Rumah Raharjo

Rumah Raharjo

Cara Ternak Kenari Dari Pemula Hingga Paham dan Berilmu

Cara Ternak Kenari Dari Pemula

Cara Ternak Kenari Dari Pemula Hingga Paham dan Berilmu - Burung kenari adalah termasuk jenis hewan peliharaan hobi.  Sebagian orang memelihara burung kenari dikarenakan hobi, akan tetapi tidak jarang yang menjadikan beternak burung kenari menjadi investasi dengan motif mencari penghasilan. Disebabkan harga burung kenari yang semakin meroket menyebabkan kebanyakan dari penghobi dan mereka yang paham tentang kenari untuk terjun dan menggeluti bidang budidaya ini. Bagi mereka yang telah sukses meraup keuntungan dari ternak kenari bisa mendapatkan penghasilan hingga berpuluh-puluh juta.

Berbicara mengenai ternak burung kenari memang mempunyai prospek yang sangat tinggi. Terlebih lagi saat ini dukungan teknologi yang sangat baik akan sangat memudahkan untuk mendistribusikan jual beli burung kenari, misal media sosial, situs web, periklanan internet dan sebagainya yang bisa dijadikan oleh peternak sebagai tempat mencari para calon pemebeli. Tidak hanya itu, saat ini indonesia telah memasuki MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) yaitu perdagangan bebas se Asia Tenggara. Pasti bukan tidak mungkin kita para peternak kenari di indonesia bisa menjadi distributor kenari ke luar negeri.

Lalu apa syarat utama bagi pemula untuk menggeluti bisnis ternak burung kenari? Jawaban dari pertanyaan kalian akan terjawab dengan membca kelanjutan tulisan ini. Pada tulisan ini admin mencoba menjelaskan secara detail dari awal hingga akhir mengenai cara ternak kenari secara padat.
Kalian ingin serius beternak kenari? Maka yang harus anda siapkan adalah:
  1. Ilmu dan pemahaman tentang burung kenari, 
  2. Memiliki modal baik materi dan non materi,  
  3. Memilih indukan yang bagus dan berkualitas,  
  4. Menyiapkan sangkar/kandang kenari, 
  5. Bisa melakukan penjodohan burung kenari, 
  6. Mengawinkan Burung Kenari hingga proses pengeraman,  
  7. Perawatan Burung Kenari Setelah Menetas.

Sebenarnya tidak hanya ketujuh poin di atas yang menentukan kesuksesan dalam beternak kenari. Keinginan belajar, ketekunan, kesabaran, dan ketelatenan harus benar-benar tertanam pada diri seorang peternak. Percuma saja bila semua aspek terpenuhi tapi kita malas-malasan, tidak sabar, tidak mau belajar pasti hanya akan menghambat dan  bisa-bisa kesuksesan yang akan kita raih menjadi pudar. Oke, kembali lagi ke pembahasan kenari. 

Kenapa Ilmu dan Pemahaman Burung Kenari Penting? 

Logikanya begini, seorang penghobi harus memiliki ilmu dan pemahaman, jadi apalagi seorang peternak. Ilmu, paham, kemudian Berilmu dan Paham tentang burung kenari sangat diharuskan jika ingin membudidayakan burung kenari. Pertama ilmu, Ilmu adalah keahlian seseorang dalam sebuah bidang tertentu, jadi bisa di dapat dari belajar dan ilmu ini adalah modal awal untuk sukses terjun ke dunia burung kenari. Biasanya seorang yang baru memulai memiliki hobi burung kenari, secara tidak langsung dia akan mengerti tentang dasar-dasar memelihara burung kenari. Kedua adalah paham, paham adalah memiliki pengetahuan yang banyak dan mengerti benar mengenai burung kenari. Paham akan didapat ketika seorang pemula yang sudah lama bergelut pada bidang burung kenari, contohnya paham mengenai burung kenari berkualitas, paham cara merawat dan sebagainya. Ketiga berilmu dan paham, tahap ini adalah tahap dimana seorang penghobi bisa benar-benar terjun ke dunia ternak kenari dan sudah memiliki skill khusus dibandingkan dengan pemula dan penghobi. Lalu apakah harus menjadi berilmu dan paham untuk terjun ke bisnis ternak burung kenari? Tentu saja tidak, karena ilmu dan pemahaman akan didapat seiring dengan berjalannya waktu, semakin kita ingin belajar dan telaten maka akan semakin cepat kita berilmu dan paham. Saran saya, mulailah bergaul dengan penghobi burung kenari agar bisa saling diskusi dan bertukar pikiran. Sekarang untuk mencari informasi bukankah sangat mudah, bisa melalui internet, sosial media, forum diskusi dan sebagainya yang tentu akan menambah wawasan anda.

Kenapa harus memiliki modal untuk beternak burung kenari?

