Rumah Raharjo

Rumah Raharjo

Kehebatan dan Kelebihan Ayam Saigon Patut Dipertimbangkan



Memasuki abad ke-21 perkembangan ayam aduan menjadi tidak terelakan lagi dan kemudian bermacam-macam ayam jenis aduan menjadi sangat populer di antaranya yaitu ayam saigon. Ayam saigon merupakan trah ayam aduan yang berasal dari vietnam dan tentunya memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan trah ayam aduan lainnya. Untuk saat ini para pengamat ayam aduan memandang ayam saigon memiliki kemampuan yang patut dipertimbangkan. 

Ayam saigon memiliki daya tari tersendiri dibandingkan dengan jenis ayam aduan lainnya, misal dari postur tubuh, ukuran, teknik dan keunikan lainnya. Maka dari itu, pada waktu ini penulis tertarik membahas akan kehebatan dan kelebihan ayam saigon yang semakin hari semakin meroket kepopulerannya. 

Kehebatan dan Kelebihan Ayam Saigon

Memiliki tulangan yang bagus

Ayam saigon memiliki bentuk tulangan besar dan kasar sehingga tubuh ayam ini berukuran besar dan tebal. Kemudian dari susunan serat otot ayam saigon dianggap paling bagus dibandingkan dengan ayam aduan jenis lainnya. Bulu kepala, leher dan tembolok ayam saigon tidak tumbuh atau gundul sehingga menyebabkan kulit ayam jenis ini menjadi lebih tebal dan keras, keunggulan dari kulit yang tebal ini akan membuat ayam saigon tahan jalu. 

Memiliki tubuh yang kuat dan tahan pukul

Memang kelemahan ayam saigon adalah kecepatan dan cendenrung bertarung dengan gaya yang lambat. Namun, dibalik kekurangan itu ayam saigon memiliki tubuh yang kuat dan tahan terhadap pukulan. Dengan ciri fisik yang bagus dan otot yang bagus ayam saigon bisa bertahan dari pukulan lawannya bahkan tidak jarang malah mental lawan menjadi turun karena ayam ini tahan pukul. 

Mampu melesatkan pukulan yang keras

Dari begitu banyak jenis ayam aduan, pukulan ayam saigon adalah termasuk kategori yang menjadi perhitungan karena pukulan ayam ini bisa dibilang paling keras. Di balik kekurangannya ternyata ayam ini bisa memberikan pukulan yang mematikan dan sangat berefek terhadap lawan dan bukan tidak mungkin lawan bisa langsung terkena pukul KO.

Pintar menguasai pertarungan

Tidak jarang ayam saigon mampu memimpin jalannya pertarungan atau biasa dikenal dengan berada di pucuk angin. Ayam saigon termasuk ayam yang sulit dipukul dan pandai memainkan posisi badan dengan memaikan kepala serta melakukan dorongan-dorongan sehingga lawan kesulitan dalam melesatkan pukulan. Selain itu ayam ini mampu melebihi lawannya, semakin sering diadu maka kemampuan dan teknik ayam saigon akan semakin berkembang dan mengalahkan lawan-lawannya. 

Memiliki teknik tarung yang licik

Mungkin banyak orang yang menganggap ayam saigon adalah ayam yang bodoh dan buta teknik, tapi kenyataannya dibalik itu ayam saigon sangat licik dalam pertarungan. Ciri khas dari ayam ini akan mundur dan menjauh ketika terkena pukulan bertubi-tubi oleh lawan dan terlihan lari. Namun ayam saigon sangat pintar memilih waktu untuk mundur dan waktu untuk kembali menyerang. Dengan teknik khas tersebut ayam saigon bisa melakukan pukulan yang tidak terduga oleh lawan.

Setelah membaca kelebihan dan kehebatan ayam saigon di atas pasti anda akan lebih memperhitungkan kelebihan ayam jenis ini. Dengan kelibihan yang dimiliki ini bahkan ayam saigon bisa mengalahkan ayam aduan seperti jenis bangkok atau birma.  


