5 Cara Melatih Burung Kenari dengan Mp3 Agar Cepat Gacor

Melatih Burung Kenari dengan Mp3

Melatih burung kenari bisa dilakukan dengan berbagai metode dan salah satunya adalah dengan menggunakan suara rekaman atau mp3. Tujuan dari latihan dan pemasteran burung kenari yaitu supaya burung kenari bisa cepat gacor dan memiliki mental untuk mengikuti kontes, terutama untuk burung kenari bakalan. Kesalahan saat melatih burung kenari bisa berakibat sangat buruk dan bisa saja burung malah tidak bunyi karena pedot (kalah mental) karena pola latihan yang salah.

Saat melatih burung kenari agar cepat gacor memang tidaklah mudah dan membutuhkan kesabaran. Cara melatih burung dengan mp3 saat ini memang terbukti paling efektif untuk melatih burung bakalan. Selain melatih suara, latihan dengan mp3 bisa memperkaya jumlah gacor pada burung kenari. Akan tetapi dalam melakukan latihan ini harus memperhatikan beberapa aspek penting supaya latihan bisa benar-benar berhasil dan tidak menyebabkan burung pedot. Pada kesempatan kali ini penulis akan berbagi tips melatih atau memasterkan burung kenari bakalan dengan metode suara Mp3.

Cara Melatih atau Memasterkan Burung Kenari Agar Cepat Bunyi

  • Untuk melatih burung kenari dengan suara mp3 sebaiknya menggunakan Mp3 yang memiliki suara jelas. Kemudian untuk burung yang masih bakalan gunakan suara mp3 yang tidak terlalu banyak variasi gacor. Hal ini supaya burung kenari tidak takut dan untuk memancing kemauan burung kenari untuk belajar bunyi. Setelah burung kenari sudah terbiasa bunyi maka bisa dicoba dengan mp3 yang lebih banyak memiliki variasi gacor dan bisa juga menggunakan suara burung selain kenari, misalnya suara burung lovebird, ciblek, pleci dan sebagainya.
  • Saat melatih suara burung kenari sebaiknya harus benar-benar memperhatikan waktu dan kondisi. Jangan karena ingin kenari cepat gacor anda melakukan latihan setiap saat, hal yang demikian malah kurang bagus dan bisa menyebabkan burung kesayangan anda menjadi stres. Idealnya waktu yang paling baik untuk melatih atau memaster burung kenari adalah saat pagi hari dan sore hari.
  • Saat memutar suara mp3 sebaiknya diletakan pada tempat yang agak jauh dari burung. Misalnya burung anda ada di dapur maka anda bisa memutar suara mp3 dari ruang tamu, yang terpenting suara bisa terdengar oleh burung kenari. Tujuan dari metode ini supaya latihan bisa cepat berhasil dan mendapatkan hasil yang maksimal.
  • Saat melatih burung kenari sebaiknya perhatikan kondisi lingkungan dan usahakan dalam kondisi yang tenang. Jika anda memiliki lebih dari satu burung kicau maka anda bisa menjauhkan burung yang sudah mahir gacor dari kenari bakalan. Tujuannya adalah supaya keberadaan burung lain tidak mengganggu proses latihan burung kenari bakalan.
  • Kemudian yang terakhir yang perlu anda miliki saat melatih burung kenari bakalan adalah kesabaran dan ketekunan. Melatih burung memang sangat memakan waktu, bahkan proses latihan bisa hingga berbulan-bulan. Jadi dalam hal ini sangat membutuhkan kesabaran dan ketelatenan supaya suara gacor burung yang dilatih bisa seperti yang diharapkan.

Latihan pada burung kenari sebaiknya dilakukan ketika burung masih berusia muda. Karena burung muda akan lebih gampang dilatih dan cepat gacor diandingkan melatih burung dewasa yang belum mau gacor. Untuk saat ini memang melatih burung menjadi lebih mudah karena kita bisa menggunakan rekaman suara atau suara mp3.

Begitulah sedikit ulasan dari kami menenai 5 cara melatih burung kenari dengan mp3 agar cepat gacor. Kami akhiri ulisan ini dan semoga tulisan ini bermanfaat dan menjadi ilmu yang berguna bagi rekan-rekan sekalian.

Kelebihan Babon Unggul dan Babon Cetak Ayam Aduan

Induk ayam atau babon adalah syarat yang wajib supaya menghasilkan keturunan ayam aduan juara. sebagai seoang botoh atau penghobi ayam bangkok aduan maka kita harus mengatahui bagaimana ciri babon ayam yang berkualitas agar kita bisa menyeleksi bibit-bibit ayam yang berbakat.
Induk Ayam

Induk ayam atau babon ayam aduan memiliki peran lebih penting dibandingkan dengan pacek (pejantan) ayam aduan. Berbeda dengan ayam pejantan, induk ayam akan lebih dominan mewariskan gen terhadap keturunannya. Umumnya terdapat dua jenis babon ayam aduan yang baik untuk dibudidayakan yaitu jenis babon unggul dan babon cetak.

Pada kesempatan kali ini penulis akan membagikan tulisan tentang Kelebihan Babon Unggul dan Babon Cetak Ayam Aduan yang perlu para botoh ketahui supaya bisa dijadikan sebagai acuan untuk memilih induk ayam aduan yang berkualitas.

Mengenal Babon Unggul Ayam Aduan


Apa itu Babon Unggul Ayam Aduan?

Sesuai dengan namanya, babon unggul adalah babon yang lebih dominan dibandingkan dengan pejantan dalam menghasilkan keturunan. Dengan kata lain anak ayam akan dominan mewarisi gen sang induk, baik dari ciri fisik, gaya tarung, stamina, pukulan dan mental. Jadi tidaklah heran jika peternak yang sudah memiliki nama lebih suka menjual pejantan dibandingkan dengan menjual induk dikarenakan babon yang mereka miliki adalah babon unggul.

