan anak yang berkualitas.

Mengenal Babon Cetak Ayam Aduan



Apa itu babon cetak Ayam Aduan?

Berbeda dengan babon unggul yang lebih dominan mewariskan gen terhadap keturunannya, babon cetak adalah babon yang menghasilkan anakan yang dominan menyamai pacek (pejantan). Jika diibaratkan mesin maka babon cetak bisa dikatakan sebagai mesin foto copy, dengan kata lain apabila dikawinkan dengan pejantan yang bagus maka akan menghasilkan anak yang bagus dan sebaliknya.

Bagaimana Cara Mengenali Ciri Babon Cetak?

Untuk melihat ciri babon cetak bisa dengan cara mengamati hasil keturunan. Jika anak ayam terlihat lebih dominan mewarisi sifat sang induk maka induk ayam adalah kategori babon unggul. Kemudian jika anak ayam terlihat lebih dominan mewarisi sifat pejantan maka induk ayam adalah babon cetak. Pada umumnya terdapat tiga jenis babon cetak, yaitu:

  • Babon cetak fisik, yaitu lebih dominan menurunkan ciri fisik pejantan kepada keturunannya.
  • Babon cetak teknik, yaitu lebih dominan menuunkan teknik atau gaya tarung dari pejantan (pacek) kepada keturunnanya.
  • Babon cetak fisik & teknik, yaitu menurunkan teknik dan ciri fisik dari pejantan kepada keturunannya.


Kelebihan dan Kekurangan Babon Cetak

Kelebihan:

  • Bisa mendapakan keturunan dari jago yang sudah juara.
  • Ciri fisik dan teknik anak ayam bisa menyamai pejantan.
  • Babon cetak sangat dicari oleh kebanyakan penghobi ayam aduan.


Kekurangan:

  • Sangat susah untuk mengenali ciri babon cetak yang sebenarnya dan tidak bisa hanya dilihat dari ciri fisik.
  • Perlu adanya uji keturunan yang membutuhkan waktu panjang hingga para peternak bisa mengenali babon cetak dan mengambil kesimpulan.
  • Harus menunggu hingga keturunan dewasa untuk menyimpulkan seekor babon cetak atau bukan.

Kesimpulannya bahwa babon cetak sangat sulit ditemukan, kemudian tidak jarang para peternak melakukan uji keturunan dan memakan waktu cukup lama yang hasilnya tidak sesuai dengan harapan.

Setelah membaca tulisan Babon Unggul dan Babon Cetak Ayam Aduan di atas pasti rekan-rekan akan lebih teliti saat memilih induk yang akan digunakan untuk melakukan ternak ayam bangkok aduan. Kami cukupkan sampai di sini untuk tulisan ini, semoga bermanfaat dan menjadi ilmu yang berguna.


Cara Mengobati Ayam Aduan yang Terkena Pukul Saraf

Cara Mengobati Ayam Aduan yang Terkena Pukul Saraf - Seperti yang kita ketahui jika saraf merupakan bagian vital dari ayam aduan dan sangat berbahaya apabila ayam aduan cedera karena terkena pukul saraf yang terlalu berat. Tidak jarang dari para botoh sekalian mengalami kejadian serupa dimana ayam aduan kesayangan kita saraf motoriknya terganggu setelah diadu. Kemungkinan kerusakan saraf pada ayam disebabkan akibat pukulan yang berat ke arah kepala dan leher ayam aduan. Untuk ayam yang sudah tua memang lebih baik untuk dipensiunkan tapi bagaimana jika ayam yang terkena saraf adalah ayam muda, maka tidak ada salahnya untuk mencoba menyemuhkannya.
Ayam Aduan yang Terkena Pukul Saraf

Ciri-ciri ayam yang terkena pukul saraf yaitu ayam menjadi sering kaget dan kejang-kejang seperti terkena penyakit ayan. Untuk mengobati dan menyembuhkan ayam yang terkena pukul saraf memang sangat susah dan memerlukan keberuntungan. Kemudian untuk mengobati saraf ayam memerlukan waktu yang cukup lama sama seperti penyakit turun urat dan ayam yang sudah pernah mengalami kerusakan saraf meskipun sembuh sewaktu-waktu kemungkinan bisa saja kumat.

Meskipun begitu kemungkinan berhasil tidaklah nol persen, jadi jangan berkecil hati jika ayam kesayangan anda terkena penyakit saraf. Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi tips cara mengobati ayam aduan yang terkena pukul saraf.

Cara Mengobati Ayam Aduan yang Terkena Pukul Saraf

Ayam Diistirahatkan Total

Ayam yang terkena pukul saraf dan mengalami kerusakan saraf sebaiknya diistirahatkan hingga 1 atau 2 bulan. Jika kerusakan saraf tidak terlalu parah maka dalam kurun waktu tersebut sudah bisa dilihat perubahan ayam yang membaik. Dalam poses ini sebaiknya ayam jangan diabar dan biarkan saja di dalam kandang. Kemudian sesekali umbar ayam dan biarkan ayam mandi pasir (kipu).

Berikan Pakan yang Lunak

Ayam yang mengalami kerusakan saraf sebaiknya diberikan pakan yang lunak dan muda dicerna. Kemungkinan ayam yang sarafnya rusak juga mengalami cedera pada bagian pencernaan. Sebaiknya berikan pakan berupa nasi dan konsentrat atau bubuk jagung. Selain itu coba saat pemberian pakan diletakan di atas lantai yang permukaannya datar.

Lakukan Pemijatan Pada Ayam

Untuk memulihkan saraf ayam yang rusak bisa juga dengan cara memijat pada bagian tubuh ayam. Kemudian pemijatan sebaiknya dilakukan dengan sangat hati-hati kemudian dilakukan secara rutin. Agar lebih mudah saat memijat sebaiknya usap badan ayam dengan menggunakan air hangat.

Lakukan Pemberian Jamu

Jamu adalah ramuan yang diracik menggunkan bahan-bahan herbal. Pemberian jamu bertujuan untuk menyehatkan ayam dan mengobati dari dalam. Pengalaman rekan saya mengobati penyakit saraf ayam dengan menggunakan merica dan gula merah yang diberikan setiap sore pada ayam dan terbukti dalam satu bulan ayam sudah normal.

Memang untuk mengobati ayam yang terkena pukulan berat memang susah dan butuh kesabaran, terkadang justru setelah sembuh malah ayam menjadi turun mental dan tidak berani tarung. Akan tetapi walaupun demikian tidak ada salahnya jika mencoba. Itulah sedikit bahasan mengenai Cara Mengobati Ayam Aduan yang Terkena Pukul Saraf yang dapat kami sajikan, Semoga bermanfaat.




Hama & Penyakit Pada Tanaman Cabe dan Cara Pengendaliannya

Hama & Penyakit Pada Tanaman Cabe

Bidang usaha pertanian memang tidak terlepas dari proses menyemai, pembuatan lahan,menanam, merawat hingga tahap pemanenan. Akan tetapi sebagai seorang petani terkadang semuanya tidak berjalan sesuai dengan yang kita harapkan bahkan sangat sering kita mengalami yang namanya kerugian dan gagal panen.

Salah satu penyebab dari semua masalah di atas adalah disebabkan karena dasyatnya serangan hama dan penyakit terhadap tanaman cabe milik kita, sehingga menyebabkan kerusakan yang merugikan.
Kita semua pasti sudah tahu kalu menanam cabe membutuhkan modal yang tidak sedikit. Kemudian terlebih lagi jika kita menanam cabe misalnya di luar musim, di musim hujan atau di musim panas, tentu kita harus lebih hati-hati dan juga harus memiliki pengetahuan yang banyak tentang tani cabe.
Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi sedikit pengetahuan mengenai hama dan penyakit pada tanaman cabe serta cara pengendaliannya secara lengkap.

Hama Tanaman Cabe dan Cara Pengendaliannya


Jika berbicara mengenai hama tanaman cabe memang sangatlah banyak, bahkan rumput liar (gulma) yang mengganggu tanaman bisa dianggap sebagai hama. Berikut ini adalah hama pada tanaman cabe menurut versi saya, jika mungkin terdapat perbedaan harap dimaklumi.

Hama Serangga pada Cabe

Serangga yang dimaksudkan disini diantaranya adalah jangkrik, belalang, dan cere (kecoa) yang menyerang tanaman cabe. Hama jangkrik dan belalang biasanya merusak tanaman cabe ketika baru dipindahkan dari proses penyemainan, sedangkan hama cere (kecoa) biasanya menyerang pada bagian akar tanaman cabe.
Pengendalian: gunakan pestisida jenis insektisida, misalanya Regent, Sidamethrin, Yasithrin dll.

Hama Jenis  Keong pada Cabe

Hama jenis keong misalanya adalah bekicot, keong benik, keong kere, respo (maaf jika bahasanya mungkin susah dimengerti). Jenis hama ini biasanya menyerang ketika cabe masih berusia muda, yaitu saat disemai dan baru dipindah ke lahan tanam.
Pengendalian: Semprotkan Pestisida kontak seperti Molista, kemudian bisa juga dengan disebar pelet yang dicampur dengan Lanet dan Marsal.

Hama Tungau pada Cabe

Tungau adalah hama yang biasanya menyerang bagian daun tanaman cabe. Gejala yang paling terlihat jika tanaman cabe terserang hama tungau yaitu daun akan mengelinting. Tungau merusak dengan cara menghisap nutrisi tanaman melalui bagian bawah daun.
Pengendalian: Semprotkan pestisida jenis akarisida atau bisa juga menggunakan Lannet secara rutin.

Hama Thrips pada Cabe

Thrips adalah hama yang berukuran sangat kecil, bahkan jika dilihat dengan mata telanjang sangat sulit untuk terlihat. Gejala yang paling terlihat apabila tanaman cabe terserang hama thrips ialah daun akan berwarna kuning dan keriting, umumnya hama ini menggasak pupus daun dan menyebabkan pertumbuhan cabe menjadi lambat dan tidak normal.
Pengendalian: untuk cara mekanis bisa dengan membuang daun yang terkena hama thrips, kemudian semprotkan biopestisida. Untuk pemulihan sebaiknya gunakan pupuk daun.

Ulat Grayak pada Cabe

Ulat grayak adalah salah satu hama yang menyerang bagian daun pada tanaman cabe dengan cara memakan bagian daun dan tunas muda. Ulat grayak memiliki ukuran yang kecil dan berwarna hijau muda. Hama yang satu ini termasuk kategori hama yang sangat merusak, karena apabila memakan pupus (tunas muda) maka sudah pasti pertumbuhan tanaman cabe akan sangat terganggu.
Pengendalian: lakukan penyemprotkan pestisida seperti Regent atau yang lainnya.