Mengungkap Ayam Aduan Dari Negara Dengan Julukan Bunga Mawar

ayam vietnam

Pastinya bagi para penggemar ayam aduan sudah tidak asing apabila ditanya mengenai ayam vietnam atau di indonesia biasa dikenal dengan sebutan ayam saigon. Yah, tentunya tahu bukan berarti paham dengan ayam aduan trah saigon ini. Untuk itu pada kesempatan kali ini penulis akan mengulas lebih mendalam mengenai ayam aduan dari Negara Vietnam ini. Ayam yang biasa kita kenal dengan nama saigon ini merupakan ayam aduan yang diimpor dari Vietnam yaitu salah satu negara di Asia Tenggara.

Berdasarkan berbagai sumber ayam saigon masuk ke indonesia sekitar tahun 1998 setelah indonesia melakukan hubungan baik dengan negara vietnam. Seiring berjalannya waktu ayam trah saigon ini mendapatkan respon positif dari para penghobi ayam ayam aduan. Bahkan untuk saat ini semakin banyak orang yang menggunakan ayam ini untuk digunakan sebagai ayam aduan dan juga digunakan sebagai persilangan dengan ayam lain. 

Ciri ayam vietnam atau saigon hampir mirip dengan ayam kampung lokal baik babon ataupun jantan. Perbedaan yang sangat menonjol dari ayam saigoon adalah bagian kepala dan leher yang tidak tumbuh bulu serta warna kulit yang terlihat sangat merah. Secara tidak langsung ayam saigon bisa dibilang hampir mirip dengan ayam kalkun dan mungkin memang sudah lumrah apabila disebut sebagai ayam gundul.

Dari bentuk tulangan  ayam saigon memiliki bentuk tulangan yang besar dan kokoh dan memiliki daging lebih padat yang menyebabkan ayam aduan jenis ini menjadi tahan pukul, kemudian kelebihan lain dari ayam saigon ialah memiliki gaya bertarung bervariasi. Untuk mengenali gaya tarung ayam vietnam atau saigon bisa dibedakan ke dalam tiga kategori yaitu teknik tarung kualitas rendah, teknik tarung kualitas sedang dan teknik tarung kualitas tinggi. 

Untuk ayam saigon dengan teknik tarus yang rendah akan lebih bersifat ngawur layaknya ayam yang tidak memiliki teknik. Kemudian untuk kualitas sedang ayam akan lebih terlihat memiliki teknik tarung yang bagus dan lebih bervariasi. Selanjutnya untuk ayam saigon kualitas tinggi akan lebih memiliki kelebihan seperti teknik bagus, gaya bermain bervariasi, pukulan keras dan daya tahan bagus. Untuk ayam saigon yang berkualitas bagus bukan tidak mungkin untuk memenangkan pertarungan meski dengan ayam trah lain seperti birma atau bangkok.

Meskipun ayam saigon memiliki banyak kelebihan seperti yang dijelaskan di atas, namun teknik bertarung yang dimiliki ayam saigon masih dianggap di bawah ayam trah bangkok dan birma, bahkan banyak dari penghobi ayam aduan menganggap ayam saigon sebagai ayam buta teknik. Akan tetapi di samping itu ayam ini apabila disilangkan dengan jenis ayam aduan lain akan memungkinkan menghasilkan keturunan yang bagus.  

Rahasia Kekuatan Katurangan Sisik Kaki Ubed (Naga Mangsa) Ayam Bangkok

Sisik Kaki Ubed (Naga Mangsa)

Rahasia Kekuatan Katurangan Sisik Kaki Ubed (Naga Mangsa) - Dalam memilih ayam bangkok dan ayam aduan yang bagus kebanyakan orang menganggap bahwa katurangan bisa dijadikan sebagai acuan dan tolak ukur pertimbangan. Memang untuk masyarakat negeri ini masih begitu percaya terhadap hal-hal mistis terkait ayam bangkok, misal saja primbon ayam bangkok yang sudah diturunkan secara turun-temurun oleh nenek moyang kita.

Jika kita berbicara sejarah ayam bangkok di indonesia memang faktanya sudah ada sejak zaman dahulu bahkan sejak zaman kerajaan. Untuk katurangan ayam bangkok sendiri memanglah sangat banyak, mulai dari warna bulu, bentuk tubuh hingga bentuk sisik. Maka dari itu pada kesempatan kali ini admin akan sedikit membahas mengenai Rahasia Kekuatan Katurangan Sisik Kaki Ubed (Naga Mangsa) Ayam Bangkok. Sisik kaki naga mangsa atau yang biasa dikenal dengan sisik kaki ubed, bahkan di sebagian daerah sebutannya pun beragam mulai dari belebet, sisik cincin dan sebagainya.