Bagaimana Mengenali Ciri Babon Unggul?

Pada umumnya para botoh mengenali ciri babon unggu dengan melihat ciri fisik, gaya tarung, stamina dan mental layaknya memilih ayam aduan pejantan. Kemudian tidak jarang para botoh melakukan seleksi babon dengan cara mengadu babon dengan babon lainnya. Selain itu katurangan juga menjadi acuan dalam memilih babon unggul yang berkualitas.

Kelebihan dan Kekurangan Babon Unggul

Kelebihan:

  • Sangat mudah untuk mengenali ciri fisik babon unggul.
  • Babon unggul bisa langsung dibudidayakan tanpa kawatir buruknya hasil keturunan
  • struktur fisik dan teknik lebih bagus dibandingkan babon cetak.


Kekurangan:

  • Sangat susah untuk mendapatkan keturunan yang mewarisi gen dari pejantan.
  • Diperlukan uji tanding untuk menilai babon unggul dan tidak jarang malah babon menjadi rusak.
Kesimpulannya untuk jenis babon unggul sangat mempengaruhi keturunan. Tidak jarang bila babon unggul dikawinkan dengan pejantan yang kurang bagus dan bisa menghasilkan anak yang berkualitas.

Mengenal Babon Cetak Ayam Aduan



Apa itu babon cetak Ayam Aduan?

Berbeda dengan babon unggul yang lebih dominan mewariskan gen terhadap keturunannya, babon cetak adalah babon yang menghasilkan anakan yang dominan menyamai pacek (pejantan). Jika diibaratkan mesin maka babon cetak bisa dikatakan sebagai mesin foto copy, dengan kata lain apabila dikawinkan dengan pejantan yang bagus maka akan menghasilkan anak yang bagus dan sebaliknya.

Bagaimana Cara Mengenali Ciri Babon Cetak?

Untuk melihat ciri babon cetak bisa dengan cara mengamati hasil keturunan. Jika anak ayam terlihat lebih dominan mewarisi sifat sang induk maka induk ayam adalah kategori babon unggul. Kemudian jika anak ayam terlihat lebih dominan mewarisi sifat pejantan maka induk ayam adalah babon cetak. Pada umumnya terdapat tiga jenis babon cetak, yaitu:

  • Babon cetak fisik, yaitu lebih dominan menurunkan ciri fisik pejantan kepada keturunannya.
  • Babon cetak teknik, yaitu lebih dominan menuunkan teknik atau gaya tarung dari pejantan (pacek) kepada keturunnanya.
  • Babon cetak fisik & teknik, yaitu menurunkan teknik dan ciri fisik dari pejantan kepada keturunannya.


Kelebihan dan Kekurangan Babon Cetak

Kelebihan:

  • Bisa mendapakan keturunan dari jago yang sudah juara.
  • Ciri fisik dan teknik anak ayam bisa menyamai pejantan.
  • Babon cetak sangat dicari oleh kebanyakan penghobi ayam aduan.


Kekurangan:

  • Sangat susah untuk mengenali ciri babon cetak yang sebenarnya dan tidak bisa hanya dilihat dari ciri fisik.
  • Perlu adanya uji keturunan yang membutuhkan waktu panjang hingga para peternak bisa mengenali babon cetak dan mengambil kesimpulan.
  • Harus menunggu hingga keturunan dewasa untuk menyimpulkan seekor babon cetak atau bukan.

Kesimpulannya bahwa babon cetak sangat sulit ditemukan, kemudian tidak jarang para peternak melakukan uji keturunan dan memakan waktu cukup lama yang hasilnya tidak sesuai dengan harapan.

Setelah membaca tulisan Babon Unggul dan Babon Cetak Ayam Aduan di atas pasti rekan-rekan akan lebih teliti saat memilih induk yang akan digunakan untuk melakukan ternak ayam bangkok aduan. Kami cukupkan sampai di sini untuk tulisan ini, semoga bermanfaat dan menjadi ilmu yang berguna.


Cara Mengobati Ayam Aduan yang Terkena Pukul Saraf

Cara Mengobati Ayam Aduan yang Terkena Pukul Saraf - Seperti yang kita ketahui jika saraf merupakan bagian vital dari ayam aduan dan sangat berbahaya apabila ayam aduan cedera karena terkena pukul saraf yang terlalu berat. Tidak jarang dari para botoh sekalian mengalami kejadian serupa dimana ayam aduan kesayangan kita saraf motoriknya terganggu setelah diadu. Kemungkinan kerusakan saraf pada ayam disebabkan akibat pukulan yang berat ke arah kepala dan leher ayam aduan. Untuk ayam yang sudah tua memang lebih baik untuk dipensiunkan tapi bagaimana jika ayam yang terkena saraf adalah ayam muda, maka tidak ada salahnya untuk mencoba menyemuhkannya.
Ayam Aduan yang Terkena Pukul Saraf

Ciri-ciri ayam yang terkena pukul saraf yaitu ayam menjadi sering kaget dan kejang-kejang seperti terkena penyakit ayan. Untuk mengobati dan menyembuhkan ayam yang terkena pukul saraf memang sangat susah dan memerlukan keberuntungan. Kemudian untuk mengobati saraf ayam memerlukan waktu yang cukup lama sama seperti penyakit turun urat dan ayam yang sudah pernah mengalami kerusakan saraf meskipun sembuh sewaktu-waktu kemungkinan bisa saja kumat.

Meskipun begitu kemungkinan berhasil tidaklah nol persen, jadi jangan berkecil hati jika ayam kesayangan anda terkena penyakit saraf. Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi tips cara mengobati ayam aduan yang terkena pukul saraf.

Cara Mengobati Ayam Aduan yang Terkena Pukul Saraf

Ayam Diistirahatkan Total

Ayam yang terkena pukul saraf dan mengalami kerusakan saraf sebaiknya diistirahatkan hingga 1 atau 2 bulan. Jika kerusakan saraf tidak terlalu parah maka dalam kurun waktu tersebut sudah bisa dilihat perubahan ayam yang membaik. Dalam poses ini sebaiknya ayam jangan diabar dan biarkan saja di dalam kandang. Kemudian sesekali umbar ayam dan biarkan ayam mandi pasir (kipu).