Kutu Daun pada Cabe

Kutu daun (Myzuspersicae) merupakan salah satu hama yang merusak bagian daun dan juga tunas tanama cabe.  Kutu daun memang memiliki masa hidup yang pendek, hanya beberapa minggu saja, akan tetapi kutu bisa berkembangbiak dengan cepat dan bahkan satu induk kutu bisa menghasilkan ratusan bahkan ribuan telur. Hama ini mneyebabkan daun keriting dan pertumbuhannya terhambat. Kutu daun ini menyerang dengan cara menghisap cairan tanaman cabe.
Pengendalian: untuk pengendalian bisa menggunakan pestisida jenis insektisida seperti Karphos, Folithon, Anthion dan sebagainya.

Lalat Buah pada Cabe

Sesuai dengan namanya lalat buah (Bactrocera dorsalis) menyerang bagian buah tanaman cabe. Selain faktor cuaca dan iklim, banyak dari para petani beranggapan bahwa pemicu busuk pada buah cabe disebabkan oleh Lalat buah yang menyuntikan telurnya pada buah cabe dan kemudian menjadi larva yang berakibat buah menjadi busuk.
Pengendalian: gunakan lem pemikat lalat buah.

Puru akar pada Cabe

Puru akar merupakan hama yang merusak pada bagian akar tanaman cabe. Puru akar adalah hama yang berukuran sangat kecil dan tidak terlihat. Gejala umum yaitu pertumbuhan tanaman akan terganggu dan layu.
Pengendalian: gunakan pestisida jenis nematisida seperti  furadan dan curater.

Ulat Tanah pada Cabe

Hama ulat tanah memiliki warna cokelat dan berukuran lebih besar dibandingkan dengan ulat grayak. Ulat tanah biasa bersemunyi di dalam tanah dan di bawah plastik mulsa   ini memiliki warna cokelat atau hijau dan memiliki ukuran sebesar pensil. Tanaman menyerang seluruh bagian tanaman cabe mulai dari batang, daun dan buahnya.
Pengendalian:  hama ini dapat dilakukan dengan cara sanitasi lahan atau bisa juga dengan menyemprotkan pestisida.


Penyakit Tanaman Cabe dan Cara Pengendaliannya


Penyakit Keriting kuning pada Cabe

Ciri tanaman cabe terseang keriting yaitu pada bagian batang dan daun akan berwarna kuning. Kemungkinan besar penyakit ini disebabkan karena virus dan faktor cuaca, kemudian penyebab lain adalah faktor bibit dan faktor penyemaian. Kebanyakan tanaman cabai menguning saat baru ditanam atau baru dipindahkan dari penyemaian ke lahan terbuka.
Pengendalian: sebaiknya lakukan penyemaian yang benar dan memilih bibit kualitas unggul.

Penyakit Mosaik pada Cabe

Tanaman cabe yang terserang penyakit mosaik memiliki ciri yaitu daun menjadi belang-belang kekuningan. Penyakit mosaik disebabkan oleh virus Cucumber Mosaic, selain itu penyakit ini akan menghambat pertumbuhan pada tanaman cabe karena daun akan mengalami disfungsi yang menyebabkan lambatnya proses penyerapan makanan untuk tumbuh.
Pengendalian: dengan menyemprotkan kombinasi insektisida dan akarisida, misal demolish dan prevaton.

Penyakit Bercak Daun pada Cabe

Tanaman cabe yang tersrang penyakit bercak daun akan memiliki ciri yaitu terdapat bercak hitam atau trotol pada bagian daun. Penyaki bercak daun disebabkan oleh jamur dan kemungkinan lain disebabkan karena tanaman cabe tertiup kembusan angin yang kuat sehingga batang tanaman menghantam lanjaran.
Pengendalian: semprotkan fungisida secara rutin, kemudian untuk pencegahan sebaiknya perhatikan jarak tanam pada tanaman cabe dan lakukan penalian.

Penyakit Antraknosa pada Cabe

Tanaman cabe yang terserang penyakit antranoksa akan memiliki ciri pupus tanaman, batang dan buah akan kering dan mati. Penyebab penyakit ini adalah jamur Colletotrichum gloeosporioides dan jamur Colletotrichum capsici dan jamur. Kemudian penyakit ini sangat rawan menyerang cabe yang masih dalam proses persemaian dan menyebabkan bibit tidak tumbuh.
Pengendalian: lakukan penyemprotan fungisida

Penyakit Layu Fusarium pada Cabe

Cabe yang terkena penyakit layu fusarium akan memiliki ciri yaitu tanaman akan layu jika terkena panas matahari dan kemudian perlahan mati. Ciri penyakit ini hampir sama dengan tanaman kubis jika terkena penyakit akar gajah dimana saat pagi tanaman akan segan dan kemudian jika terkena panas tanaman menjadi layu. Penyakit ini disebabkan oleh cendawan Verticilium sp, Pellicularia dan cendawan Fusarium.sp.
Pengendalian: lakukan penyemprotan fungisida


Penyakit Busuk Batang pada Cabe

Cabe yang terserang penyakit busuk batang akan memiliki ciri pada bagian batang tanaman membusuk dan mati. Penyebab utama penyakit ini ialah jamur Phyphthora capsici dan jamur Choanosearum sp yang sangat rawan jika musim hujan.
Pengendalian: lakukan penyemprotan fungsida, sedangkan untuk pengendalian usahakan mengurangi penggunaan pupuk dengan kandungan nitrogen yang tinggi saat musim hujan, kemudian sebaiknya mengganti tanaman yang sudah terkena penyakit ini sebab dikawatirkan penyakit ini akan menular

Penyakit Layu Bakteri pada Cabe

Pada awalnya tanaman cabe yang terserang penyakit layu bakteri akan terlihat normal, namun kemudian tanaman cabe mulai layu dan kemudian mati. Penyebab utama penyakit ini ialah karena bakteri Pseudomonas solanasearum yang menyerang bagian inti dari tanaman.
Pengendalian: Semprotkan atau kocokan larutan bakterisida.

Penyakit Busuk Buah pada Cabe

Jenis penyakit busuk buah bisa saja disebabkan karena hama lalat buah dan cendawan. Umumnya jika tanaman cabe mengalami penyakit busuk basah (lonyot) maka kemungkinan disebabkan oleh serangan hama lalat buah. Kemudian jika cabe mengalami busuk kering maka kemunkinan disebabkan oleh jamur atau cendawan.
Pengendalian: jika busuk kering sebaiknya lakukan penyemprotan fungisida, jika busuk basah sebaiknya lakukan pengendalian hama lalat buah.

Perlu diketahui jika setiap petani memiliki cara yang beragam dalam mengendalikan hama dan penyakit. Jadi tulisan ini sengaja kami buat sebagai sumber referensi untuk menambah pengetahuan para pembaca sekalian. Harapan kami tulisan mengenai Hama & Penyaki Pada Tanaman Cabe dan Cara Pengendaliannya ini bisa bermanfaat.

Menyiapkan Ayam Bangkok 1 Bulan Sebelum Diadu

Ayam Bangkok Aduan

Menyiapkan ayam bangkok sebelum diadu supaya ayam benar-benar siap memang sangat penting untuk dilakukan. Sebenarnya persiapan ayam yang baik adalah dilakukan sejak ayam masih muda dengan diberikan pakan dan perawatan agar ayam bisa tumbuh secara maksimal dan kemudian setelah ayam sudah dewasa bisa dilakukan beberapa latihan supaya ayam aduan kesayangan kita mampu menjadi ayam aduan juara.


Akan tetapi bagian terpenting dari poses rawatan di atas adalah bagaimana menyiapkan ayam aduan sebelum diadu. Walaupun dilakukan pemberian pakan dan rawatan yang baik ketika ayam masih muda, maka akan percuma saja jika tidak diberikan perawatan khusus saat ayam akan diadu. Kemungkinan terburuk adalah ayam kita akan kalah karena kurangnya persiapan atau kesalahan saat perawatan. Kemudian selanjutnya bagian terpenting yang tidak boleh dilupakan selain menyiapkan ayam adalah bagaimana perawatan ayam setelah diadu.


Perawatan Ayam Aduan Sebelum Diadu

Tujuan dilakukannya perawatan ayam sebelum diadu diantaranya adalah agar ayam lebih memiliki stamina, sehat fisik, mental dan ayam bisa berlaga di arena secara maksimal. Satu bulan terdiri dari empat minggu, maka dari itu penulis akan berbagi tips berdasarkan perawatanmenyapkan ayam per-minggu selama satu bulan. Berikut adalah bagaimana cara menyiapkan ayam bangkok sebelum diadu:


Minggu Ke 1

Bagi ayam aduan yang belum pernah turun ke arena atau ayam yang masih muda sebaiknya persiapan dilakukan sejak minggu pertama. Persiapan yang perlu di lakukan diantaranya:

  • Berikan pakan berupa jagung dan beras merah untuk membentuk otot ayam supaya lebih cepat berkembang, kemudian mengeraskan otot ayam bisa dilakukan dengan cara mengkompres kulit ayam dengan air di malam hari secara rutin.
  • Ayam harus rutin dimandikan dan dijemur
  • Pada hari ke 3 minggu pertama berikan jamu ayam racikan sendiri.
  • Pada hari ke 4 ayam aduan diistirahatkan di dalam kandang selama satu hari penuh.
  • Pada hari ke 5 ayam di abar (training) dengan durasi kira-kira 10 menit, sebaiknya sesuaikan durasi abar sesuai dengan kesanggupan ayam.
  • Hari ke 6 dan ke 7 ayam diistirahatkan total.



Minggu Ke 2


  • Hari ke 1 sampai ke 3 tetap melakukan perawatan dengan memandikan dan menjemur ayam kemudian berikan pola latihan fisik untuk ayam.
  • Hari ke 4 kembali memberikan jamu herbal buatan sendiri dan kemudian ayam diumbar ke halaman biar lebih sehat dan usahakan ayam tidak melakukan perkawinan.
  • Hari ke 5 kembali melakukan abar dengan durasi lebih dari 15 menit.
  • Hari ke 6  sampai ke 7 ayam diistirahatkan. 