Ayam bisa dikatakan memiliki katurangan sisik kaki ubed (naga mangsa) biasanya ditandai dengan ciri diantaranya terdapat sebuah sisik yang melingkari kaki ayam, sisik tersebut terlihat berbentuk sisik gelang, sisik ubed memiliki banyak jenis yaitu (ubed sebelah kaki, ubed kiri kanan dan ubed tembus jalu). Dari jenis tersebut diyakini memiliki kelebihan masing-masing, misalnya sisik ubed tembus jalu dipercaya pukulan jalu ayam akan lebih akurat.

Kelebihan lain ayam yang memiliki katurangan sisik ubed yaitu pukulan yang dilesatkan dipercaya mampu menumbangkan lawan dengan cepat. Kemudian akurasi pukulan ayam sangat baik dan memiliki pukulan K.O atau pukulan saraf yang mematikan. Lalu ayam dengan sisik naga mangsa ini juga dipercaya tahan pukul dan memiliki stamina yang bagus. Jika anda peternak ayam aduan katurangan sisik ubed atau naga mangsa ini termasuk jenis katurangan yang paling dicari oleh penghobi ayam aduan, pastinya akan memiliki nilai jual yang tinggi.

Begitulah ciri-ciri dan kelebihan katurangan sisik kaki ubed (naga mangsa) yang bisa dijadikan sebagai acuan dalam melakukan penilaian terhadap ayam bangkok. Bukankah lebih baik apabila ayam yang memiliki katurangan kemudian dimbangi dengan perawatan yang baik pasti akan menjadi ayam jawarah dan disegani. Demikian artikel ini kami buat, apabila terdapat kekurangan atau kesalahan harap dikoreksi.

Alasan Kenapa Hasil Ternakan Ayam Bangkok Berukuran Kecil

Ayam Bangkok Berukuran Kecil

Alasan Kenapa Hasil Ternakan Ayam Bangkok Berukuran Kecil - Ayam bangkok tidak bisa besar dan berukuran kecil merupakan sebuah fenomena yang terkadang dialami oleh para peternak ayam bangkok dan hal ini sudah dianggap biasa. Dalam beternak ayam bangkok tidak selalu membuahkan hasil seperti yang diharapkan, walaupun sudah lama berkecimpung di dunia per-ayaman kemungkinan ini masih sering terjadi. 

Pada kesempatan kali ini penulis akan membahas mengenai Alasan Ternakan Ayam Bangkok Berukuran Kecil. Berbagi pengalaman mengenai hal ini memang sudah biasa terjadi, biasanya hal ini terjadi ketika kita melakukan uji coba perkawinan untuk melakukan penilaian terhadap pacek (pejantan) dan induk ayam bangkok. Walaupun induk dan pejantan berukuran besar bukan tidak mungkin anak ayam yang dihasilkan berukuran kecil, bantat, tidak padat dan semacamnya. 

Berdasarkan pengalaman dan pengamatan penulis kemungkinan ayam bangkok berukuran kecil bisa saja dipengaruhi oleh faktor-faktor sebagai berikut:
 

Karena Darah Keturunan

Untuk jenis ukuran induk (babon) dan pacek (jantan) sangat menentukan terhadap ukuran keturunannya. Pada dasarnya 70% sifat asli dari ayam berasal dari darah keturunanya. Para penghobi ayam bangkok biasanya akan memilih babon dengan ukuran yang besar untuk menghasilkan anakan yang besar.  Jika memang sudah menggunakan pejantan dan babon yang berukuran besar tapi anakan yang dihasilkan masih berukuran kecil maka cobalah untuk mengganti pasangan perkawinan keturunan. Misalnya babon A dengan Pacek B akan menghasilkan anakan besar, babon A dengan Pacek C akan Menghasilkan anakan kecil dan babon B dengan pacek C akan menghasilkan anakan sebagian besar dan sebagian kecil. Maka sebagai peternak harus lebih teliti dan bisa mengombinasikan perkawinan agar hasil yang didapat lebih maksimal.
 