Untuk memulai bisnis tentu kita harus memiliki modal baik materi dan non materi. Coba anda lihat ketujuh poin di atas tentu anda akan dituntut untuk mengeluarkan sejumlah modal. Misalnya untuk membeli indukan, sangkar dan peralatan-peralatan lainnya begitu juga dengan pakan. Jadi memang beginilah yang dinamakan investasi, mengeluarkan modal di masa sekarang untuk mendapatkan modal yang lebih besar di masa yang akan datang, wajar saja bukan?. Pasti kita akan berfikir risiko-risiko yang kemungkinan akan muncul, kegagalan yang akan menghantui, bangkrut dan tidak balik modal, maka untuk memulai lupakan hal yang seperti itu dan jangan kenali risiko. Memang untuk modal semua orang akan berfikir dua kali karena takut akan kegagalan, jadi intinya tinggal diri dan niat kita yang perlu dimantapkan.

Memilih Jenis dan Indukan Kenari Berkualitas

Indukan kenari adalah penentu keberhasilan peternak, dengan kata lain indukan adalah syarat mutlak yang harus dipilih dengan hati-hati. Kesalahan dalam memilih indukan akan berakibat fatal bagi hasil ternakan dan akan menyulitkan peternak pada nantinya. Jika kita tidak dengan benar memilih indukan yang berkualtas bisa saja anakan yang dihasilkan dari ternakan tidak berkualitas pula, bahkan akan muncul masalah-masalah lain misal burung kenari susah dijodohkan, susah dikawinkan dan sebagainya.

Untuk memilih indukan betina usahakan pilih yang memiliki tubuh besar. Biasanya indukan dengan tubuh yang besar akan lebih produktif dan lebih banyak menghasilkan telur. Kemudian lihat juga warna, kicau dan kelincahan indukan karena nanti keturunannya akan memiliki sifat yang jauh tidak berbeda dari indukan. Untuk menghindari kemungkinan-kemungkinan yang tidak diinginkan sebaiknya membeli indukan kepada orang yang berpengalaman atau peternak kenari secara langsung dan jangan asal-asalan membeli indukan. Kenapa demikian? Alasannya karena kita ketahui bahwa harga burung kenari yang memang lumayan mahal, maka dari itu kita harus memilih yang pasti-pasti saja agar tidak salah.  

Menyiapkan Sangkar atau Kandang Burung Kenari 

Setelah lama dan banyak waktu terkuras untuk mendengarkan ceramah penulis di atas sekarang kita masuk ke inti permasalahan. Anda memutuskan untuk serius beternak burung kenari? Langkah awal yang perlu disiapkan adalah kandang atau sangkar. Bagi peternak kenari sangkar yang harus disiapkan bisa terbagi dalam dua kategori, yaitu sangkar yang berfungsi untuk penangkaran dan sangkar yang berfungsi untuk tahap pembesaran burung kenari. Untuk ukuran kandang tidak ada aturan khusus berapa dan seperti apa, jadi dengan begitu kandang bisa disesuaikan sesuai keinginan peternak itu sendiri. Sedikit saran dari penulis, untuk sangkar penangkaran burung kenari usahakan diletakan di lokasi yang sejuk dan tidak terlalu panas, agar induk yang mengeram telur tidak sering turun dari sangkar yang kemungkinan menyebabkan telur gagal menetas.

Hal penting yang termasuk ke dalam sangkar/kandang burung kenari yaitu tempat bertengger, sarang untuk bertelur, tempat makan dan minum dan alas untuk kotoran kenari. Maka komponen pelengkap kandang ini juga harus diperhatikan dengan baik, untuk bagian penting yang perlu diperhatikan adalah sarang burung kenari. Sarang bisa dimasukan ke kandang apabila burung sudah melalui proses perjodohan dan perkawinan. 

Menjodohkan Burung Kenari

Selanjutnya setelah memiliki indukan dan sudah memiliki kandang maka yang harus dilakukan adalah menjodohkan burung kenari supaya burung mau dikawinkan dan menjadi produktif. Proses perjodohan burung kenari harus dilakukan dengan hati-hati supaya tidak gagal, jika gagal maka peternak harus menjodohkan induk kenari dengan pejantan lainnya. Bagi peternak yang baru mulai pasti akan dituntut untuk mengeluarkan modal tambahan untuk membeli indukan atau pejantan yang baru, jadi dalam hal perjodohan kenari harus adanya prinsip kehati-hatian. Untuk menjodohkan burung kenari setidaknya ada beberapa tahapan sebagai berikut:
  • Kenari pejantan dan betina (calon induk) bisa diletakan bersebelahan, bisa menggunakan kandang khusus penangkaran yang memang sudah memiliki desain pembatas antara pejantan dan betina atau bisa juga menggunakan dua buah kandang biasa yang dijejerkan berdekatan. 
  • Pastikan induk kenari tidak bertarung dengan kenari pejantan apabila dijejerkan dengan pejantan, jadi apabila burung kenari pejantan dan betina bertarung maka sudah dipastikan tidak berjodoh atau bisa diganti dengan yang lainnya. Maka dari itu seorang peternak harus mengerti dan paham ciri-ciri pada burung kenari yang siap dikawinkan. 
  • Burung kenari yang berjodoh akan terlihat lebih romantis, pejantan akan menunjukan kegagahannya dengan berkicau merdu serta mengepah-ngepahkan sayap dan kemudian mendekati kenari betina. Sedangkan kenari betina akan terlihat bersimpati dengan tindakan kenari pejantan dengan memperhatikan dan perlahan-lahan mendekati kenari jantan. Proses perjodohan ini bisa dilakukan selama dua sampai tiga hari. 
  • Kemudian tunggu perkembangan hingga beberapa hari, jika perilaku kenari pejantan dan betina tidak berubah maka bisa dibilang kenari tersebut berjodoh. Dengan begitu kenari tidak akan bertarung apabila dicampurkan dalam satu kandang. 
  • Selanjutnya burung kenari yang berjodoh akan saling meloloh satu sama lain dan dengan demikian kenari sudah sah dipindahkan ke satu sangkar supaya bisa melakukan proses perkawinan. Bagi indukan yang baru pertama melakukan perkawinan sebaiknya untuk menghindari kekawatiran sebaiknya pejantan bisa dicampurkan pada satu kandang dengan indukan betina hingga bertelur.
    Cara Ternak Kenari Dari Pemula
    Gambar: Komunitas Kenari Malang