Minggu ke 3

Untuk minggu ke 3 lakukan perawatan ayam seperti perawatan minggu ke 2. Kemudian saat latihan abar waktunya agak ditambah sampai lebih dari 20 menit. Pada minggu ke 3 ini adalah tahap penilaian ayam, jika ayam memiliki potensi yang bagus maka perawatan bisa dilanjutkan ke minggu selanjutnya dan jika dikira hasil rawatan ayam belum kelihatan hasilnya maka anda bisa menambah waktu latihan. Biasanya ayam yang jadi memiliki ciri nafas lebih panjang, otot sudah mengeras dan gaya tarung sudah lebih berpengalaman dari sebelumnya. Sebaiknya dalam menyiapkan ayam anda jangan terlalu buru-buru, yang terpenting adalah memperhatikan kesiapan ayam kesayangan kita.  


Minggu ke 4


  • Hari ke 1 berikan jamu herbal berupa kuning telur ayam kampung+sedikit madu+kunyit+gula merah. 
  • Hari ke 2 sampai hari ke 3 ayam tetap dimandikan dan dijemur kemudian lakukan latihan lalu ayam diumbar bebas. 
  • Hari ke 4 berikan obat doping, kalau biasanya kami menggunakan kapsul super top.
  • Hari ke 5 ayam diumbar setengah hari kemudian diistirahatkan kembali di kandang.
  • Hari ke 6 ayam sebaiknya diistirahatkan total selama satu hari.
  • Hari ke 7 ayam siap dibawa ke arena untuk bertanding. 


Cara Menyiapkan Ayam Bangkok 1 Bulan Sebelum Diadu seperti yang dijelaskan di atas adalah sebuah gambaran umum saja. Setiap botoh pasti memiliki cara yang beragam dalam menyiapkan ayam aduan, yang terpenting adalah kesiapan ayam harus benar-benar siap sebelum diadu. Kalah ataupun menang jika kita sudah melakukan perawatan secara maksimal tentu tidak akan ada rasa penyesalan jika ayam kita kalah, karena pada dasarnya kita sudah berusaha semaksimal mungkin.



6 Cara Menguatkan Leher Ayam Aduan

6 Cara Menguatkan Leher Ayam Aduan - Leher adalah organ tubuh yang digunakan ayam aduan untuk bertahan dan melakukan serangan. Ciri-ciri Ayam aduan yang bagus ialah memiliki leher yang kuat dan berotot. Lalu untuk membentuk leher ayam yang atletis bisa dilakukan dengan beragam cara, yaitu mulai dari pakan, latihan dan perawatan.
Leher Ayam Aduan

Leher ayam aduan memiliki fungsi di antaranya menahan serangan pukulan lawan. Selain itu leher juga berperan aktif untuk mencari celah, mengalung lawan, mematuk hingga melesatkan pukulan. Jadi kesimpulannya untuk dapat menaklukan lawan maka ayam aduan harus memiliki leher yang kuat dan atletis.

Melatih Leher Ayam Aduan Supaya Kuat

Cara yang paling ampuh untuk menguatkan leher ayam bangkok aduan adalah dengan jalan latihan. Berikut adalah beberapa latihan dan perawatan yang bisa anda coba:


  1. Melakukan senam leher setiap pagi sebelum ayam dimandikan. Caranya yaitu dengan memegang kepala ayam dan menggerakannya ke kiri dan kanan. Sebaiknya latihan ini dilakukan sesuai dengan kesanggupan ayam, jika ayam sudah terlihat kelelahan bisa dihentikan dan diistirahatkan setelah itu baru dimandikan.
  2. Menguatkan otot leher bisa juga dilakukan saat ayam dimandikan dengan memijat pelan-pelan pada bagian leher ayam. Tujuannya adalah untuk merangsang pengerasan otot pada leher ayam aduan.
  3. Kemudian cara yang paling efektif untuk mengeraskan otot leher ayam adalah dengan melakukan latihan tarung (abar). Latihan tarung tidak hanya mengutkan leher, tapi akan menguatkan seluruh bagian tubuh ayam.
  4. Selain latihan anda juga bisa melakukan perawatan seperti mengkompres ayam dimalam hari dengan spons basah. Pengompresan dilakukan pada bagian kepala, leher, ketiak dan paha ayam. Tujuannya yaitu agar otot ayam lebih cepat jadi dan keras. Kemudian ayam jangan sampai basah kuyup dan usahakan saat mengompres bulu ayam tidak terlalu basah.
  5. Berikan nasi putih hangat dengan cara melolohkannya pada ayam setiap pagi pada pukul 6 pagi. Cara ini sudah sering dipraktekkan oleh para botoh dan hasilnya cukup bagus.
  6. Kemudian yang terakhir adalah melakukan beberapa hal yang dijelaskan di atas secara rutin.


Nah itulah sedikit tips dari saya mengenai  6 Cara Menguatkan Leher Ayam Aduan yang bisa dipraktekan oleh para pembaca sekalian. Jika ayam memiliki leher yang kuat dan berotot maka kemungkinan untuk menang akan jauh lebih besar. Untuk itu dalam memelihara ayam aduan bagian yang tidak boleh dilupakan ialah bagaimana cara perawatan yang baik dan benar.

5 Jenis Ayam Aduan yang Sering Dipakai di Indonesia

Di Indonesia terdapat berbagai macam jenis ayam aduan yang populer. Memang jika melihat sejarah sabung ayam sudah ada sejak zaman nenek moyang hingga saat ini, mulai dari kisah rakyat sampai kisah kerajaan. Hingga saat ini perkembangan ayam aduan masih terus bergerak maju menikuti roda pergantan era yang semakin modern.

Saat ini memang sangatlah sulit untuk membedakan ras ayam aduan karena di Indonesia sendiri sudah terdapat banyak sekali ras ayam aduan baik lokal, import ataupun hasil persilangan yang dilakukan oleh para penghobi ayam aduan.  Berikut adalah jenis ayam aduan yang paling populer dan sering dipakai di Indonesia:

5 Jenis Ayam Aduan yang Sering Dipakai di Indonesia


1. Ayam Bangkok

Ayam bangkok masih menempati posisi pertama untuk ayam aduan yang paling sering digunakan di arena sabung oleh para penghobi ayam laga. Seperti yang kita ketahui bahwa ayam bangkok adalah ras ayam aduan yang berasal dari Thailand (Negeri Siam). Di Negara Thailand sendiri ras ayam yang satu ini telah banyak memenangkan kejuaraan baik kontes maupun liga profesional ayam aduan.
ayam bangkok

Di Negara kita kepopuleran ayam bangkok sudah berlangsung sejak zaman dahulu dan hingga saat ini masyarakat Indonesia masih memusatkan pilihannya kepada ayam bangkok. Ayam bangkok memiliki banyak sekali keunggulan dibandingkan jenis ayam aduan lain. kemudian keunggulan yang paling mencolok adalah dilihat dari segi teknik (gaya tarung) yang bagus dibandingkan ayam aduan jenis lain.


2. Ayam Birma

Setelah ayam bangkok kemudian posisi kedua ditempati oleh ayam jenis birma. Ayam birma merupakan ayam kampung asli dari Negara Myanmar, ayam ini memiliki ciri yaitu gaya tarung yang cepat dan liar, maka tidak heran jika ayam ini dijuluki ayam setan di negaranya. Kemudian ayam birma memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil dibandingkan dengan ayam bangkok.
Ayam Birma

Di Indonesia ayam birma menjadi sangat populer dan digandrungi oleh para pecinta ayam aduan dan tidak jarang ayam birma dilawankan dengan ayam bangkok dan hasilnya menang. Karena gaya tarung dan ayam ini lebih cerdas diandingkan ayam bangkok maka banyak botoh yang mencoba melakukan persilangan ayam birma dengan jenis ayam lain supaya menghasilkan keturunan yang lebih baik.


3. Ayam Saigon

Ayam saigon atau ayam gundul adalah jenis ayam yang berasal dari Vietnam dan sebenarnya sudah masuk ke Indonesia lebih dulu dibbandingkan ayam birma. Akan tetapi kepopuleran ayam ini baru mulai meledak sejak beberapa tahun belakangan ini. Ayam saigon memiliki ciri khas dimana bulu pada bagian kepala, leher dan kaki yang sedikit bahkan tidak tumbuh sama sekali (gundul).
Ayam Saigon

Meskipun ayam saigon dibilang ayam yang tolol karena bertarung dengan gaya ortodok, namun ayam ini adalah ayam yang tahan pukul dan memilki stuktur tulangan yang bagus. Di Indonesia sendiri ayam saigon yang populer biasanya adalah ayam saigon hasil perslingan seperti Magon (saigon x birma), Manthai (magon x bangkok) dan masih banyak lagi.


4. Ayam Pakhoy

Ayam Pakhoy merupakan generasi ayam aduan modern yang asalnya masih menjadi perdebatan. Sebagian orang berpendapat ayam ini berasal dari daerah pinggiran kota Bangkok dan ada sebagian yang berpendapat ayam ini adalah ayam hasil persilangan ayam ujung dari Malaysia. ayam ini hadir untuk menandingi ayam birma yang sempat menguasai tahta arena sabung ayam, maka tidak heran jika ayam pakhoy mendapat julukan “penumpas setan”, setan yang dimaksudkan adalah ayam birma.
Ayam Pakhoy

Keberadaan ayam aduan pakhoy di Indonesia menjadi populer semenjak ada seorang botoh indonesia dari peternakan Javatoya Rich Farm yang memiliki ayam jenis pakhoy dengan nama Dragon Killer yang sempat menjadi juara 1 di Thailand sebanyak dua kali. Hingga saat ini popularitas ayam pakhoy semakin meroket dan harga jualnya semakin melambung.


5. Ayam Kampung Indonesia

Kemudian posisi kelima ayam aduan yang paling sering digunakan di arena laga adalah ayam kampung asli Indonesia. Ayam kampung digunakan seabagi ayam laga sudah sejak zaman nenek moyang dan hingga saat ini masih kerap digunakan. Ayam kampung biasanya dipakai untuk sabung taji, yaitu pertarungan ayam dengan menggunakan pisau kecil sebagai taji dan pertarungan sampai mati.
Ayam Kampung

Meskipun saat ini sudah berkembang generasi ayam aduan seperti bangkok, pakhoy dan birma, tapi sebagian pihak masih tetap menggunakan ayam kampung sebagai pilihan mereka. Hal ini sudah menjadi kebiasaan bahkan sudah dianggap sebagai kebudayaan oleh beberapa pecinta ayam aduan jenis kampung.


Nah itulah sedikit pembahsan mengenai 5 Jenis Ayam Aduan yang Sering Dipakai di Indonesia versi JOUHOME. Semoga tulisan ini bermanfaat untuk pembaca sekalian.