Berikan Pakan yang Lunak

Ayam yang mengalami kerusakan saraf sebaiknya diberikan pakan yang lunak dan muda dicerna. Kemungkinan ayam yang sarafnya rusak juga mengalami cedera pada bagian pencernaan. Sebaiknya berikan pakan berupa nasi dan konsentrat atau bubuk jagung. Selain itu coba saat pemberian pakan diletakan di atas lantai yang permukaannya datar.

Lakukan Pemijatan Pada Ayam

Untuk memulihkan saraf ayam yang rusak bisa juga dengan cara memijat pada bagian tubuh ayam. Kemudian pemijatan sebaiknya dilakukan dengan sangat hati-hati kemudian dilakukan secara rutin. Agar lebih mudah saat memijat sebaiknya usap badan ayam dengan menggunakan air hangat.

Lakukan Pemberian Jamu

Jamu adalah ramuan yang diracik menggunkan bahan-bahan herbal. Pemberian jamu bertujuan untuk menyehatkan ayam dan mengobati dari dalam. Pengalaman rekan saya mengobati penyakit saraf ayam dengan menggunakan merica dan gula merah yang diberikan setiap sore pada ayam dan terbukti dalam satu bulan ayam sudah normal.

Memang untuk mengobati ayam yang terkena pukulan berat memang susah dan butuh kesabaran, terkadang justru setelah sembuh malah ayam menjadi turun mental dan tidak berani tarung. Akan tetapi walaupun demikian tidak ada salahnya jika mencoba. Itulah sedikit bahasan mengenai Cara Mengobati Ayam Aduan yang Terkena Pukul Saraf yang dapat kami sajikan, Semoga bermanfaat.




Hama & Penyakit Pada Tanaman Cabe dan Cara Pengendaliannya

Hama & Penyakit Pada Tanaman Cabe

Bidang usaha pertanian memang tidak terlepas dari proses menyemai, pembuatan lahan,menanam, merawat hingga tahap pemanenan. Akan tetapi sebagai seorang petani terkadang semuanya tidak berjalan sesuai dengan yang kita harapkan bahkan sangat sering kita mengalami yang namanya kerugian dan gagal panen.

Salah satu penyebab dari semua masalah di atas adalah disebabkan karena dasyatnya serangan hama dan penyakit terhadap tanaman cabe milik kita, sehingga menyebabkan kerusakan yang merugikan.
Kita semua pasti sudah tahu kalu menanam cabe membutuhkan modal yang tidak sedikit. Kemudian terlebih lagi jika kita menanam cabe misalnya di luar musim, di musim hujan atau di musim panas, tentu kita harus lebih hati-hati dan juga harus memiliki pengetahuan yang banyak tentang tani cabe.
Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi sedikit pengetahuan mengenai hama dan penyakit pada tanaman cabe serta cara pengendaliannya secara lengkap.

Hama Tanaman Cabe dan Cara Pengendaliannya


Jika berbicara mengenai hama tanaman cabe memang sangatlah banyak, bahkan rumput liar (gulma) yang mengganggu tanaman bisa dianggap sebagai hama. Berikut ini adalah hama pada tanaman cabe menurut versi saya, jika mungkin terdapat perbedaan harap dimaklumi.

Hama Serangga pada Cabe

Serangga yang dimaksudkan disini diantaranya adalah jangkrik, belalang, dan cere (kecoa) yang menyerang tanaman cabe. Hama jangkrik dan belalang biasanya merusak tanaman cabe ketika baru dipindahkan dari proses penyemainan, sedangkan hama cere (kecoa) biasanya menyerang pada bagian akar tanaman cabe.
Pengendalian: gunakan pestisida jenis insektisida, misalanya Regent, Sidamethrin, Yasithrin dll.

Hama Jenis  Keong pada Cabe

Hama jenis keong misalanya adalah bekicot, keong benik, keong kere, respo (maaf jika bahasanya mungkin susah dimengerti). Jenis hama ini biasanya menyerang ketika cabe masih berusia muda, yaitu saat disemai dan baru dipindah ke lahan tanam.
Pengendalian: Semprotkan Pestisida kontak seperti Molista, kemudian bisa juga dengan disebar pelet yang dicampur dengan Lanet dan Marsal.

Hama Tungau pada Cabe

Tungau adalah hama yang biasanya menyerang bagian daun tanaman cabe. Gejala yang paling terlihat jika tanaman cabe terserang hama tungau yaitu daun akan mengelinting. Tungau merusak dengan cara menghisap nutrisi tanaman melalui bagian bawah daun.
Pengendalian: Semprotkan pestisida jenis akarisida atau bisa juga menggunakan Lannet secara rutin.

Hama Thrips pada Cabe

Thrips adalah hama yang berukuran sangat kecil, bahkan jika dilihat dengan mata telanjang sangat sulit untuk terlihat. Gejala yang paling terlihat apabila tanaman cabe terserang hama thrips ialah daun akan berwarna kuning dan keriting, umumnya hama ini menggasak pupus daun dan menyebabkan pertumbuhan cabe menjadi lambat dan tidak normal.
Pengendalian: untuk cara mekanis bisa dengan membuang daun yang terkena hama thrips, kemudian semprotkan biopestisida. Untuk pemulihan sebaiknya gunakan pupuk daun.

Ulat Grayak pada Cabe

Ulat grayak adalah salah satu hama yang menyerang bagian daun pada tanaman cabe dengan cara memakan bagian daun dan tunas muda. Ulat grayak memiliki ukuran yang kecil dan berwarna hijau muda. Hama yang satu ini termasuk kategori hama yang sangat merusak, karena apabila memakan pupus (tunas muda) maka sudah pasti pertumbuhan tanaman cabe akan sangat terganggu.
Pengendalian: lakukan penyemprotkan pestisida seperti Regent atau yang lainnya.