Mengawinkan Burung Kenari hingga proses pengeraman 

Dalam tahap mengawinkan burung kenari perlu adanya persiapan dari peternak kenari seperti waktu yang tepat, sangkar, situasi dan bakal calon indukan yang akan dikawinkan.  Jadi semua persiapan haruslah diusahakan dengan sebaik mungkin sebelum dilakukannya proses mengawinkan kenari.

Mengawinkan Burung Kenari bisa dilakukan dengan dua cara yaitu kawin cabut dan kawin inap. Kawin cabut adalah dimana kenari yang sudah dikawinkan akan dipisahkan kembali dan kemudian dilanjutkan pada hari berikutnya. Dan kedua adalah kawin inap dimana burung kenari betina dan pejantan dikawinkan selama 2-3 hari dalam satu kandang. Kelebihan kawin cabut yaitu untuk menghindari kenari bertarung saat tidak diawasi, terkadang walaupun perjodohan terlihat baik, masih ada kemungkinan kenari tidak jodoh saat dicampur dan ditempatkan untuk kawin inap. Saran penulis, untuk burung kenari yang baru belajar berjodoh sebaiknya proses mengawinkan dilakukan dengan cara kawin cabut. 

Setelah kenari berjodoh pasti tidak akan membutuhkan waktu yang lama untuk bertelur dan mengerami telur. Sebelum bertelur setidaknya peternak harus terlebih dahulu membuatkan sarang tempat bertelur bagi induk kenari. Sarang bisa dibuat dengan menggunakan jerami, sabut kelapa dan sejenisnya, kemudian sarang bisa digantung atau diletakan dipinggir. Yang terpenting adalah sarang tersebut terasa nyaman dan aman dari gangguan. Lebih baik sarang diletakan digantung dan jauh dari pintu kandang agar induk kenari yang mengeram tidak merasa terganggu saat peternak memberikan pakan dan pergantian air minum. 

Perawatan Burung Kenari Setelah Menetas

Telur burung kenari biasanya akan menetas selama dua minggu atau 14 hari setelah telur dierami oleh indukan. Bagi peternak yang baru pertama melihat penetasan telur kenari jangan heran jika telur tidak menetas secara bersamaan, biasanya telur akan menetas dengan selisih waktu satu hari karena diakibatkan proses bertelur yang memang hanya satu hari sekali.
Perawatan burung kenari setelah menetas bisa dilakukan dengan:
  • Mengusahakan agar kandang kenari aman, dimaksudkan aman disini adalah aman bagi anak kenari yang baru menetas. Jauhkan kandang dari kemungkinan adanya hewan pemangsa misalnya tikus, kucing, semut dan sejenisnya yang kemungkinan membahayakan anak burung. 
  • Anakan burung yang baru menetas biasanya akan memiliki sisa-sisa dari cairan telur yang kemungkinan bisa memicu munculnya tungau, kutu, dan serangga. Untuk itu anda bisa memberikan serbuk-serbuk pengusir seperti kapur ajaib, serbuk abu atau tembakau.  
  • Usahakan keadaan kandang selalu bersih, baik dari kotoran ataupun sisa pakan yang tercecer agar tidak menyebabkan perkembangan bakteri dan mikro organisme.  
  • Letakan kandang pada tempat bersuhu hangat dan tidak terlalu dingin, anda bisa menambahkan penerangan dengan menggunakan lampu pijar 5 watt yang berfungsi untuk penerangan dan penghangat. 
  • Perhatikan pakan yang diberikan dan usahakan berikan pakan yang lunak. Induk kenari akan meloloh anakan yang baru menetas hingga anakan kenari besar, untuk itu sebaiknya berikan pakan yang lunak dan mudah dicerna.

Tidak terasa ketujuh poin penting untuk beternak kenari sudah semuanya terbahas. Semoga dengan hadirnya tulisan ini bisa memberika ilmu yang bermanfaat bagi para pembaca sekalian. Kunci sukses adalah dengan niat yang mantap dan keberanian untuk berusaha, jika anda memang benar ingin serius memulai ternak kenari maka cobalah den perbanyak pengetahuan dan pahami tentang bidang yang ingin anda tekuni.