18 Ciri Fisik Ayam Bangkok Aduan Pukul Mati

Ayam Bangkok

Ayam bangkok aduan pukul mati adalah ayam yang dapat dengan cepat menumbangkan lawannya hanya dalam waktu yang singkat. Seperti yang kita ketahui bahwa di Indonesia sendiri terdapat banyak sekali jenis atau ras ayam aduan yang dibudidayakan, tapi sampai saat ini ayam bangkok tetap menduduki kasta paling atas untuk kategori jenis sabung ayam yang paling populer dan paling sering dipakai oleh kebanyakan penghobi ayam aduan.

Seorang botoh yang sudah berpengalaman bisa menilai kualitas dengan cepat dengan hanya melihat ciri-ciri fisik tanpa harus melihat pertarungan ayam aduan secara langsung. Biasanya para botoh profesional menggunakan ilmu katurangan dan sedikit pemahaman tentang bentuk tubuh ayam dan mereka sudah bisa mengambil kesimpulan baik atau tidaknya ayam aduan. Pada kesempatan kali ini penulis akan sedikit berbagi tulisan tentang 18 Ciri Fisik Ayam Bangkok Aduan Pukul Mati yang sengaja penulis simpulkan dari beberapa diskusi di forum komunitas ayam aduan.

Untuk menilai ciri ayam aduan kualitas super kita bisa melakukan pengamatan seperti melihat bagian kepala, bagian tubuh dan bagian kaki ayam aduan. Tapi banyak pula yang mengatakan jika warna bulu juga bisa digunakan sebagai acuan pemilihan ayam aduan yang bagus.

Berikut Adalah 18 Ciri Fisik Ayam Bangkok yang Memiliki Pukulan Mematikan


1. Kepala dengan Bentuk Buah Pinang

Pada dasarnya ayam aduan memiliki bentuk kepala yang beragam, namun bentuk kepala yang menyerupai buah pinang dianggap paling bagus di mata para pecinta ayam aduan. Alasanya ayam dengan kepala tersebut akan aktif dengan gaya ayam tipe pukul dan ayam tipe jalu. Jika kepala ayam berbentuk agak bulat dan tebal kemungkinan besar ayam itu adalah tipe pukul, kemudian jika bentuknya pipih (gepeng) kemungkinan besar ayam itu adalah tipe jalu.

2. Mata Cekung

Ayam yang memiliki mata cekung ke dalam akan tidak mudah terserang oleh jalu. Jadi dengan kata lain jika ayam yang matanya cekung ke dalam kemungkinan ayam buta karena jalu sangat kecil.


3. Pelipis Menonjol Keluar 

Percaya atau tidak jika ada mitos yang mengatakan jika ayam yang pelipisnya menjulang keluar adalah ayam yang ganas dan brutal. Terlepas dari hal itu, kalau menurut penulis pribadi sih ayam akan lebih terlihat berwibawah jika pelipisnya menonjol keluar.

4. Pipi Menonjol Keluar

Pada umumnya ayam melesatkan pukulan dari arah bawah ke atas, ukulan Pipi yang menonjol keluar akan mengurangi risiko ayam buta karena jalu. Selain itu pipi yang menonjol keluar menandakan jika kulit muka ayam aduan sudah tebal dan berarti ayam sudah sering diadu.  

5. Paruh Melengkung

Paruh ayam aduan yang bagus adalah yang mampu mematuk lawannya dan tidak mudah lepas, selain itu juga tidak muda pecah. Ayam aduan yang bagus memiliki bentuk paruh yang panjang, melengkung dan tidak mudah rusak jika terkena pukulan lawan.

6. Leher Tebal dan Rapat

Bentuk leher ayam aduan yang bagus yaitu tebal dan rapat. Maksudnya tebal, yaitu leher yang memiliki otot kuat dan mampu menahan pukulan yang keras. Sedangkan rapat, yaitu pada bagian sambungan leher ke kepala dan badan tidak terasa renggang jika dipegang.

7. Bahu Tegap

Bahu yang tegap akan membuat pukulan ayam aduan menjadi lebih keras. Selain itu banyak yang mengatakan jika ayam dengan bahu yang tegap memiliki stamina yang bagus dan akurasi pukulan yang baik.

8. Dada Lebar

Dada ayam aduan adalah bagian yang paling sering terkena pukulan lawan, ayam yang memiliki dada bidang atau lebar terbukti memiliki teknik yang bagus dan merupakan ciri ayam aduan yang tahan terhadap pukukan.

9. Badan Panjang & Tegap

Terdapat dua tipe bentuk badan ayam aduan yaitu bronggal dan bulat. Idealnya ayam aduan yang bagus memiliki bentuk tubuh bulat dan panjang. Cara menilainya cukup mudah hanya dengan memegang bagian badan secara melingkar.

10. Sayap Panjang dan Rapat

Sayap adalah organ tubuh ayam yang sangat berpengaruh terhadap pukulan ayam aduan. Sayap yang panjang dan rapat akan mampu memberikan tolakan saat ayam melakukan pukulan dan menyeabkan pukulan jauh lebih kasar.

11. Paha Pipih Seperti Belalang

Ayam bangkok aduan dengan paha pipih akan lebih lincah dan ganas ketika di dalam arena. Paha berbentuk kaki belalang juga menjadi acuan untuk menentukan kualitas ayam aduan yang ideal.

12. Paha Lebih Panjang

Ciri yang satu ini merupakan ciri yang paling sering dipakai oleh para botoh untuk menilai pukulan ayam aduan. Logikanya ayam bangkok yang memiliki pukulan mematikan yaitu memiliki ciri paha lebih panjang dibandingkan dengan kaki bagian bawah.

13. Bulu Ekor Panjang & Lebat

Banyak yang mengatakan jika ayam aduan yang memiliki ekor panjang dan lebat merupakan ayam aduan yang memiliki stamina yang bagus. Saat ini yang lagi populer yaitu ayam aduan ekor lidi yang dianggap sangat bagus.

14. Tulang Sampit Udang Rapat

Untuk mengenali ciri yang satu ini bisa dilakukan dengan memegang pangkal ekor ayam aduan dan menyentuh bagian bawah anus ayam. Jika tulang sampit udang pada ayam rapat maka ayam memiliki teknik tarung dan stamina yang bagus.

15. Minyak-minyak Tidak Cabang

Untuk melihat minyak-minyak pada ayam bisa dilakukan dengan cara mengangkat bulu di atas bulu ekor ayam aduan. Maka dengan begitu akan terlihat minyak-minyak ayam, idealnya ayam aduan yang bagus memiliki satu minyak-minyak dan tidak cabang. Konon ciri yang satu ini sangat berkaitan terhadap mental ayam aduan.

16. Sisik Kaki Kering & Memiliki Katurangan

Ayam dengan sisik kaki kering memiliki pukulan yang mematikan, selain itu pukulan yang dilesatkan lebih pedih dan sangat berefek terhadap lawan. Kemudian katurangan adalah bentuk ciri khusus pada sisik kaki ayam aduan yang dipercaya memiliki keunggulan.

17. Jari Kaki Panjang 

Bentuk jari ayam aduan yang bagus ialah panjang dan merit, ayam yang memiliki jari yang panjang akan lebih akurat ketika melakukan pukulan. Kemudian jari yang panjang menandakan jika ayam aduan itu adalah ayam bangkok asli dan bukan hasil persilangan.

18. Kuda-kuda Kaki Menekuk

Kuda-kuda yaitu posisi ayam ketika sedang tegak. Apabila pada bagian lutut ayam menekuk berarti menandakan jika ayam aduan tersebut memiliki pukulan yang kuat dan mematikan.


Begitulah kiranya 18 Ciri Fisik Ayam Bangkok Aduan Pukul Mati yang sering digunakan untuk menilai bagus tidaknya ayam aduan. Akan tetapi, hal yang paling penting adalah perawatan ayam aduan itu sendiri. Percuma saja jika ayam yang memiliki ciri fisik bagus tapi tidak diimbangi dengan perawatan yang maksimal oleh pemiliknya. Jadi intinya adalah ayam yang bagus harus dirawat dengan baik juga.

6 Manfaat dan Khasiat Bawang Putih untuk Ayam Aduan

Manfaat dan Khasiat Bawang Putih


6 Manfaat dan Khasiat Bawang Putih untuk Ayam Aduan - Bawang putih yang selama ini hanya dianggap sebagai bahan bumbu dapur  ternyata juga memiliki manfaat untuk ayam bangkok aduan. Kebanyakan para botoh menggunakan bawang putih sebagai obat penyakit ngorok pada ayam dan terbukti manjur. Namun sebenarnya manfaat bawang putih tidaklah hanya sebatas itu saja, masih banyak yang belum mengetahui manfaat sebenarnya dari bawang putih ini.

Bawang putih memiliki kandungan zat berupa kalsium, diallysulfide, protein, lemak, fosfor, dan zat besi yang sangat bagus untuk ayam aduan. Jika sebelumnya penulis sudah menjelaskan tentang 7 Manfaat Daging Bekicot Untuk Ayam Aduan, maka kali ini kami akan menjelaskan mengenai Manfaat Bawang Putih untuk Ayam aduan yang belum banyak diketahui oleh para botoh. Kemudian kami juga akan sedikit menjelaskan tentang bagaimana cara pemberian bawang putih yang baik dan benar.

6 Manfaat dan Khasiat Bawang Putih untuk Ayam Aduan


1. Mengobati Ayam yang Terkena Pukul Saraf

Terkadang saat mengabar atau mengadu ayam aduan tidak jarang ayam kesayangan kita terkena pukulan saraf dan bahkan bisa sakit hingga berhari-hari.  Perlu diketahui jika bawang putih mengandung saltvine yang bisa menyehatkan jaringan saraf pada ayam aduan. Dengan diberikan bawang putih maka akan memperbaiki dan mengobati penyakit saraf pada ayam. Cara pemberiannya bisa dilakukan dengan dilolohkan secara lansung atau bisa juga dicampur dengan bahan-bahan herbal lain seperti jamu dan pil herbal.

2. Bawang Putih Bisa Mengobati Ayam Cacingan

Cacingan adalah salah satu penyakit yang disebabkan oleh cacing yang merusak sistem kerja pada usus. Kebanyakan botoh mengobati cacingan pada ayam dengan menggunakan obat kimia atau dengan buah pinang (jambe). Dan banyak yang belum mengetahui ternyata bawang putih juga bisa digunakan sebagai obat cacing. Dengan diberikan bawang maka akan membunuh pertumbuhan cacing pada usus ayam dan meningkatkan nafsu makan ayam aduan kesayangan kita. Unuk menceah ayam cacingan bisa dengan melolohkan bawang putih kepada ayam dengan porsi yang disesuaikan.