Kutu Daun pada Cabe

Kutu daun (Myzuspersicae) merupakan salah satu hama yang merusak bagian daun dan juga tunas tanama cabe.  Kutu daun memang memiliki masa hidup yang pendek, hanya beberapa minggu saja, akan tetapi kutu bisa berkembangbiak dengan cepat dan bahkan satu induk kutu bisa menghasilkan ratusan bahkan ribuan telur. Hama ini mneyebabkan daun keriting dan pertumbuhannya terhambat. Kutu daun ini menyerang dengan cara menghisap cairan tanaman cabe.
Pengendalian: untuk pengendalian bisa menggunakan pestisida jenis insektisida seperti Karphos, Folithon, Anthion dan sebagainya.

Lalat Buah pada Cabe

Sesuai dengan namanya lalat buah (Bactrocera dorsalis) menyerang bagian buah tanaman cabe. Selain faktor cuaca dan iklim, banyak dari para petani beranggapan bahwa pemicu busuk pada buah cabe disebabkan oleh Lalat buah yang menyuntikan telurnya pada buah cabe dan kemudian menjadi larva yang berakibat buah menjadi busuk.
Pengendalian: gunakan lem pemikat lalat buah.

Puru akar pada Cabe

Puru akar merupakan hama yang merusak pada bagian akar tanaman cabe. Puru akar adalah hama yang berukuran sangat kecil dan tidak terlihat. Gejala umum yaitu pertumbuhan tanaman akan terganggu dan layu.
Pengendalian: gunakan pestisida jenis nematisida seperti  furadan dan curater.

Ulat Tanah pada Cabe

Hama ulat tanah memiliki warna cokelat dan berukuran lebih besar dibandingkan dengan ulat grayak. Ulat tanah biasa bersemunyi di dalam tanah dan di bawah plastik mulsa   ini memiliki warna cokelat atau hijau dan memiliki ukuran sebesar pensil. Tanaman menyerang seluruh bagian tanaman cabe mulai dari batang, daun dan buahnya.
Pengendalian:  hama ini dapat dilakukan dengan cara sanitasi lahan atau bisa juga dengan menyemprotkan pestisida.


Penyakit Tanaman Cabe dan Cara Pengendaliannya


Penyakit Keriting kuning pada Cabe

Ciri tanaman cabe terseang keriting yaitu pada bagian batang dan daun akan berwarna kuning. Kemungkinan besar penyakit ini disebabkan karena virus dan faktor cuaca, kemudian penyebab lain adalah faktor bibit dan faktor penyemaian. Kebanyakan tanaman cabai menguning saat baru ditanam atau baru dipindahkan dari penyemaian ke lahan terbuka.
Pengendalian: sebaiknya lakukan penyemaian yang benar dan memilih bibit kualitas unggul.

Penyakit Mosaik pada Cabe

Tanaman cabe yang terserang penyakit mosaik memiliki ciri yaitu daun menjadi belang-belang kekuningan. Penyakit mosaik disebabkan oleh virus Cucumber Mosaic, selain itu penyakit ini akan menghambat pertumbuhan pada tanaman cabe karena daun akan mengalami disfungsi yang menyebabkan lambatnya proses penyerapan makanan untuk tumbuh.
Pengendalian: dengan menyemprotkan kombinasi insektisida dan akarisida, misal demolish dan prevaton.

Penyakit Bercak Daun pada Cabe

Tanaman cabe yang tersrang penyakit bercak daun akan memiliki ciri yaitu terdapat bercak hitam atau trotol pada bagian daun. Penyaki bercak daun disebabkan oleh jamur dan kemungkinan lain disebabkan karena tanaman cabe tertiup kembusan angin yang kuat sehingga batang tanaman menghantam lanjaran.
Pengendalian: semprotkan fungisida secara rutin, kemudian untuk pencegahan sebaiknya perhatikan jarak tanam pada tanaman cabe dan lakukan penalian.

Penyakit Antraknosa pada Cabe

Tanaman cabe yang terserang penyakit antranoksa akan memiliki ciri pupus tanaman, batang dan buah akan kering dan mati. Penyebab penyakit ini adalah jamur Colletotrichum gloeosporioides dan jamur Colletotrichum capsici dan jamur. Kemudian penyakit ini sangat rawan menyerang cabe yang masih dalam proses persemaian dan menyebabkan bibit tidak tumbuh.
Pengendalian: lakukan penyemprotan fungisida

Penyakit Layu Fusarium pada Cabe

Cabe yang terkena penyakit layu fusarium akan memiliki ciri yaitu tanaman akan layu jika terkena panas matahari dan kemudian perlahan mati. Ciri penyakit ini hampir sama dengan tanaman kubis jika terkena penyakit akar gajah dimana saat pagi tanaman akan segan dan kemudian jika terkena panas tanaman menjadi layu. Penyakit ini disebabkan oleh cendawan Verticilium sp, Pellicularia dan cendawan Fusarium.sp.
Pengendalian: lakukan penyemprotan fungisida


Penyakit Busuk Batang pada Cabe

Cabe yang terserang penyakit busuk batang akan memiliki ciri pada bagian batang tanaman membusuk dan mati. Penyebab utama penyakit ini ialah jamur Phyphthora capsici dan jamur Choanosearum sp yang sangat rawan jika musim hujan.
Pengendalian: lakukan penyemprotan fungsida, sedangkan untuk pengendalian usahakan mengurangi penggunaan pupuk dengan kandungan nitrogen yang tinggi saat musim hujan, kemudian sebaiknya mengganti tanaman yang sudah terkena penyakit ini sebab dikawatirkan penyakit ini akan menular

Penyakit Layu Bakteri pada Cabe

Pada awalnya tanaman cabe yang terserang penyakit layu bakteri akan terlihat normal, namun kemudian tanaman cabe mulai layu dan kemudian mati. Penyebab utama penyakit ini ialah karena bakteri Pseudomonas solanasearum yang menyerang bagian inti dari tanaman.
Pengendalian: Semprotkan atau kocokan larutan bakterisida.