Demikian tulisan tentang cara ternak kenari paling lengkap ini kami buat, apabila terdapat banyak kekurangan atau kesalahan kami mohon maaf sebesar-besarnya. Kita sama-sama belajar dan berharap bisa berbagi ilmu yang bermanfaat. Terimakasih!

Cara Mengawinkan Ayam Bangkok Agar Produktif

Mengawinkan Ayam Bangkok

Cara Mengawinkan Ayam Bangkok Agar Produktif - Agar menjadi peternak ayam bangkok yang sukses keterampilan yang harus dimiliki adalah paham tentang bagaimana cara mengawinkan ayam bangkok secara benar. Perkawinan merupakan langkah bagi para peternak untuk melakukan pengembangbiakan binatang ternak. Pada dasarnya, ayam bangkok dapat melakukan perkawinan tanpa adanya campur tangan manusia, akan tetapi dalam budidaya seorang peternak wajib dan diharuskan memiliki pengetahuan tentang cara pengembangbiakan agar ayam bangkok dapat lebih produktif. 

Berternak ayam bangkok sangat berbeda dengan ternak ayam lain. Nilai jual ayam bangkok akan lebih tinggi apabila ayam bangkok tersebut berkualitas. Maka sebelum proses mengawinkan peternak harus mengenal ciri ayam bangkok berkualitas sebagai acuan budidaya pengembangan ayam bangkok. Ciri induk ayam bangkok dan pejantan sangat mempengaruhi anak ayam yang dihasilkan.

Sistem Perkawinan Ayam Bangkok yang Bisa Digunakan

Stud Mating: Yaitu sistem perkawinan yang mengunakan satu indukan pejantan dan satu indukan betina. Kelebihannya adalah tingkat telur yang dihasilkan akan lebih jelas dan terjamin kualitasnya. Akan tetapi apabila dalam usaha budidaya yang berskala besar sistem perkawinan ini dianggab kurang bagus karena akan terlalu banyak menggunakan ayam pejantan dalam proses mengawinkan.

Pen Mating: yaitu sistem perkawinan yang menggunakan satu ayam pejantan untuk 4-5 ayam bangkok betina. Kelebihannya adalah akan lebih cepat memproduktifkan budidaya, dengan sistem ini pejantan yang digunakan juga tidak terlalu banyak. Sedangkan kelemahannya adalah akan ada indukan ayam bangkok yang akan terintimidasi, bisa saja kalah bertarung dengan betina lainnya atau tidak disukai oleh ayam bangkok pejantan. 

Flock Mating: yaitu sistem perkawinan yang menggunakan beberapa jumlah ayam jantan dan beberapa ayam betina. Kelebihannya adalah telur yang dihasilkan akan lebih bervariasi, akan tetapi untuk budidaya ayam bangkok sistem ini kurang bisa diterapkan karena biasanya pejantan akan bertarung dengan pejantan lainnya apabila dicampur dalam satu kandang.

Inseminasi Buatan (IB): yaitu sistem perkawinan unggas yang modrn dengan menggunakan teknologi peternakan. Sistem ini dilakukan dengan menyuntikan sel sperma ayam kepada ayam betina dengan bantuan manusia. Akan tetapi, sistem perkawinan ini kurang efektif untuk diaplikasikan pada ternak ayam bangkok.

Cara Mengawinkan Ayam Bangkok
Cara mengawinkan ayam bangkok bisa dilakukan dengan mengunakan salah satu sistem perkawinan yang sudah dijelaskan di atas. Menurut penulis, untuk mengawinkan ayam bangkok agar menghasilkan keturunan yang berkualitas bisa menggunakan sistem Stud Mating dan Pen Mating. Kemudian prose mengawinkan bisa dilakukan dengan cara sebagai berikut:
Apabila anda menggunakan sistem perkawinan Stud Mating (satu pejantan dan satu betina) bisa dilakukan dengan kandang yang berukuran 2x2 meter. Sedangkan jika mengunakan sistem  Pen Mating (satu pejantan dan banyak betina) maka bisa menggunakan kandang yang berukuran lebih besar, misal 2x4 meter atau juga bisa dilakukan tidak di dalam kandang dalam artian ayam diumpar atau di liar di halaman terbuka.

Langkah selanjutnya biarkan ayam jantan dengan ayam betina melakukan perjodohan secara alami. Biasanya ayam yang jodoh akan bertelur hanya dalam hitungan hari. Untuk penggunaan ayam betina yang lebih banyak maka yang perlukan adalah kesabaran. Pejantan tidak akan mengawini semua betina secara sekaligus, tapi untuk pejantan yang produktif bukan tidak mungkin untuk melakukan perkawinan secara serentak. Jika dalam perjodohan hanya beberapa ayam betina yang mau bertelur maka tunggu hingga ayam betina yang bertelur hingga dia mengeram, maka otomatis pejantan akan melanjutkan kepada ayam betina yang selanjutnya.