3. Sebagai Antiseptik

Bawang putih juga bisa digunakan sebagai antiseptik serta meredakan infeksi dan peradangan pada ayam aduan. Ayam yang terluka bisa dibersihkan dengan air yang dicampur dengan tumbukan bawang putih.  Untuk ayam aduan yang selesai diadu bisa dibersihkan dengan air yang dicampur dengan bawang putih atau bisa juga dengan rebusan daun sirih supaya lebih cepat kering dan terhindar dari kuman.

4. Sebagai Obat Kurap Ayam

Bawang putih juga bisa digunakan sebagai obat kurap ayam aduan, tapi jika kurap masih baru muncul atau bisa dibilang belum terlalu parah. Biasanya botoh yang sudah lama berkecimpung dengan dunia ayam aduan pasti sudah paham dengan ciri-ciri ayam yang akan terkena penyakit kurap, yaitu kulit ayam akan mengering dan pecah-pecah. Dalam hal ini kita bisah mencegah dan mengobati perkembangan penyakit kurap dengan cara digosok menggunakan bawang putih.

5. Mengobati Penyakit Pilek pada Ayam

Penyakit pilek pada ayam biasanya disebabkan karena perubahan cuaca (musim pancaroba) dan disebabkan penyakit lain seperti ngorok, snot dan lain-lain. bawang putih kaya akan kandungan senyawa alicin yang sangat berguna untuk membunuh virus dan mikro organisme yang menyebabkan penyakit pilek pada ayam aduan kesayanan kita.

6. Menguatkan Paruh Ayam Aduan

Paruh merupakan senjata utama bagi ayam aduan, maka ayam aduan harus memiliki paruh yang kuat agar tidak mudah patah saat mematuk dan tahan bila terkena pukulan. Meskipun belum teruji secara ilmiah, namun bawang putih sudah terbukti dapat menguatkan paruh ayam dan mempercepat pertumbuhan paruh yang patah. Caranya sangatlah mudah bisa dilakukan dengan mengoleskan bawang putih kepada paru ayam.

Berdasarkan riset yang dikutip pada jurnal “Advances in Therapy” menjelaskan bahwa bawang putih mentah dapat meningkatkan antibodi atau daya tahan tubuh. Maka dari itu, pada saat musim penyakit para botoh sekalian bisa menggunakan bawang putih untuk menangkal berbagai kemungkinan ayam terserang penyakit.

Begitulah lebih dan kurangnya pembahasan kami mengenai 6 Manfaat dan Khasiat Bawang Putih untuk Ayam Aduan versi admin JOUHOME. Apabila terdapat kekurangan harap dikoreksi dan kami selalu mengizinkan para pengunjung untuk memerikan sangahan dengan menuliskannya pada kolom komentar di bawah. Semoga tulisan ini berguna dan menjadi ilmu yang bermanfaat.

7 Khasiat dan Manfaat Daging Bekicot Untuk Ayam Aduan

gambar bekicot
gambar by id.wikipedia.org

Bekicot adalah salah satu binatang yang memiliki banyak manfaat untuk ayam bangkok aduan. Meskipun banyak yang mengganggap jika hewan ini sebagai hama perusak tapi sebenarnya banyak dari peternak unggas yang menjadikan bekicot untuk pakan binatang ternak.

Perlu diketahi jika ternyata daging Bekicot memiliki kandungan nutrisi yang sangat bagus untuk binatang ternak. Bekicot kaya akan protein, lemak, karbohidrat, zat besi, kalsium, fosfor, sodium, selenium dan mengandung bebagai vitamin seperti vitamin A, B12 dan E.

Kemudian banyak dari para peternak menjadikan bekicot sebagai solusi penghematan pakan guna sebagai pengganti tepung ikan. Selain itu, keuntungan dari penggunaan pakan bekicot ialah karena di Indonesia sangat mudah ditemukan dan juga mampu meningkatkan hasil budidaya peternakan.

7 Khasiat dan Manfaat Bekicot Untuk Ayam Aduan


1. Mempercepat Pertumbuhan Ayam Aduan

Kandungan protein yang sangat besar pada daging bekicot sangat bagus untuk pertumbuhan ayam. Setiap 100 gram daging bekicot memiliki kandungan protein sebesar 12% yang baik untuk menunjang pertumbuhan tubuh ayam aduan hingga mencapai ukuran yang maksimal.

2. Baik untuk Memperlancar Peredaran Darah Pada Ayam

Protein yang terkandung pada daging bekicot akan membuat kerja jantung menjadi lebih baik sehingga peredaran darah akan menjadi lancar. Peredaran darah yang lancar akan menyebabkan warna kulit pada ayam aduan terlihat lebih merah dan juga akan meningkatkan stamina pada ayam aduan.

3. Memperpanjang Nafas Ayam Aduan

Meskipun belum terbukti secara ilmiah tapi banyak botoh yang mengatakan jika bekicot bisa memperpanjang nafas ayam. Jika untuk manusia bekicot mampu untuk mengobati penyakit asma dan menyehatkan pernafasan, maka tidaklah heran jika banyak botoh yang memiliki asumsi demikian.

4. Menyembuhkan Luka dengan Cepat

Bekicot adalah hewan yang memiliki kemampuan penyemuhan terhadap luka ayam dengan cepat karena memiliki lendir dengan enzim khusus pada dagingnya. Kemungkinan besar jika bekicot ini dikonsumsi akan dapat menyembuhkan luka dengan cepat, begitupula untuk ayam aduan.

5. Meningkatkan Kekebalan Tubuh Ayam

Pada daging bekicot terkandung vitamin B dan vitamin B12 yang baik untuk menjaga kekebalan tubuh. Selain itu daging bekicot juga bermanfaat untuk meningkatkan nafsu makan pada ayam aduan kesayangan kita.

6. Menyehatkan Bulu Ayam Aduan

Asam amino yang terkandung pada daging bekicot sangat berguna untuk menguatkan bulu ayam aduan agar tidak mudah rontok. Selain itu bekicot memiliki kandungan hampir sama dengan minyak ikan yang berguna untuk membuat bulu ayam menjadi terlihat mengkilap dan sangat baik untuk mempercepat pertumbuhan bulu pada ayam yang sedang ganti bulu (mabung).

7. Mencegah Penyakit Kurap

Jika pada manusia daging bekicot sering digunkan sebagai obat gatal di bagian kulit. Kemudian begitu pula untuk ayam aduan, kandungan lendir pada bekicot dipercaya bisa membunuh pertumbuhan bakteri penyebab penyakit gatal atau kurap pada ayam aduan.


Memang sudah banyak sekali para peternak seperti peternak bebek, ayam petelur ayam kampung yang menggunakan daging bekicot sebagai pakan ternak. Mungkin untuk saat ini pemberian bekicot masih diberikan secara langsung kepada unggas, tapi untuk kedepannya bukan tidak mungkin jika akan muncul produk pakan dengan bahan dasar daging bekicot dalam bentuk tepung atau pelet. Demikianlah tulisan mengenai 7 Khasiat dan Manfaat Bekicot Untuk Ayam Aduan kami akhiri, semoga bermanfaat dan menjadi ilmu yang berguna.

Keunggulan dan Keistimewaan Ayam Aduan Wiring Kuning


Ayam bangkok aduan dengan warna bulu wiring kuning adalah salah satu warna ayam bangkok yang populer di mata para pecinta ayam aduan. Kebnyakan botoh menganggap katurangan bulu ayam bisa dijadikan sebagai tolak ukur bagus tidaknya kualitas ayam aduan. Selain itu, ayam wiring kuning dianggap memiliki banyak kelebihan atau sisi magis dari katurangan warna bulu itu sendiri.

Terutama bagi mereka generasi katurangan sangat mengagungkan katurangan warna dan selalu yakin bahwa setiap warna dari ayam aduan selalu memiliki keunggulan atau kelebihan. Berikut ini penulis akan menyajikan tulisan mengenai sisi magis dari ayam wiring kuning yang sering menjadi pembicaraan dan tulisan ini dikutip dari berbagai sumber.

Mengenal Ayam Aduan Wiring Kuning

Bagi kita yang sudah lama menggeluti hobi ayam aduan pasti sudah tidak asing lagi jika mendengar pertanyaan tentang warna wiring kuning dan bahkan sekilas kita mampu membayangkannya. Ayam wiring kuning memiliki ciri khas yaitu memiliki bulu rawis yang berwarna kuning keemasan yang menghiasi seluruh tubuh. Biasanya wiring kuning atau ayam biring kuning ini memiliki warna dasar bulu hitam atau dengan kombinasi warna lain.


Keunggulan dan Keistimewaan Ayam Aduan Wiring Kuning

Jika dilihat dari sejarahnya, ayam aduan yang paling populer yaitu ayam bangkok yang berasal dari Negara Thailand. Konon ayam aduan wiring kuning ini merupakan salah satu ayam yang dianggungkan dan hanya digunakan untuk para raja di Negara Thailand. Tidak hanya itu, di indonesia sendiri ayam wiring kuning dipercaya memiliki sisi magis yang sangat kuat saat bertarung. Dipercaya bahwa ayam aduan wiring kuning memiliki pukulan yang liar dan membabi-buta, serta memiliki pukulan yang kuat.


Mitos Ayam Aduan Wiing Kuning

Mitos tenang ayam aduan wiring kuning saat ini masih dipegang teguh oleh kebanyakan botoh yang mempercayai kebenaran akan katurangan warna bulu. Banyak yang percaya jika ayam ini memiliki pukulan yang bagus serta mampu menumbangkan lawan-lawannya dengan cepat. Kemudian banyak pula yang menganggap jika dahulunya ayam bangkok wiring kuning adalah ayam aduan asli yang berasal dari Negeri Siam Thailand.

Gambar Ayam Aduan Wiring Kuning

ayam wiring kuning

ayam wiring kuning

ayam wiring kuning

ayam wiring kuning

ayam wiring kuning



Itulah sedikit pembahasan mengenai Keunggulan dan Keistimewaan Ayam Aduan Wiring Kuning yang bisa penulis sampaikan. Percaya atau tidak itu adalah keputusan para pembaca sekalian, tujuan utama dari penulis hanyalah sekedar membagikan informasi-informasi seputar hobi ayam aduan. Semoga tulisan ini bermanfaat dan menjadi ilmu yang berguna, salam hangat dari kami segenap admin situs jouhome.com.