Penyakit Busuk Buah pada Cabe

Jenis penyakit busuk buah bisa saja disebabkan karena hama lalat buah dan cendawan. Umumnya jika tanaman cabe mengalami penyakit busuk basah (lonyot) maka kemungkinan disebabkan oleh serangan hama lalat buah. Kemudian jika cabe mengalami busuk kering maka kemunkinan disebabkan oleh jamur atau cendawan.
Pengendalian: jika busuk kering sebaiknya lakukan penyemprotan fungisida, jika busuk basah sebaiknya lakukan pengendalian hama lalat buah.

Perlu diketahui jika setiap petani memiliki cara yang beragam dalam mengendalikan hama dan penyakit. Jadi tulisan ini sengaja kami buat sebagai sumber referensi untuk menambah pengetahuan para pembaca sekalian. Harapan kami tulisan mengenai Hama & Penyaki Pada Tanaman Cabe dan Cara Pengendaliannya ini bisa bermanfaat.

Menyiapkan Ayam Bangkok 1 Bulan Sebelum Diadu

Ayam Bangkok Aduan

Menyiapkan ayam bangkok sebelum diadu supaya ayam benar-benar siap memang sangat penting untuk dilakukan. Sebenarnya persiapan ayam yang baik adalah dilakukan sejak ayam masih muda dengan diberikan pakan dan perawatan agar ayam bisa tumbuh secara maksimal dan kemudian setelah ayam sudah dewasa bisa dilakukan beberapa latihan supaya ayam aduan kesayangan kita mampu menjadi ayam aduan juara.


Akan tetapi bagian terpenting dari poses rawatan di atas adalah bagaimana menyiapkan ayam aduan sebelum diadu. Walaupun dilakukan pemberian pakan dan rawatan yang baik ketika ayam masih muda, maka akan percuma saja jika tidak diberikan perawatan khusus saat ayam akan diadu. Kemungkinan terburuk adalah ayam kita akan kalah karena kurangnya persiapan atau kesalahan saat perawatan. Kemudian selanjutnya bagian terpenting yang tidak boleh dilupakan selain menyiapkan ayam adalah bagaimana perawatan ayam setelah diadu.


Perawatan Ayam Aduan Sebelum Diadu

Tujuan dilakukannya perawatan ayam sebelum diadu diantaranya adalah agar ayam lebih memiliki stamina, sehat fisik, mental dan ayam bisa berlaga di arena secara maksimal. Satu bulan terdiri dari empat minggu, maka dari itu penulis akan berbagi tips berdasarkan perawatanmenyapkan ayam per-minggu selama satu bulan. Berikut adalah bagaimana cara menyiapkan ayam bangkok sebelum diadu:


Minggu Ke 1

Bagi ayam aduan yang belum pernah turun ke arena atau ayam yang masih muda sebaiknya persiapan dilakukan sejak minggu pertama. Persiapan yang perlu di lakukan diantaranya:

  • Berikan pakan berupa jagung dan beras merah untuk membentuk otot ayam supaya lebih cepat berkembang, kemudian mengeraskan otot ayam bisa dilakukan dengan cara mengkompres kulit ayam dengan air di malam hari secara rutin.
  • Ayam harus rutin dimandikan dan dijemur
  • Pada hari ke 3 minggu pertama berikan jamu ayam racikan sendiri.
  • Pada hari ke 4 ayam aduan diistirahatkan di dalam kandang selama satu hari penuh.
  • Pada hari ke 5 ayam di abar (training) dengan durasi kira-kira 10 menit, sebaiknya sesuaikan durasi abar sesuai dengan kesanggupan ayam.
  • Hari ke 6 dan ke 7 ayam diistirahatkan total.



Minggu Ke 2


  • Hari ke 1 sampai ke 3 tetap melakukan perawatan dengan memandikan dan menjemur ayam kemudian berikan pola latihan fisik untuk ayam.
  • Hari ke 4 kembali memberikan jamu herbal buatan sendiri dan kemudian ayam diumbar ke halaman biar lebih sehat dan usahakan ayam tidak melakukan perkawinan.
  • Hari ke 5 kembali melakukan abar dengan durasi lebih dari 15 menit.
  • Hari ke 6  sampai ke 7 ayam diistirahatkan. 



Minggu ke 3

Untuk minggu ke 3 lakukan perawatan ayam seperti perawatan minggu ke 2. Kemudian saat latihan abar waktunya agak ditambah sampai lebih dari 20 menit. Pada minggu ke 3 ini adalah tahap penilaian ayam, jika ayam memiliki potensi yang bagus maka perawatan bisa dilanjutkan ke minggu selanjutnya dan jika dikira hasil rawatan ayam belum kelihatan hasilnya maka anda bisa menambah waktu latihan. Biasanya ayam yang jadi memiliki ciri nafas lebih panjang, otot sudah mengeras dan gaya tarung sudah lebih berpengalaman dari sebelumnya. Sebaiknya dalam menyiapkan ayam anda jangan terlalu buru-buru, yang terpenting adalah memperhatikan kesiapan ayam kesayangan kita.  


Minggu ke 4


  • Hari ke 1 berikan jamu herbal berupa kuning telur ayam kampung+sedikit madu+kunyit+gula merah. 
  • Hari ke 2 sampai hari ke 3 ayam tetap dimandikan dan dijemur kemudian lakukan latihan lalu ayam diumbar bebas. 
  • Hari ke 4 berikan obat doping, kalau biasanya kami menggunakan kapsul super top.
  • Hari ke 5 ayam diumbar setengah hari kemudian diistirahatkan kembali di kandang.
  • Hari ke 6 ayam sebaiknya diistirahatkan total selama satu hari.
  • Hari ke 7 ayam siap dibawa ke arena untuk bertanding. 