Pembuatan Tempat Bertelur (Sarang)

Induk yang sudah menjalani proses perkawinan akan sesegera mungkin mencari tempat bertelur atau sarang. Kita bisa membuatkan sarang bertelur dengan menggunakan jerami yang dimasukan ke dalam kotak atau bisa juga menggunakan kardus yang pas. Usahakan jangan biarkan induk ayam bertelur secara sembarangan dan melatihnya untuk menurut ditempatkan pada sarang yang kita buatkan. 

Untuk sistem mengawinkan indukan yang lebih banyak hindari supaya induk ayam bangkok tidak berebut sarang dengan yang lainnya. Sebaiknya sarang diletakan pada tempat yang agak berjauhan agar tidak salah bertelur. Biasanya untuk jumlah indukan yang banyak akan ada indukan yang susah diatur dan masih tetap merebut sarang induk lainnya, maka yang harus dilakukan adalah pindahkan saja induk yang sarangnya direbut ke tempat lain dan biarkan induk ayam yang susah diatur menempati sarang tersebut.

Sarang bertelur haruslah nyaman dan memiliki suhu udara dan kelembaban yang teratur, usahakan tidak terkena sinar matahari secara langsung. Mudah dijangkau oleh induk ayam, ayam akan turun dari sarang saat lapar dan haus, maka buatlah sarang yang mudah dijangkau oleh induk ayam.

Perawatan Setelah Telur Menetas

Sangat penting bagi peternak untuk melakukan tindakan khusus setelah telur ayam menetas, misal memindahkan anak ayam ke kandang bok, memisahkan induk ayam agar tidak mengganggu indu ayam yang masih mengerami telur saat anak ayam dipindahkan ke kandang bok. 

Anak ayam sebaiknya dipindahkan ke kandang bok khusus untuk anakan ayam guna menghindari risiko kematian anak ayam. Dan kemudian sebaiknya pisahkan indukan yang anaknya di pindah ke kandang bok kerana induk ayam akan stres dan bisa saja mengganggu induk lain yang masih mengeram. (Baca Lebih Lengkap Tentang Perawatan Ayam Bangkok Saat Menetas)


Kemudian ketika ayam menetas berikan asupan gizi yang baik bagi anak ayam supaya bisa tumbuh dengan baik. pakan sangat mempengaruhi pertumbuhan ayam, untuk itu perlu penyesuaian pakan ayam bangkok berdasarkan usia. pada saat baru menetas pakan yang diberikan adalah konsentrat yang berukulan kecil. (Lebih jelasnya baca Pakan Ayam Bangkok Sesuai Usia)

Dengan melakukan proses mengawinkan yang benar maka bukan tidak mungkin akan didapat hasil anak ayam yang nantinya akan menjadi ayam bangkok berkualitas dan bernilai jual tinggi. Memang dalam mengawinkan ayam bangkok bisa dibilang gampang-gampang susah dan terkadang masih memiliki berbagai macam kendala seperti induk ayam tidak mau dikawinkan atau pejantan tidak produktif dan kendala-kendala lainnya. Demikianlah tulisan ini saya buat, apabila terdapat kesalahan dan kekurangan harap dikoreksi dan semoga tulisan ini bisa menjadi ilmu yang bermanfaat.

Review Produk Gramoxone

Gramoxone

 


Racun Rumput Gramoxone 

Gramoxone jenis herbisida dengan kecepatan atau efek yang pasti, begitu penggunaan bisa langsun nampak jelas efeknya. Gramoxone termasuk herbisida kontak non selektif yang sangat efektif untuk mengendalikan semua jenis gulma pada tanaman pertanian atau perkebunan. Keunggulan dari Gramoxone ialah memiliki tiga bahan pengaman yaitu zat pembau, zat pemuntah dan zat pewarna. Produk Gramoxone termasuk salah satu produk yang paling terkenal dan banyak digunakan oleh petani indonesia. Memiliki keunggulan yang bersifat kontak dan tidak akan sangat berpengaruh pada tanaman apabila tidak terkena secara langung, misal penyemprotan gulma pada bagian parit bedengan sangat baik menggunakan Gramoxone.


Keterangan Produk Gramoxone 

Gramoxone memiliki bahan aktif parakuat diklorida, kemudian berbentuk larutan pekat dalam air berwarna hijau gelap atau hijau tua dan memiliki kemasan yang bervariasi yaitu botol plastik untuk ukuran kecil, jrigen untuk ukuran sedang dan kemasan drum untuk ukuran yang paling besar. Gramoxone memiliki klasifikasi bahaya WHO kelas II sehingga sangat berbaha apabila tertelan oleh makhluk hidup. 
Artikel Terkait Herbisida:

Keunggulan Gramoxone


  • Sangat bekerja cepat dalam membasmi gulma bahkan hanya dalam hitungan jam saja. 
  • Gramoxone hanya mengendalikan tanaman yang berhijau daun. 
  • Sangat efektif untuk membersihkan gulma disekitar tanaman karena bersifat kontak.

Petunjuk Penggunaan Gramoxone


  • Gulma berdaun lebar bisa dengan dosis 1,5-3 liter/hektar. 
  • Gulma berdaun sempit bisa dilakukan penyemprotan dengan dosis 2,5-5 liter/hektar. 
  • Bisa dilakukan penyemprotan dengan volume tinggi untuk lahan tanpa tanaman. 
  • Untuk tanaman yang memiliki batang keras Gramoxone tidak akan menyebabkan efek negatif. Misalnya pada tanaman kakao, karet, kapas, ubi kayu dan sejenisnya.