Karena Pola Pemberian Pakan yang Tidak Sesuai 

Ayam bangkok bantat atau berukuran kecil bisa saja diakibatkan karena pemberian pakan yang tidak sesuai. Pengetahuan mengenai jenis pakan sangat penting dimiliki oleh peternak ayam bangkok, kemudian pakan juga harus disesuaikan dengan usia ayam, kebutuhan, dan untuk ayam dewasa pola pemberian pakan juga disesuaikan dengan gaya bertarung. Layaknya manusia gizi adalah faktor penentu untuk pertumbuhan, begitupun terhadap binatang. Kemungkinan ayam berukuran kecil bisa saja karena pakan yang tidak sesuai, misalnya ayam berusia kurang dari dua bulan diberikan beras jagung maka pertumbuhannya akan lambat dan tulangan tidak tumbuh secara maksimal.


Karena Ayam Sempat Terserang Penyakit 

Penyakit yang menghambat pertumbuhan biasanya terjadi ketika ayam masih berusia muda. Ayam yang masih muda sangatlah membutuhkan perhatian khusus baik pakan, obat dan perawatan agar anak ayam bisa tumbuh dengan semestinya. Ayam yang sakit biasanya pertumbuhannya  akan tertinggal dengan yang lain. Banyak kasus dari para botoh yang sudah memilih babon dan pejantan yang besar tapi anak yang dihasilkan masih kecil lantaran anak ayam terserang penyakit dan lambat tumbuh.


Setidaknya terdapat tiga faktor yang mempengaruhi hasil ternakan ayam bangkok berukuran kecil. saran dari penulis sebaiknya memilih indukan yang berumur, kemungkinan lain anak ayam bangkok berukuran kecil adalah babon yang digunakan adalah babon yang masih berusia muda.

Cara Simpel Mengobati Kurap atau Korep Ayam Aduan

Mengobati Kurap atau Korep Ayam

Cara Simpel Mengobati Kurap atau Korep Ayam Aduan - Penyakit yang biasa dikenal dengan sebutan korep atau kurap adalah penyakit kulit yang menular dan biasa menyerang ayam Bangkok dewasa. Ciri-ciri ayam yang terserang korep diantaranya kulit ayam terutama pada bagian kepala terlihat seperti mengelupas dan berwarna putih seperti ketombe. Peyakit korep/kurap tidak bisa dianggap remeh karena akan berdampak buruk kepada ayam aduan. Ayam yang terkena penyakit korep ketahanan tubuhnya akan melemah dan mudah terserang penyakit, nafsu makan akan menurun, mata sayu dan apabila sudah parah bukan tidak mungkin ayam akan mati. Kemudian masalah serius akan ditimbulkan karena penyakit korep adalah penyakit menular dan harus cepat ditangani.
Artikel Terkait:

Penyakit korep/kurap bisa disebabkan karena kurangnya kebersihan. Kebersihan adalah kunci dari kesehatan, biasanya penyakit korep disebabkan karena kondisi kandang yang kotor,tertular dari ayam lain dan kurangnya perawatan setelah ayam diadu (abar). Penting sekali untuk membersihkan bekas luka pada ayam setelah diadu karena kemungkinan besar dapat menimbulkan penyakit korep.

Cara Simpel Mengobati Kurap atau Korep Ayam Aduan
Cara pertama, Ayam yang terkena penyakit korep bisa diobati dengan cara memandikannya dengan air sirih yang hangat. Pada dasarnya korep adalah penyakit yang disebabkan oleh kuman, daun sirih memiliki kandungan zat yang berguna untuk membunuh kuman.

Cara kedua, mengobati korep dengan menggunakan daun ketepeng. Daun ketepeng adalah sejenis daun yang biasa digunakan oleh masyarakan Indonesia untuk mengobati penyakit gatal dan sejenisnya. Dalam kasus ini anda bisa mencobanya dengan cara menggosokan daun ketepeng di bagian yang terserang korep secara rutin hingga benar-benar sembuh.

Cara ketiga, dengan antibiotik atau salap. Setelah kita sudah mencoba cara-cara tradisional dan ternyata belum berhasil, maka selanjutnya yang harus dilakukan adalah dengan sedikit merogoh kocek untuk membeli antibiotik, pil atau salap untuk mengobati korep. Untuk kasus ini anda bisa menggunakan obat-obat seperti obat jamur seperti kanesten atau dengan obat khsusus untuk korep ayam.