Cara Menyiapkan Ayam Bangkok 1 Bulan Sebelum Diadu seperti yang dijelaskan di atas adalah sebuah gambaran umum saja. Setiap botoh pasti memiliki cara yang beragam dalam menyiapkan ayam aduan, yang terpenting adalah kesiapan ayam harus benar-benar siap sebelum diadu. Kalah ataupun menang jika kita sudah melakukan perawatan secara maksimal tentu tidak akan ada rasa penyesalan jika ayam kita kalah, karena pada dasarnya kita sudah berusaha semaksimal mungkin.



6 Cara Menguatkan Leher Ayam Aduan

6 Cara Menguatkan Leher Ayam Aduan - Leher adalah organ tubuh yang digunakan ayam aduan untuk bertahan dan melakukan serangan. Ciri-ciri Ayam aduan yang bagus ialah memiliki leher yang kuat dan berotot. Lalu untuk membentuk leher ayam yang atletis bisa dilakukan dengan beragam cara, yaitu mulai dari pakan, latihan dan perawatan.
Leher Ayam Aduan

Leher ayam aduan memiliki fungsi di antaranya menahan serangan pukulan lawan. Selain itu leher juga berperan aktif untuk mencari celah, mengalung lawan, mematuk hingga melesatkan pukulan. Jadi kesimpulannya untuk dapat menaklukan lawan maka ayam aduan harus memiliki leher yang kuat dan atletis.

Melatih Leher Ayam Aduan Supaya Kuat

Cara yang paling ampuh untuk menguatkan leher ayam bangkok aduan adalah dengan jalan latihan. Berikut adalah beberapa latihan dan perawatan yang bisa anda coba:


  1. Melakukan senam leher setiap pagi sebelum ayam dimandikan. Caranya yaitu dengan memegang kepala ayam dan menggerakannya ke kiri dan kanan. Sebaiknya latihan ini dilakukan sesuai dengan kesanggupan ayam, jika ayam sudah terlihat kelelahan bisa dihentikan dan diistirahatkan setelah itu baru dimandikan.
  2. Menguatkan otot leher bisa juga dilakukan saat ayam dimandikan dengan memijat pelan-pelan pada bagian leher ayam. Tujuannya adalah untuk merangsang pengerasan otot pada leher ayam aduan.
  3. Kemudian cara yang paling efektif untuk mengeraskan otot leher ayam adalah dengan melakukan latihan tarung (abar). Latihan tarung tidak hanya mengutkan leher, tapi akan menguatkan seluruh bagian tubuh ayam.
  4. Selain latihan anda juga bisa melakukan perawatan seperti mengkompres ayam dimalam hari dengan spons basah. Pengompresan dilakukan pada bagian kepala, leher, ketiak dan paha ayam. Tujuannya yaitu agar otot ayam lebih cepat jadi dan keras. Kemudian ayam jangan sampai basah kuyup dan usahakan saat mengompres bulu ayam tidak terlalu basah.
  5. Berikan nasi putih hangat dengan cara melolohkannya pada ayam setiap pagi pada pukul 6 pagi. Cara ini sudah sering dipraktekkan oleh para botoh dan hasilnya cukup bagus.
  6. Kemudian yang terakhir adalah melakukan beberapa hal yang dijelaskan di atas secara rutin.


Nah itulah sedikit tips dari saya mengenai  6 Cara Menguatkan Leher Ayam Aduan yang bisa dipraktekan oleh para pembaca sekalian. Jika ayam memiliki leher yang kuat dan berotot maka kemungkinan untuk menang akan jauh lebih besar. Untuk itu dalam memelihara ayam aduan bagian yang tidak boleh dilupakan ialah bagaimana cara perawatan yang baik dan benar.

5 Jenis Ayam Aduan yang Sering Dipakai di Indonesia

Di Indonesia terdapat berbagai macam jenis ayam aduan yang populer. Memang jika melihat sejarah sabung ayam sudah ada sejak zaman nenek moyang hingga saat ini, mulai dari kisah rakyat sampai kisah kerajaan. Hingga saat ini perkembangan ayam aduan masih terus bergerak maju menikuti roda pergantan era yang semakin modern.

Saat ini memang sangatlah sulit untuk membedakan ras ayam aduan karena di Indonesia sendiri sudah terdapat banyak sekali ras ayam aduan baik lokal, import ataupun hasil persilangan yang dilakukan oleh para penghobi ayam aduan.  Berikut adalah jenis ayam aduan yang paling populer dan sering dipakai di Indonesia:

5 Jenis Ayam Aduan yang Sering Dipakai di Indonesia


1. Ayam Bangkok

Ayam bangkok masih menempati posisi pertama untuk ayam aduan yang paling sering digunakan di arena sabung oleh para penghobi ayam laga. Seperti yang kita ketahui bahwa ayam bangkok adalah ras ayam aduan yang berasal dari Thailand (Negeri Siam). Di Negara Thailand sendiri ras ayam yang satu ini telah banyak memenangkan kejuaraan baik kontes maupun liga profesional ayam aduan.
ayam bangkok

Di Negara kita kepopuleran ayam bangkok sudah berlangsung sejak zaman dahulu dan hingga saat ini masyarakat Indonesia masih memusatkan pilihannya kepada ayam bangkok. Ayam bangkok memiliki banyak sekali keunggulan dibandingkan jenis ayam aduan lain. kemudian keunggulan yang paling mencolok adalah dilihat dari segi teknik (gaya tarung) yang bagus dibandingkan ayam aduan jenis lain.