Review Produk Fusilade 125 EC

Fusilade 125 EC

Fusilade 125 EC

Fusilade 125 EC adalah produk herbisida yang berfungsi untuk mengendalikan gulama pada tanaman kedelai. Fusilade 125 EC merupakan herbisida sistemik dan selektif untuk membasmi dan mengendalikan gulma golongan rumput-rumputan tanpa adanya pengaruh berarti terhadap tanaman berdaun lebar. Herbisida ini sangat efektif digunakan untuk melindungi tanaman dari gulma, terutama tanaman jenis kacang-kacangan dan kedelai. Kelebihan Fusilade 125 EC adalah dapat bekerja secara aktif pada berbagai kondisi lapangan dan tidak terpengaruhi oleh curah hujan.
Artikel Terkait Herbisida:

Keterangan Produk Fusilade 125 EC

  • Fusilade 125 EC memiliki bahan aktif berupa fluazilop-p-butil 125 g/l dengan formulasi larutan atau pekatan berwarna kuning jerami dan dapat diemulsikan dalam air. 
  • Kemasan produk herbisida ini berbentuk drum baja dengan isi sebanyak 200 liter. 
  • Untuk klasifikasi bahaya Fusilade 125 EC termasuk WHO kelas III yang dapat menyebabkan keracunan melalui mulut, kulit serta mata dan sangat disarankan untuk kehati-hatian dalam penyemprotan. 
  • Dapat digunakan dengan dosis 2-3 liter/ha.


Manfaat Fusilade 125 EC

  • Sangat efektif dalam mengendalikan gulma berdaun sempit pada tanaman kedelai.
  • Sangat selektif dalam mengendalikan gulma dan tidak berpengaruh pada tanaman berdaun lebar. 
  • Bekerja aktif dan memiliki sifat rainfast.

Review Produk Score 250 EC

Score 250 EC
Score 250 EC 
Score 250 EC adalah termasuk jenis fungisida sitemik dan juga dapat digunakan sebagai zat pengatur tumbuh tanaman. Dikatakan sistemik karena Score 250 EC bekerja dengan masuk secara langsung ke dalam jaringan tanaman melalui Xilem (pembulu kayu) dan langsung dapat mengendalikan penyakit yang ada pada tanaman pertanian serta dapat melindungi seluruh bagian tanaman. Score 250 EC memiliki bahan aktif yang berguna untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen yang lebih baik. Score 250 EC juga memiliki daya pengendalian yang luas pada berbagai jenis penyakit terutama pada tanaman padi, bawang putih, bawang merah, cabai, jagung, kedelai, kacang panjang, tomat, kentang, apel dan semangka. Tidak hanya itu, Score 250 EC juga dapat digubakan untuk jenis tanaman lainnya.
Artikel Terkait Fungisida:

Definisi Produk Score 250 EC 
Score 250 EC memiliki bahan aktif difenokonazol 250 gr/l dengan bentuk pekatan berwarna cokelat kekuning-kuningan hingga cokelat tua. Untuk kemasan Score 250 EC yaitu berbentuk botol PET putih dengan jumlah 80 ml dan 250 ml. untuk klasifikasi bahaya terhadap manusia adalah termasuk WHO kelas III, dapat menyebabkan iritasi pada kulit dan mata, akan tetapi untuk penggunaan secara normal tidak akan menimbulkan bahaya.

Manfaat Score 250 EC

  • Bekerja secara sistemik. 
  • Dosis yang rendah sehingga tetap ekonomis. 
  • Memiliki kandungan pelekat sehingga Score 250 EC tidak mudah hilang apabila terkena hujan. 
  • Meningkatkan jumlah dan kualitas bunga tanaman serta dapat membuat tanaman menjadi lebih sehat. 
  • Untuk tanaman padi akan membuat padi tumbuh secara serempak, membuat warna malai padi lebih sehat dan mengkilap. Membuat gabah yang dihasilkan lebih berisi dan memiliki bobot lebih. 
  • Mendongkrak hasil panen sehingga meningkatkan pendapatan.