Mengenal Ayam Ekor Panjang Onagadori

Ayam Onagadori adalah salah satu jenis ayam hias yang memiliki harga yang sangat mahal dengan ciri khas bulu ekor yang sangat panjang. Berdasarkkan sejarahnya ayam ini merupakan unggas yang berasal dari Negara Jepang yang merupakan salah satu Negara maju di Asia Tenggara.

Di Negara Jepang Ayam Onagadori termasuk jenis satwa yang dilindungi. Kemudian hewan yang satu ini dianggap oleh masyarakat Jepang sebagai unggas yang memiliki kehormatan tinggi. Akibat keberadaannya yang bisa dibilang cukup langka dan pembudidayaan ayam ini cukup sulit maka tidaklah heran jika ayam ini memiliki harga jual yang cukup mahal.

Diperkirakan ayam onagadori pertama ditemukan di Daerah Yamanounchi di Jepang pada abad ke-16. Awalnya ayam ini dibudidayakan oleh para peternak Shokoku dan jika berdasarkan cerita rakyat, dahulunya pada masa kekaisaran teno terdapat seorang pangeran yang mengenakan pakaian dengan hiasan bulu panjang ayam onagadori.

Para peternak di Jepang selama berabad-abad telah mengalami banyak kesulitan dalam menciptakan dan mlestarikan spesies onagadori ini. Peternak menyediakan kandang khusus dengan tempat bertengger di atas tanah dimana supaya ekornya tetap bersih dan dalam kondisi baik.

Lantas tidak hanya sampai di situ saja perkembangan ayam onagadori, saat ini di Indonesia sudah mulai banyak yang membudidayakan ras ayam ini. Walaupun hanya sebagian besar hanya merupakan silangan dari ayam onagadori asli, tapi hal ini merupakan bukti bahwa eksistensi ayam ini juga populer di tanah air Indonesia.


Ciri Ayam Onagadori


  • Memiliki bentuk tubuh yang indah sehingga ayam onagadori termasuk ayam hias.
  • Memliki ekor yang sangat panjang hingga mencampai 20 meter.
  • Memiliki warna di antaranya kuning, merah, putih, hitam dan kombinasi dari beberapa warna tersebut.
  • Untuk ayam onagadori pejantan memiliki berat antara 1,8 kg sampai 2 kg.
  • Untuk ayam onagadori betina biasanya memiliki berat antara 1 kg hingga 1,3 kg.
  • Kemudian telur ayam onagadori berwarna cokelat muda.



Kisaran Harga Ayam Onagadori


  • Harga ayam onagadori usia 1-3 bulan berkisar antara 200.000 hingga 500.000 rupiah.
  • Harga ayam onagadori usia 3-5 bulan berkisar antara 500.000 hingga 800.000 rupiah.
  • Kemudian untuk harga ayam onagadori dewasa bisa mencapai kisaran harga di atas 1.000.000 rupiah.



Cara Pemeliharaan Ayam Onagadori 

Perawatan ayam onagadori baik pejantan atau betina pada dasarnya tidak terlalu rumit. Bagian penting yang perlu diperhatikan dalam proses perawatan ayam ini ialah:

  • Kebersihan kandang harus selalu terjaga.
  • Kondisi kandang harus tenang dan jauh dari tempat kebisingan, misalnya pasar atau pabrik.
  • Berikan pakan-pakan yang kaya akan nutrisi seperti jagung, voor, beras merah. Kemudian sekali-kali berikan obat penambah vitamin.
  • Jika untuk pengembangbiakan sebaiknya gunakan ayam onagadori yang berbeda keturunan.

Sebenarnya ayam onagadori bisa dipelihara seperti cara memelihara ayam pada umumnya.



Gambar Ayam Onagadori

Berikut adalah beberapa gambar terkait ayam onagadori yang penulis dapatkan dari berbagai sumber.

Ayam Onagadori

Ayam Onagadori

Ayam Onagadori

Ayam Onagadori

Ayam Onagadori



ayam Onagadori termasuk salah satu diantara 17 jenis ayam asli dari Jepang yang dapat dikembangbiakkan di Indonesia. Sudah banyak sekali peternak lokal yang mencoba membudiayakan ayam onagadori ini, bahkan usaha peternakan ayam ras ini memiliki pospek yang sangat menjanjikan.
Nah begitulah sekilas pembahasan tentang Mengenal Ayam Onagadori dari Negara Jepang yang dapat penulis sajikan kepada para pembaca. Semoga tulisan ini bermanfaat dan menjadi ilmu yang berguna.

Sumber kutipan:
Wikipedia.id
Onagadori.de
Jualayamhias.com

6 Jalu Ayam Bangkok Dan Kelebihannya Yang Perlu Diketahui

jalu ayam

6 Jalu Ayam Bangkok Dan Kelebihannya - Seperti yang kita ketahui bahwa jalu atau taji merupakan salah satu senjata ayam aduan yang digunakan untuk melakukan serangan mematikan terhadap lawan-lawannya. Jalu yang bagus yaitu apabila saat ayam melesatkan pukulan dan jalunya akan selalu tepat sasaran atau bisa dibilang jalu yang dimiliki ayam sangat jahat. Maka tidaklah heran jika ayam tipe jalu dengan akurasi serangan yang bagus mampu menumbangkan musuhnya hanya dalam hitungan menit.

Perlu diketahui jika jalu pada ayam memiliki banyak sekali bentuk dengan masing-masing kelebihannya. Pada dasarnya jalu/taji ayam bisa dikatakan bagus atau tidak sangat dipengaruhi oleh faktor lain misalnya teknik pukulan. Tidak sedikit dari ayam yang terlihat memiliki jalu yang bagus tapi ketika ayam bertarung justru jalunya tidak berfungsi dengan baik alias tidak jahat. Hal ini adalah salah satu bukti bahwa gaya pukulan sangat berpengaruh terhadap baik/buruknya jalu ayam aduan.


Jalu Cantel

Jalu cantel adalah salah satu jenis jalu yang paling berbahaya dibandingkan dengan jenis lainnya. Ciri jalu cantel yaitu jalu yang tumbuh melengkung ke arah atas dan runcing.  Kelebihan ayam yang memiliki jalu tipe ini yaitu memiliki peluang lebih besar untuk melesatkan pukulan jalu yang akurat dan sangat sering membutakan mata.  Terlebih lagi jika ayam memiliki gaya pukulan samping atau dikenal dengan pukulan kencong pasti akan sangat berbahaya.

Jalu Kampak

Adalah tipe jalu yang memiliki bentuk seperti kampak dan biasanya ayam yang memiliki jenis jalu seperti ini adalah ayam tipe pukul. Jalu kampak hanya bisa tumbuh maksimal satu sentimeter saja atau seukuran satu ruas jari telunjuk. Meskipun begitu jalu kampak juga bisa merobek bagian tubuh lawan dan melesatkan pukulan berbahaya.

Jalu Lepek

Jalu lepek yaitu tipe jalu yang tidak tumbuh meskipun usia ayam sudah tua. Biasanya jalu lepek ini dipengaruhi oleh faktor keturunan. Kelebihan tipe jalu lepek yaitu ayam akan selalu terlihat muda, jadi banyak orang yang akan terkecoh dengan ayam yang memiliki jalu lepek.

Jalu Renteng

Jalu renteng yaitu tipe jalu yang tumbuh lebih dari satu. Artinya jalu tumbuh dempet pada pangkal jalu. Kebanyakan ayam tipe jalu rentet memiliki pukulan depan yang sangat kuat.

Jalu Kumet

Jenis jalu kumet adalah tipe jalu yang hanya tumbuh seukuran biji jagung. Kebanyakan ayam aduan yang memiliki jenis jalu kumet memiliki pukulan dan gaya tarung yang bagus. Serta memiliki pukulan yang mengarah pada bagian saraf  lawan.

Jalu Sangket

Jalu sangket adalah bentuk jalu yang hampir mirip dengan jalu cantel yaitu melengkung ke ara atas. Tapi yang menjadi pembeda ialah jalu sangket tumbuhnya dekat dengan jari kaki bagian belakang ayam aduan.

Posisi jalu yang paling bagus sebenarnya juga ditentukan sesuai dengan gaya tarung ayam itu sendiri. Jika seorang botoh yang sudah berpengalaman pasti tahu setelan jalu yang paling cocok untuk teknik tarung tertentu.

Perbedaan Generasi Katurangan dan Non Katurangan

Katurangan dan Non Katurangan


Generasi Katurangan

Pengertian katurangan itu sendiri adalah ciri fisik pada ayam aduan yang dipercaya memiliki kelebihan tertentu. Berdasarkan sejarah, ilmu katurangan ini sudah diturunkan secara turun-temurun oleh para nenek moyang dan dijadikan sebagai landasan atau tolak ukur untuk menilai kualitas ayam aduan, apakah bagus atau tidak.

Katurangan yang dimaksud tersebut yaitu diantaranya adalah katurangan sisik kaki, warna bulu, mata, paruh, jalu, jengger dan ciri fisik lainnya. Katurangan merupakan mitos/primbon yang hingga saat ini masih tetap diyakini oleh banyak penghobi ayam aduan.

Generasi katurangan adalah mereka para penghobi (botoh) yang masih berpegang teguh kepada keyakinan nenek moyang atau orang zaman dahulu. Hingga saat ini generasi ini masih tetap melakukan pengkajian mengenai teori ini dan tetap selalu yakin dan percaya.


Generasi Non Katurangan

Generasi non katurangan adalah mereka yang tidak percaya kepada mitos/primbon katurangan. Bagi mereka semua ayam aduan sama, kebanyakan dari mereka lebih mementingkan bukti rill dari kehebatan ayam itu sendiri tanpa percaya akan hal-hal mistis dibalik katurangan.

Dibandingkan melakukan penilaian terhadap ciri fisik yang berdasarkan katurangan, mereka lebih suka melihat teknik tarung dari ayam aduan secara lansung untuk melakukan penilaian apakah ayam aduan tersebut bagus atau tidak.


Perbedaan Pendapat Antara Mereka

Kepercayaan adalah sesuatu yang sangat vital apabila mendapat sebuah singgungan. Perbedaan pendapat bisa saja menyebabkan sebuah kerenggangan antara sesama penghobi yang pada dasarnya memiliki kegemaran atau hobi yang sama.

Terkadang diantara mereka bahkan mengintimidasi antara satu dengan yang lainnya lewat pendapat-pendapat yang menyinggung, meminta pembuktian dan bahkan menyebabkan sebuah permusuhan antara sesama botoh ayam aduan hanya dikarenakan perbedaan pendapat.