2. Ayam Birma

Setelah ayam bangkok kemudian posisi kedua ditempati oleh ayam jenis birma. Ayam birma merupakan ayam kampung asli dari Negara Myanmar, ayam ini memiliki ciri yaitu gaya tarung yang cepat dan liar, maka tidak heran jika ayam ini dijuluki ayam setan di negaranya. Kemudian ayam birma memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil dibandingkan dengan ayam bangkok.
Ayam Birma

Di Indonesia ayam birma menjadi sangat populer dan digandrungi oleh para pecinta ayam aduan dan tidak jarang ayam birma dilawankan dengan ayam bangkok dan hasilnya menang. Karena gaya tarung dan ayam ini lebih cerdas diandingkan ayam bangkok maka banyak botoh yang mencoba melakukan persilangan ayam birma dengan jenis ayam lain supaya menghasilkan keturunan yang lebih baik.


3. Ayam Saigon

Ayam saigon atau ayam gundul adalah jenis ayam yang berasal dari Vietnam dan sebenarnya sudah masuk ke Indonesia lebih dulu dibbandingkan ayam birma. Akan tetapi kepopuleran ayam ini baru mulai meledak sejak beberapa tahun belakangan ini. Ayam saigon memiliki ciri khas dimana bulu pada bagian kepala, leher dan kaki yang sedikit bahkan tidak tumbuh sama sekali (gundul).
Ayam Saigon

Meskipun ayam saigon dibilang ayam yang tolol karena bertarung dengan gaya ortodok, namun ayam ini adalah ayam yang tahan pukul dan memilki stuktur tulangan yang bagus. Di Indonesia sendiri ayam saigon yang populer biasanya adalah ayam saigon hasil perslingan seperti Magon (saigon x birma), Manthai (magon x bangkok) dan masih banyak lagi.


4. Ayam Pakhoy

Ayam Pakhoy merupakan generasi ayam aduan modern yang asalnya masih menjadi perdebatan. Sebagian orang berpendapat ayam ini berasal dari daerah pinggiran kota Bangkok dan ada sebagian yang berpendapat ayam ini adalah ayam hasil persilangan ayam ujung dari Malaysia. ayam ini hadir untuk menandingi ayam birma yang sempat menguasai tahta arena sabung ayam, maka tidak heran jika ayam pakhoy mendapat julukan “penumpas setan”, setan yang dimaksudkan adalah ayam birma.
Ayam Pakhoy

Keberadaan ayam aduan pakhoy di Indonesia menjadi populer semenjak ada seorang botoh indonesia dari peternakan Javatoya Rich Farm yang memiliki ayam jenis pakhoy dengan nama Dragon Killer yang sempat menjadi juara 1 di Thailand sebanyak dua kali. Hingga saat ini popularitas ayam pakhoy semakin meroket dan harga jualnya semakin melambung.


5. Ayam Kampung Indonesia

Kemudian posisi kelima ayam aduan yang paling sering digunakan di arena laga adalah ayam kampung asli Indonesia. Ayam kampung digunakan seabagi ayam laga sudah sejak zaman nenek moyang dan hingga saat ini masih kerap digunakan. Ayam kampung biasanya dipakai untuk sabung taji, yaitu pertarungan ayam dengan menggunakan pisau kecil sebagai taji dan pertarungan sampai mati.
Ayam Kampung

Meskipun saat ini sudah berkembang generasi ayam aduan seperti bangkok, pakhoy dan birma, tapi sebagian pihak masih tetap menggunakan ayam kampung sebagai pilihan mereka. Hal ini sudah menjadi kebiasaan bahkan sudah dianggap sebagai kebudayaan oleh beberapa pecinta ayam aduan jenis kampung.


Nah itulah sedikit pembahsan mengenai 5 Jenis Ayam Aduan yang Sering Dipakai di Indonesia versi JOUHOME. Semoga tulisan ini bermanfaat untuk pembaca sekalian.



18 Ciri Fisik Ayam Bangkok Aduan Pukul Mati

Ayam Bangkok

Ayam bangkok aduan pukul mati adalah ayam yang dapat dengan cepat menumbangkan lawannya hanya dalam waktu yang singkat. Seperti yang kita ketahui bahwa di Indonesia sendiri terdapat banyak sekali jenis atau ras ayam aduan yang dibudidayakan, tapi sampai saat ini ayam bangkok tetap menduduki kasta paling atas untuk kategori jenis sabung ayam yang paling populer dan paling sering dipakai oleh kebanyakan penghobi ayam aduan.

Seorang botoh yang sudah berpengalaman bisa menilai kualitas dengan cepat dengan hanya melihat ciri-ciri fisik tanpa harus melihat pertarungan ayam aduan secara langsung. Biasanya para botoh profesional menggunakan ilmu katurangan dan sedikit pemahaman tentang bentuk tubuh ayam dan mereka sudah bisa mengambil kesimpulan baik atau tidaknya ayam aduan. Pada kesempatan kali ini penulis akan sedikit berbagi tulisan tentang 18 Ciri Fisik Ayam Bangkok Aduan Pukul Mati yang sengaja penulis simpulkan dari beberapa diskusi di forum komunitas ayam aduan.

Untuk menilai ciri ayam aduan kualitas super kita bisa melakukan pengamatan seperti melihat bagian kepala, bagian tubuh dan bagian kaki ayam aduan. Tapi banyak pula yang mengatakan jika warna bulu juga bisa digunakan sebagai acuan pemilihan ayam aduan yang bagus.

Berikut Adalah 18 Ciri Fisik Ayam Bangkok yang Memiliki Pukulan Mematikan


1. Kepala dengan Bentuk Buah Pinang

Pada dasarnya ayam aduan memiliki bentuk kepala yang beragam, namun bentuk kepala yang menyerupai buah pinang dianggap paling bagus di mata para pecinta ayam aduan. Alasanya ayam dengan kepala tersebut akan aktif dengan gaya ayam tipe pukul dan ayam tipe jalu. Jika kepala ayam berbentuk agak bulat dan tebal kemungkinan besar ayam itu adalah tipe pukul, kemudian jika bentuknya pipih (gepeng) kemungkinan besar ayam itu adalah tipe jalu.