Petunjuk Penggunaan Score 250 EC

  • Penyakit embun tepung pada Apel: bisa diberikan Score 250 EC dengan dosis 0,25-0,5 ml/l dengan cara preventif atau pencegahan. Sebaiknya digunakan sebelum tanaman terserang penyakit. Karena pencegahan akan lebih efektif.
  •  Pada penyekit bercak ungu pada tanaman bawang merah dan bawang putih: untuk bawang merah bisa diberikan dengan dosis 0,25-0,5 ml/l dan bawang putih 0,4-0,8 ml/l. 
  • Penyakit bercak daun pada cabai: Pada tanaman cabai sebaiknya penyemprotan dilakukan secara rutin untuk pencegahan dengan dosis 0,25-0,5 ml/l. apabila cabai sudah muncul gejala penyakit bisa dilakukan penyemprotan dengan interval jangka waktu 7 hari sekali.  
  • Penyakit helminthosporium turcicum pada jagung bisa diberikan Score 250 EC dengan dosis 0,25-0,5 ml/l. 
  • Penyakit bercak daun pada tanaman kacang panjang bisa diberikan penyemprotan dengan dosis 0,5-1 ml/l. 
  • Penyakit bercak kering pada kentang disa dilakukan penyemprotan Score 250 EC dengan dosis 0,75-1 ml/l. sangat disarankan untuk melakukan tindakan preventif. Appabila sudah terjangkit atau terdapat gejala penyakit sebaiknya penyemprotan dilakukan secara rutun yaitu dengan jangka waktu 7-10 hari sekali. 
  • Pada tanaman padi Score 250 EC bermanfaat untuk meningkatkan hasil panen, bobot gabah, serta mengendalikan penyakit bercak daun. Dosis yang dianjurkan untuk tanaman padi adalah 200-400 ml/ha. 
  • Penyakit bercak kering dan busuk daun pada tomat bisa diberikan dengan dosis 0,5-1 ml/l pada saat umur tanaman tomat 21-70 hari pasca tanam. 


Review Produk Ridomil Gold MZ 4/64 WP

Ridomil Gold MZ 4/64 WP

Ridomil Gold MZ 4/64 WP 

Ridomil Gold MZ 4/64 WP merupakan produk perusahaan PT Syngenta Indonesia yang berfungsi untuk mengendalikan penyakit busuk buah, busuk daun dan busuk batang pada tanaman pertanian. Ridomil Gold MZ termasuk fungisida jenis sistemik dan kontak yang bersifat mencegah dan mengobati penyakit langsung ke pusatnya. Ridomil Gold MZ memiliki kandungan dua bahan aktif yang berfungsi mengendalikan penyakit baik dari bagian dalam atau dari bagian luar tanaman. Ridomil Gold MZ sangat baik untuk mengendalikan tanaman yang disebabkan oleh jamur atau cendawan dan juga sangat efektif dalam mengendalikan penyakit busuk daun pada tanaman kentang dan tomat serta penyakit phitopbtbora palmivora pada tanaman kakao. 
Artikel Terkait Fungisida:

Manfaat Ridomil Gold MZ 4/64 WP


  • Perlindungan ganda: melindungi dan mengendalikan penyakit dari bagian luar dan bagian dalam tanaman. 
  • Mengendalikan penyakit langsung ke pusatnya. 
  • Mengendalikan segala jenis penyakit yang disebabkan oleh jamur atau cendawan golongan Oomycetes.  
  • Bahan Ridomil tidak mudah hilang apabila terkena air hujan sehingga pemakaiannya tidak memerlukan pemakaian pelekat. 
  • Berssifat kontak dan sistemik, dapat melindungi dataman secara keseluruhan. 
  • Dapat dicampurkan dengan produk lain sehingga akan lebih mudah dan fleksibel. 
  • Praktis dan mudah digunakan.

Petunjuk Penggunaan Ridomil Gold MZ 4/64 WP


  • Penyakit Busuk Daun Pada Kentang: bisa diberikan dengan dosis 5 gr/l. Sebaiknya penyemprotan Ridomil gold dilakukan sebelum adanya gejala penyakit, Karena redomil bersifat mencegah. Pada tanaman kendang redomil gold bisa digunakan setelah umur tanaman 20 hari. Lakukan penyemprotan dengan interval waktu seminggu sekali.
  •  Penyakit Busuk Daun Pada Tomat: bisa diberikan dengan dosis 3 gr/l. lakukan penyemprotan secara rutin sebelum tomat terserang penyakit dengan interval waktu seminggu sekali. 
  • Penyakit Busuk Buah Pada Kakau: pemberian pada tanaman kakau bisa dengan dosis 2,5-5 gr/l. penyemprotan dilakukan pada bagian buah dan bunga kakau untuk mencegah bakteri yang dapat menyebabkan busuk buah. Lakukan penyemprotan dengan interval waktu seminggu sekali.

Review Produk Bion-M 1/48 WP

 Bion-M 1/48 WP

Bion-M 1/48 WP

Bion-M 1/48 WP adalah fungisida yang berupa campuran dari zat-zat pengaktif tanaman yang bersifat sistemik dan merupakan fungisida jenis kontak. Kombinasi dua bahan aktif dengan komposisi yang tepat telah membuktikan fungisida ini dapat meningkatkan kekebalan atau ketahanan tanaman secara alami terhadap penyakit dan membunuh spora jamur yang ada pada permukaan daun. 

Bion-M sangat efektif untuk mengendalikan penyakit yang disebabkan oleh cendawan dan bakteri pada tanaman jenis cabai, kubis dan tomat.  Misalnya cabai dan kubis yang terkena penyakit busuk buah dan tanaman tomat yang terkena penyakit busuk daun. Bahan aktif Bion- yaitu asilbensolar–S-metil 1% mankozeb 48%.