Meskipun memiliki perbedaan pendapat kenapa tidak sebaiknya kita saling menghormati antara satu sama lain?

Kenapa saya membuat tulisan seperti ini? Saya hanya ingin memberikan sedikit opini supaya bisa menjadi motivasi untuk para botoh sekalian agar saling menghormati dan menjaga hubungan baik dengan botoh lainnya.

Meskipun terdapat perbedaan tapi ingatlah bahwa alasan kita bukan untuk saling pintar memintari, tapi tujuan kita untuk saling berbagi cerita, pengalaman dan ilmu yang bermanfaat.
Saya akhiri tulisan ini, apabila terdapat kesalahan dan kekurangan saya mohon maaf dan salam damai untuk kita botoh Tanah Air.

Cara Mengobati Kurap Ayam Hanya Dengan 7000 Rupiah

Cara Mengobati Kurap Ayam

Obat Kurap Ayam Murah - Seperti yang kita ketahui jika penyakit kurap pada ayam merupakan salah satu penyakit yang bisa dibilang cukup serius. Kemudian penyakit kurap ini bisa menular dengan cepat terhadap ayam lainnya. Kadang kita membeli berbagai macam obat yang harganya tidak murah dan ternyata penyakit kurap ini tidak juga sembuh.

Pastinya para penghobi ayam sudah banyak yang mengetahui apa penyebab dari kenapa ayam terkena kurap. Kemungkinan terbesar yang paling masuk akal adalah faktor kebersihan kandang dan kebersihan ayam itu sendiri.

Oke langsung saja saya akan sedikit bercerita mengenai kisah yang mungkin agak unik ini.
Beberapa hari yang lalu ada salah satu dari ayam saya yang terkena kurap. Awalnya saya biarkan saja dan tidak cepat saya obati dikarenakan waktu itu saya lagi sibuk kerja dan yang rutin memberi pakan adalah si emak.

Tiga hari berlalu dan ketika sore hari saat memberikan pakan kepada ayam-ayam saya dan terlihat penyakit kurap pada ayam kelabu saya ini semakin parah hingga bagian muka dan pundak sayap dipenuhi dengan kurap.

Kemudian saya putuskan untuk membeli Salep Albert yang biasa saya gunakan untuk obat kurap ayam, tapi dikarenakan waktu sudah hampir maghrib jadi semua toko obat sudah tutup kemudian saya putuskan untuk pulang.

Saat di perjalanan pulang saya mampir di sebuah bengkel untuk meminta oli bekas dan rencananya mau saya pakai sebagai obat. Karena waktu sudah hampir malam juga dan saya pikir jika pakai obat alami saya harus muter-muter lagi untuk cari bahannya.

Kemudian saat di bengkel saya ketemu dengan pakde-pakde, lalu kami pun sedikit berbincang
Pakde: “Kamu minta oli mau dipake buat apa? Buat rante motor ya?”
Saya: “nggak ah pakde,, motor saya aja Matic mana ada rante nya!”.
Pakde: “lah,,, trus mau buat apa?”
Saya: “begini pakde, mau saya pakai buat obat kurap ayam. Soalnya muter-meter nyari’in toko obat sudah pada tutup”.
Pakde: “mendingan kamu pake aja minyak rem daripada oli !”
Saya: “emangya pakde pernah nyoba?? Nanti malah mati ayam saya, kan rugi!”
Pakde: “nggak bakal kalo mati, kan dioles bukan diminum. Pakde kemarin coba buat penyakit gudik sapi dan hasilnya sembuh kok”

Kemudian setelah itu saya memutuskan untuk membeli minyak rem yang disarankan oleh pakde yang harganya Cuma Rp. 7000. Lalu setelah sampai dirumah langsung dipraktekin dah resep dari si Pakde dengan menggolesi kurap ayam dengan minyak rem.

Awalnya saya agak ragu, tapi keesokan harinya langsung terlihat perubahannya pada ayam saya. Kurap yang sebelumnya parah mulai rontok dan kemudian kulit ayam yang sebelumnya kering menjadi terlihat tidak kering, mungkin karena efek dari minyak kali yah.

Karena ayam saya terlihat kondisinya lebih membaik dibandingkan sebelumnya. Kemudian saya oleskan sekali lagi lalu saya mengandangkan lagi si kelabu.

Setelah 2x pemberian minyak rem kemudian saya menghentikan pengobatan dan saya tidak percaya, ayam yang kurapan cukup parah bisa sembuh dengan obat murahan. Sempet geleng-geleng karena biasanya saya pakai salep albert yang harganya 45 ribu.

Apakah aman memakai minyak rem untuk obat kurap? Saya rasa aman, tapi ada dampak dari penggunaannya yaitu menyebabkan bulu ayam yang terkena minyak menjadi rontok juga.

Iya, ayam saya bulu kepalanya jadi botak seperti ayam sudah di abar 5x, padahal ayam masih 8 bulan umurnya. Mungkin kalau ada iklannya pasti bakal bilang “MINYAK REM, Kurap Rontok dan Bulu juga Rontok. hehehe

Nah, itulah sedikit cerita dari pengalaman unik saya, semoga bermanfaat.

Ayam Bangkok Shamo Dengan Kelebihannya

jenis ayam shamo
image by sukabet77.com

Ayam bangkok shamo adalah salah satu dari jenis ayam aduan yang cukup digemari oleh para pecinta ayama laga. Selain ayam bangkok, birma, saigon dan pakhoy, ayam aduan trah shamo terbilang cukup populer. Akan tetapi tidak banyak orang yang mengetahui bahwa ayam samo adalah tipe petarung yang sangat bagus.

Sesuai dengan sejarahnya bahwa ayam shamo adalah ayam yang juga berasal dari negara Thailand, namun hanya saja kepopuleran ayam shamo kalah dengan popularitas ayam siap (ayam bangkok). Kehebatan ayam shamo justru malah menjadi dikenal karena orang-orang jepang yang melakukan uji coba persilangan ayam trah shamo dengan ayam lain dan menghasilkan ayam aduan yang mengesankan. Pada abad 16 di Negara Jepang ditemukan ayam shamo yang disebut dengan ayam O-Shamo, akan tetapi masih merupakan keturunan dari shamo thailand.

O-shamo adalah ayam aduan yang memiliki tubuh yang sangat besar dan berbeda dengan ayam lain, serta berat ayam O-shamo rata-rata antara 6-8 kilogram. Kemudian para peternak mulai melakukan pengembangan persilangan dengan menyilankannya dengan ayam lokal maupun ayam interlokal.
Tidak hanya sampai disitu, proses persilangan masih terus dilakukan dengan harapan bisa menemukan bibit petarung unggul dari ayam shamo. Setidaknya terdapat tiga jenis ayam shamo, yaitu silangan yang memiliki besar hingga 6-8 kg dinamakan O-Shamo, untuk yang berukuran sedang dinamakan Chu Shamo dan hasil silangan dengan ukuran kecil diberi nama KO Shamo.


Berikut adalah ciri fisik ayam shamo pada umumnya

  • Postur tubuh lebih besar jika dibandingkan trah ayam aduan jenis lain.
  • Paruh ayam shamo lebih kuat dan tebal.
  • Kebanyakan ayam shamo memiliki jenis jengger telon dan jengger belimbing.
  • Ayam shamo memiliki mata yang cerah.
  • Terlihat sangat tegap dan berotot.



Keunggulan dari Ayam Shamo

  • Memiliki pukulan yang lebih kuat karena memiliki otot yang kuat.
  • Termasuk jenis ayam pukul dan sangat jarang ayam shamo memiliki jalu yang panjang.
  • Tahan pukul seperti ayam saigon dan tahan mati.
  • Keunggulan lain dari ayam shamo adalah memiliki stamina yang kuat dan mampu bertarung lebih lama.



12 Kesalahan Merawat Ayam Aduan Yang Harus Dihindari

Kesalahan Merawat Ayam Aduan

Merawat ayam aduan bisa dibilang gamang-gampang susah, maka dari itu pentingnya sebuah pengetahuan agar para botoh tidak melakukan kesalahan yang bisa saja berakibat fatal terhadap ayam dan merugikan diri para botoh itu sendiri. Terkadang kesalahan dalam merawat ayam bisa saja menimbulkan kerugian baik materi maupun non materi. Harapan ayam yang digadang-gadang akan menjadi juara justru bisa saja rusak karena kesalahan saat merawat ayam. Kali ini penulis akan berbagi tulisan mengenai 12 kesalahan yang harus dihindari saat merawat ayam aduan.


12 Kesalahan Merawat Ayam Aduan Yang Harus Dihindari


1. Memandikan Ayam Dengan Air Hangat
Jika banyak yang bilang air hangat baik untuk memandikan ayam aduan! Maka kita harus mengetahui terlebih dahulu apa manfaatnya. Jika hanya untuk membersihkan luka, mengobati kurap dan untuk mengendorkan otot setelah ayam berlaga itu sah-sah saja. Akan tetapi jika untuk perawatan harian, menggunakan air hangatmemiliki efek yang kurang bagus terutama untuk bulu dan bisa menyebabkan ayam menjadi cebol/bantat. Maka dari itu sebaiknya jika memandikan ayam lebih baik menggunakan air dingin saja dan gunakan air hangat bila memang karena alasan tertentu.

2. Memandikan Ayam Ketika Belum Cukup Umur
Terkadang para botoh yang kurang sabar dan nekat melakukan rawatan yang sebenarnya tidak perlu dilakukan seperti mamandikan ayam ayam yang masih muda dengan harapan supaya otot ayam cepat keras. Perlu diketahui jika sebenarnya usia ayam yang sudah harus dimandikan secara rutin yaitu ketika pertumbuhan bulu ayam sudah benar-benar selesai. Artinya untuk ayam muda tidak perlu dimandikan, cukup diberikan pakan dan gizi yang seimbang  karena ayam masih dalam tahap pertumbuhan.

3. Kesalahan Menjemur Ayam Secara Berlebihan
Menjemur ayam bermanfaat untuk memperpanjang nafas atau stamina ayam, namun masih banyak yang sering melakukan kesalahan saat proses menjemur ayam. Biasanya kesalahan yang kerap terjadi yaitu waktu atau durasi penjemuran yang berlebihan. Banyak botoh yang tidak tahu dampak dari menjemur ayam secara berlebihan dan masih melakukan penjemuran secara berlebihan bahkan hingga satu hari penuh ayam dijemur. Penjemuran yang benar hanya butuh waktu 3-4 jam saja saat pagi hari pada cuaca yang bagus yaitu antara pukul 8.00 hingga pukul 11.00 setelah itu ayam bisa dimasukan kandang atau diumbar bebas.