2. Mata Cekung

Ayam yang memiliki mata cekung ke dalam akan tidak mudah terserang oleh jalu. Jadi dengan kata lain jika ayam yang matanya cekung ke dalam kemungkinan ayam buta karena jalu sangat kecil.


3. Pelipis Menonjol Keluar 

Percaya atau tidak jika ada mitos yang mengatakan jika ayam yang pelipisnya menjulang keluar adalah ayam yang ganas dan brutal. Terlepas dari hal itu, kalau menurut penulis pribadi sih ayam akan lebih terlihat berwibawah jika pelipisnya menonjol keluar.

4. Pipi Menonjol Keluar

Pada umumnya ayam melesatkan pukulan dari arah bawah ke atas, ukulan Pipi yang menonjol keluar akan mengurangi risiko ayam buta karena jalu. Selain itu pipi yang menonjol keluar menandakan jika kulit muka ayam aduan sudah tebal dan berarti ayam sudah sering diadu.

5. Paruh Melengkung

Paruh ayam aduan yang bagus adalah yang mampu mematuk lawannya dan tidak mudah lepas, selain itu juga tidak muda pecah. Ayam aduan yang bagus memiliki bentuk paruh yang panjang, melengkung dan tidak mudah rusak jika terkena pukulan lawan.

6. Leher Tebal dan Rapat

Bentuk leher ayam aduan yang bagus yaitu tebal dan rapat. Maksudnya tebal, yaitu leher yang memiliki otot kuat dan mampu menahan pukulan yang keras. Sedangkan rapat, yaitu pada bagian sambungan leher ke kepala dan badan tidak terasa renggang jika dipegang.

7. Bahu Tegap

Bahu yang tegap akan membuat pukulan ayam aduan menjadi lebih keras. Selain itu banyak yang mengatakan jika ayam dengan bahu yang tegap memiliki stamina yang bagus dan akurasi pukulan yang baik.

8. Dada Lebar

Dada ayam aduan adalah bagian yang paling sering terkena pukulan lawan, ayam yang memiliki dada bidang atau lebar terbukti memiliki teknik yang bagus dan merupakan ciri ayam aduan yang tahan terhadap pukukan.

9. Badan Panjang & Tegap

Terdapat dua tipe bentuk badan ayam aduan yaitu bronggal dan bulat. Idealnya ayam aduan yang bagus memiliki bentuk tubuh bulat dan panjang. Cara menilainya cukup mudah hanya dengan memegang bagian badan secara melingkar.

10. Sayap Panjang dan Rapat

Sayap adalah organ tubuh ayam yang sangat berpengaruh terhadap pukulan ayam aduan. Sayap yang panjang dan rapat akan mampu memberikan tolakan saat ayam melakukan pukulan dan menyeabkan pukulan jauh lebih kasar.

11. Paha Pipih Seperti Belalang

Ayam bangkok aduan dengan paha pipih akan lebih lincah dan ganas ketika di dalam arena. Paha berbentuk kaki belalang juga menjadi acuan untuk menentukan kualitas ayam aduan yang ideal.

12. Paha Lebih Panjang

Ciri yang satu ini merupakan ciri yang paling sering dipakai oleh para botoh untuk menilai pukulan ayam aduan. Logikanya ayam bangkok yang memiliki pukulan mematikan yaitu memiliki ciri paha lebih panjang dibandingkan dengan kaki bagian bawah.

13. Bulu Ekor Panjang & Lebat

Banyak yang mengatakan jika ayam aduan yang memiliki ekor panjang dan lebat merupakan ayam aduan yang memiliki stamina yang bagus. Saat ini yang lagi populer yaitu ayam aduan ekor lidi yang dianggap sangat bagus.

14. Tulang Sampit Udang Rapat

Untuk mengenali ciri yang satu ini bisa dilakukan dengan memegang pangkal ekor ayam aduan dan menyentuh bagian bawah anus ayam. Jika tulang sampit udang pada ayam rapat maka ayam memiliki teknik tarung dan stamina yang bagus.

15. Minyak-minyak Tidak Cabang

Untuk melihat minyak-minyak pada ayam bisa dilakukan dengan cara mengangkat bulu di atas bulu ekor ayam aduan. Maka dengan begitu akan terlihat minyak-minyak ayam, idealnya ayam aduan yang bagus memiliki satu minyak-minyak dan tidak cabang. Konon ciri yang satu ini sangat berkaitan terhadap mental ayam aduan.

16. Sisik Kaki Kering & Memiliki Katurangan

Ayam dengan sisik kaki kering memiliki pukulan yang mematikan, selain itu pukulan yang dilesatkan lebih pedih dan sangat berefek terhadap lawan. Kemudian katurangan adalah bentuk ciri khusus pada sisik kaki ayam aduan yang dipercaya memiliki keunggulan.

17. Jari Kaki Panjang 

Bentuk jari ayam aduan yang bagus ialah panjang dan merit, ayam yang memiliki jari yang panjang akan lebih akurat ketika melakukan pukulan. Kemudian jari yang panjang menandakan jika ayam aduan itu adalah ayam bangkok asli dan bukan hasil persilangan.

18. Kuda-kuda Kaki Menekuk

Kuda-kuda yaitu posisi ayam ketika sedang tegak. Apabila pada bagian lutut ayam menekuk berarti menandakan jika ayam aduan tersebut memiliki pukulan yang kuat dan mematikan.


Begitulah kiranya 18 Ciri Fisik Ayam Bangkok Aduan Pukul Mati yang sering digunakan untuk menilai bagus tidaknya ayam aduan. Akan tetapi, hal yang paling penting adalah perawatan ayam aduan itu sendiri. Percuma saja jika ayam yang memiliki ciri fisik bagus tapi tidak diimbangi dengan perawatan yang maksimal oleh pemiliknya. Jadi intinya adalah ayam yang bagus harus dirawat dengan baik juga.