Artikel Terkait Fungisida:

Manfaat Bion-M 1/48 WP

  • Bekerja lebih dari sekedar fungisida biasa karena dapat meningkatkan ketahanan terhadap serangan penyakit terutama yang disebabkan oleh cendawan dan bakteri. 
  • Efikasi tinggi untuk mengendalikan penyakit Antranoksa pada tanaman cabai dan kubis. 
  • Sangat efektif digunakan untu mengendalikan penyakit busuk daun pada tanaman tomat dan kentang. 
  • Bersifat sistemik dan kontak yang pastinya akan lebih memberikan hasil yang optimal. 
  • Melindungi seluruh bagian tanaman dari serangan penyakit terutama jamur.

Dosis Penggunaan Bion-M 1/48 WP

  • Penyakit Busuk Buah pada cabai: 1,25-2,5 gr/l dan diberikan pada saat tanaman cabai mulai berbunga. Jangka waktu pemberian berkisar 3-4 hari sekali. 
  • Penyakit bakteri busuk buah pada kubis: 1,25-2,5 gr/liter dan diberikan pada saat kubis berumur seminggu hingga dua minggu dengan jangka waktu 3-4 hari sekali. 
  • Penyakit busuk daun pada tomat: 1,25-2,5 gr/liter dimulai pada umur 7-14 hari dengan interval waktu 7 hari sekali. 
  • Penyakit busuk daun pada kentang: 1,25-2,5 gr/liter. 


Anvil 50 SC (Produk Singenta)


Anvil 50 SC (Produk Singenta)

Anvil 50 SC

Produk pestisida ini merupakan produk yang diluncurkan oleh perusahaan PT Syingenta Indonesia yaitu perusahaan yang bergerak di bidang perlindungan tanaman. Anvil 50 SC adalah fungisida sistemik dengan daya eradikan dan protektan yang menghambat biosintesa ergosterol dari jamur golongan Basidiomycetes dan Ascomycetes. Anvil 50 SC bekerja sistemik ke seluruh bagian tanaman melalui pembuluh kayu (xylem). Dengan jenisnya sistemik Anvil 50 SC sangat cocok digunakan untuk tanaman seperti cabai, kedelai, daun bawang, bawang putih, bawang merah, tomat, pisang, semangka dan lain-lain. Sangat aktif mengendalikan penyakit pada berbagai macam tanaman pangan, hertikultura dan tanaman perkebunan.

Anvil 50 SC mempunyai teksisitas rendah terhadap manusia, burung, ikan, serangga dan cacing tanah. Tingkat residu yang sangat rendah menjadikan Anvil 50 SC tidak meninggalkan residu yang berbahaya terhadap tanaman.

Artikel Terkait Fungisida:

Klasifikasi Bahaya Anvil 50 SC:

  • Termasuk WHO kelas III. 
  • Toksisitas sangat rendah terhadap manusia, burung, ikan dan cacing tanah. 
  • Bahan aktif heksakonazol sangat cepat terdegredasi dalam tanah.  
  • Apabila digunakan secara normal tidak menimbulkan bahaya.

Manfaat Anvil 50 SC

  • Tanaman padi lebih kuat, lebih hijau dan tidak mudah roboh. 
  • Fungisida yang efektif mengendalikan penyakit hawar pelepah pada tanaman padi. 
  • Bersifat sistemik dengan daya melindungi tanaman dan membersihkan penyakit yang menyerang daun tanaman. 
  • Mempunyai PH netral sehingga tidak korosif terhadap alat aplikasi.

Fungisida ini sangat bagus digunakan untuk tanaman:

  • Apel yang terkena penyakit embun tepung.
  • Bawang merah dan bawang putih yang terkena penyakit bercak ungu.
  • Cabai yang terkena penyakit bercak daun.
  • Jambu mete dan karet  yang terserang penyakit akar.
  • Kacang tanah yang terkena penyakit bercak daun.
  • Kedelai dan kopi yang terkena penyakit karat daun.
  • Untuk meningkatkan bobot tanaman padi.
  • Pisang yang terkena penyakit sigatoka.
  • Semangka yang terkena penyakit embun bulu.
  • Tomat yang terkena penyakit bercak kering.

Petunjuk penggunaanAnvil 50 SC

  • Pada Cabai: Cabai yang terkena penyakit percak daun bisa dilakukan pengobatan dengan dosis 0,25-0,5 ml/liter. Kemudian untuk cabai yang terkena penyakit antaknosa sebaiknya diberikan dengan dosis 0,5-1 ml/liter. 
  • Pada Bawang Merah: bawang merah yang terserang penyakit bercak ungu bisa diberikan anvil dengan dosis 0,25-0,5 ml/liter. 
  • Pada bawang putih: hampir sama dengan bawang merah, anvil 50 SC bisa digunakan appabila bawang putih terkena penyakit bercak ungu dan dengan dosis yang lebih banyak dari bawang merah yaitu 0,5-1 ml/liter. 
  • Pada tanaman berbatang keras: jambu mete, jambu mete adalah jenis tanaman berbatang kayu dan keras. Untuk tanaman yang lebih keras dosis yang digunakan maka lebih banyak yaitu 5-10 ml/liter. Karet bisa dengan dosis 2,5-5 ml/liter.

Back To Top