4. Kesalahan Melakukan Latihan Fisik
Latihan fisik memang memiliki banyak sekali manfaat, diantaranya akan membuat otot, stamina dan pukulan ayam aduan menjadi lebih bagus. Akan tetapi banyak dari para botoh yang salah persepsi dalam memberikan pola latihan kepada ayam mereka yang berdampak buruk terhadap ayam itu sendiri. Tips dari penulis untuk latihan fisik anda bisa mencoba melakukan latihan kliter setiap hari dengan waktu 15-20 menit. Latihan kliter ini terbukti aman dan tentunya memiliki banyak manfaat bagi ayam aduan.

5. Melatih Ayam Dengan Mengangkat dan Melemparnya ke Udara
Cara melatih ayam yang satu ini bisa dibilang cara yang paing berbahaya dan kemungkinan ayam cedera sangat tinggi. Ayam diangkat hingga satu meter atau lebih kemudian ayam dilemparkan supaya terbang dengan tujuan melatih otot kaki dan otot sayap ayam, perlu diketahui jika sebenarnya lathan seperti ini tidak perlu dilakukan karena bisa saja ayam malah keseleo karena jatuh dari ketinggian.

6. Melatih Ayam Dengan Pemberat Kaki atau Barbel
Melatih ayam dengan pemberat kaki atau barbel belakangan ini menjadi sangat viral dan banyak dilakukan oleh para penghobi ayam aduan. Tujuan dari penggunaan pemberat/barbel yaitu supaya ayam memiliki pukulan yang kuat dan cepat. Akan tetapi sebenarnya jika kita menyadari bahwa latihan seperti ini sebenarnya tidak masuk akal dan jika memang ayam aduan itu memiliki pukulan dan kecepatan yang bagus itu bukanlah karena barbel melainkan karena bakat alami yang dimiliki oleh ayam tersebut.

7. Mengangkat Ayam Dengan Memegang Bulu Ekor Pada Ayam
Perlu diketahui bahwa bulu ekor pada ayam merupakan bagian yang sangat vital dan kita harus memperlakukannya dengan sangat hati-hati. Kebiasaan para botoh jika melati ayam aduan sering dengan memegang bulu ekor dan kemudian mengangkat ayam, sebaiknya hal yang demikian ini patut dihindari. Pada bagian ekor ayam terdapat bagian yang biasa disebut dengan minyak2 atau peli ayam yang sangat sensitif dan apabila pecah bisa saja ayam sakit bahkan mati.

8. Usia Ayam yang Belum Siap Abar Masih Tetap Diabar
Abar adalah proses lanjutan dalam melatih ayam aduan supaya jadi lebih kuat. Sebaiknya ayam melakukan percobaan abar ketika berusia tujuh bulan ke atas dengan ciri pertumbuhan bulu pada ayam sudah selesai. Akan tetapi banyak botoh yang kurang sabar dan tetap melakukan abar untuk ayam yang masih sangat muda dan tidak jarang justru ayam aduan muda malah rusak dan cedera.

9. Waktu Latihan Abar Terlalu Berlebihan
Durasi atau waktu abar sebaiknya disesuaikan dengan kesanggupan ayam dan jangan sampai terlalu berlebihan. Penyakit yang sering dialami para botoh yaitu “terlalu asik menikmati pertarungan hingga lupa waktu”. Jika anda termasuk orang yang demikian maka anda harus cepat-cepat bertobat dan sayangi ayam lancuran anda agar tidak rusak.

10. Memilih Lawan Saat Abar
Sering kali dari botoh melakukan latihan abar dengan menandingkan ayam yang tidak seimbang atau kalah babak, entah hal ini karena memang tidak ada lawan yang seimbang atau karena takut kalah gengsi dengan botoh lain. Sebaiknya dalam melakukan abar pilihlah lawan yang seimbang atau paling tidak lawan memiliki umur yang tidak slisih jauh. Jika beda usia terlalu jauh bisa saja ayam cedera dan terkena penyakit seperti turun urat, sakit kuning, leres (turun mental) dan sebagainya.

11. Kurangnya Perawatan Setelah Ayam Selesai Latihan Abar (Traning) 
Setelah ayam di abar jangan sampai ayam kita malah menjadi rusak karena kurang perawatan. Menjadi seorang botoh anda dituntut selalu teliti dan bisa menjaga kebersihan ayam terutama setelah ayam selesai diabar. Bagian yang paling penting adalah membersihkan ayam dan merawat luka ayam hingga benar-benar bersih agar ayam tidak terinfeksi kuman yang kemungkinan bisa menyebabkan penyakit seperti bubul, kurap dan ngorok.

12. Kesalahan Saat Melagakan Ayam
Tahap akhir dari merawat ayam aduan adalah untuk dilagakan atau di adu di arena. Namun, sebaiknya hindari beberapa kesalahan yang kemungkinan bisa berakibat fatal terhadap ayam dan terhadap para botoh sekalian. Berikut adalah kesalahan yang sering menyebabkan banyak kerugian: (1) membawa ayam yang belum siap ke arena dan mengadunya. (2) memasang taruhan yang berlebihan dengan ambisi menang. (3) terlalu percaya diri dan yakin bahwa ayam kita akan menang. (4) tidak selektif ketika memilih lawan atau gandeng. (5) salah dalam melakukan perawatan ayam setelah laga.

Kesabaran dan ketelatenan adalah kunci keberhasilan dalam hidup, begitu pula saat melakukan perawatan ayam aduan. Para botoh dituntut untuk sabar, telaten serta tidak terlalu berambisi. Kemudian pentingnya memiliki pemahaman lebih atau ilmu mengenai ayam aduan agar tidak melakukan kesalahan-kesalahan yang mungkin bisa berakibat fatal. Nah, itulah sedikit ulasan mengenai 12 kesalahan merawat ayam yang sebaiknya dihindari, semoga tulisan ini bisa menjadi ilmu yang bermanfaat bagi rekan-rekan sekalian. Terima kasih.

5 Alasan Kenapa Gaya Tarung Ayam Berubah Saat Di Dalam Arena


Seperti yang kita ketahui jika ayam aduan harus memiliki teknik yang bagus supaya ayam bisa menang dan menjadi juara. meskipun demikian, terkadang teknik tarung ayam aduan bisa saja berubah drastis ketika di dalam arena diakibatkan oleh beberapa kemungkinan. Tidak jarang ayam yang awalnya unggul mendadak jadi bulan-bulanan oleh lawan dan kalah.

Salah satu penyebab kekalahan di arena gelanggang yaitu dikarenakan ayam kita kalah main atau bisa diilang kalah teknik tarung dari sang lawan. Pada kesempatan kali ini penulis akan berbagi artikel mengenai 5 Alasan Kenapa teknik Ayam Berubah Saat Di Dalam Arena. Tulisan ini sengaja kami buat berdasarkan pengalaman dan pengamatan dari penulis.

5 Alasan Kenapa Gaya Tarung Ayam Berubah Saat Di Dalam Arena


1. Karena Gaya Tarung Lawan
Gaya tarung ayam yang berubah seringkali disebabkan oleh gaya tarung lawan yang mendominasi pertandingan atau ayam kita hanyut ke dalam permainan lawan sehingga menyebabkan ayam kita bertarung tidak seperti biasanya. Hal ini sering terjadi pada ayam yang memiliki gaya tarung yang sama, contohnya ayam dengan teknik ngalung melawan ayam yang juga memiliki teknik ngalung dan lawan lebih dominan ngalung maka sudah pasti gaya tarung ayam kita menjadi solah bawah atau bahkan menjadi ayam kontrol. Jadi kesimpulannya adalah gaya tarung lawan memiliki kemungkinan besar yang bisa merubah gaya tarung atau teknik ayam kita saat di arena.

2. Ukuran Tubuh Atau Babak 
Ukuran tubuh atau babak sudah jelas memiliki pengaruh terhadap gaya tarung ayam kita. Ini sekedar saran dari penulis untuk para botoh sekalian, apabila memilih lawan di arena sebaiknya jangan lupa untuk memperhitungkan babak/ukuran tubuh ayam kita dengan lawan yang akan dipilih untuk menghindari risiko berubahnya gaya tarung ayam kita.

Baca Juga:
 
3. Karena Lawan Yang Cerdik
Banyak sekali kejadian dimana ayam yang bagus bisa tumbang dengan ayam yang cerdik atau licik dan pasti para botoh sekalian sudah sering menjumpai fenomena yang satu ini. Ayam kita selalu unggul di setiap rode namun saat di akhir pertandingan kalah, pasti kejadian seperti ini membuat kita sangat kecewa. Kekalahan yang seperti ini biasanya disebabkan karena lawan yang memang benar-benar cerdik mencari celah kelemahan ayam kita.

4. Karena Efek Pukulan
Efek pukulan lawan dapat menyebabkan berubahnya gaya tarung pada ayam kita karena efek pukulan bisa menyebabkan disfungsi pada bagian tubuh ayam. Hal ini merupakan kejadian yang pasti terjadi di dalam arena. Pada awalnya ayam akan saling bertarung dengan menunjukan gaya tarung yang mereka unggulkan, akan tetapi biasanya ayam yang sering terkena pukulan yang sangat berefek akan menyebabkan gaya tarung ayam menjadi berubah.

5. Umur Ayam
Umur ayam juga sangat berpengaruh terhadap gaya tarung ayam, terutama untuk ayam yang masih muda. Banyak sekali para botoh yang tidak sabar dan tetap nekat membawa ayam yang masih muda untuk ditarungkan di gelanggang. Kemudian mereka mengatakan kalau ayam muda tersebut bagus, tapi setelah turun ke arena ternyata gaya tarungnya tidak seperti yang dikatakan dan ayam kalah. Perlu diketahui jika ayam yang masih muda adalah ayam yang masih belajar bertarung dan bisa dibilang teknik ayam muda masih belum matang serta memiliki kemungkinan yang besar untuk berubah.

Sebagai seorang botoh atau penghobi ayam aduan sebaiknya kita haruslah lebih cermat saat membawa ayam kesayangan kita ke arena. Kemudian saat memilih lawan sebaiknya lebih teliti dan selektif supaya ayam kita bisa bertanding seperti yang diharapkan. Demikianlah artikel ini kami buat dengan banyak kekurangan dan harap dimaklumi.