Cara keempat, apabila semua usaha di atas sudah dilakukan dan ternyata korep tidak kunjung sembuh, maka selanjutnya harus mengambil tindakan tegas. Pertama-tama siapkan air mendidih, kunyit, jahe, lengkuas dan pisau. kemudian ambil ayam yang terserang korep dan selanjutnya lakukan pemotongan pada leher ayam menggunakan pisau dan membaca allah hu akbar dan dilakukan dengan dua orang.

Demikianlah tulisan ini saya buat dan semoga bermanfaat bagi pembacanya, untuk tips nomor empat saya hanya bercanda, :D jika pengobatan dilakukan dengan sungguh-sungguh maka untuk cara pertama sudah pasti berhasil.

Cara Ternak Kenari Dari Pemula Hingga Paham dan Berilmu

Cara Ternak Kenari Dari Pemula

Cara Ternak Kenari Dari Pemula Hingga Paham dan Berilmu - Burung kenari adalah termasuk jenis hewan peliharaan hobi.  Sebagian orang memelihara burung kenari dikarenakan hobi, akan tetapi tidak jarang yang menjadikan beternak burung kenari menjadi investasi dengan motif mencari penghasilan. Disebabkan harga burung kenari yang semakin meroket menyebabkan kebanyakan dari penghobi dan mereka yang paham tentang kenari untuk terjun dan menggeluti bidang budidaya ini. Bagi mereka yang telah sukses meraup keuntungan dari ternak kenari bisa mendapatkan penghasilan hingga berpuluh-puluh juta.

Berbicara mengenai ternak burung kenari memang mempunyai prospek yang sangat tinggi. Terlebih lagi saat ini dukungan teknologi yang sangat baik akan sangat memudahkan untuk mendistribusikan jual beli burung kenari, misal media sosial, situs web, periklanan internet dan sebagainya yang bisa dijadikan oleh peternak sebagai tempat mencari para calon pemebeli. Tidak hanya itu, saat ini indonesia telah memasuki MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) yaitu perdagangan bebas se Asia Tenggara. Pasti bukan tidak mungkin kita para peternak kenari di indonesia bisa menjadi distributor kenari ke luar negeri.

Lalu apa syarat utama bagi pemula untuk menggeluti bisnis ternak burung kenari? Jawaban dari pertanyaan kalian akan terjawab dengan membca kelanjutan tulisan ini. Pada tulisan ini admin mencoba menjelaskan secara detail dari awal hingga akhir mengenai cara ternak kenari secara padat.
Kalian ingin serius beternak kenari? Maka yang harus anda siapkan adalah:
  1. Ilmu dan pemahaman tentang burung kenari, 
  2. Memiliki modal baik materi dan non materi,  
  3. Memilih indukan yang bagus dan berkualitas,  
  4. Menyiapkan sangkar/kandang kenari, 
  5. Bisa melakukan penjodohan burung kenari, 
  6. Mengawinkan Burung Kenari hingga proses pengeraman,  
  7. Perawatan Burung Kenari Setelah Menetas.

Sebenarnya tidak hanya ketujuh poin di atas yang menentukan kesuksesan dalam beternak kenari. Keinginan belajar, ketekunan, kesabaran, dan ketelatenan harus benar-benar tertanam pada diri seorang peternak. Percuma saja bila semua aspek terpenuhi tapi kita malas-malasan, tidak sabar, tidak mau belajar pasti hanya akan menghambat dan  bisa-bisa kesuksesan yang akan kita raih menjadi pudar. Oke, kembali lagi ke pembahasan kenari. 

Kenapa Ilmu dan Pemahaman Burung Kenari Penting? 

Logikanya begini, seorang penghobi harus memiliki ilmu dan pemahaman, jadi apalagi seorang peternak. Ilmu, paham, kemudian Berilmu dan Paham tentang burung kenari sangat diharuskan jika ingin membudidayakan burung kenari. Pertama ilmu, Ilmu adalah keahlian seseorang dalam sebuah bidang tertentu, jadi bisa di dapat dari belajar dan ilmu ini adalah modal awal untuk sukses terjun ke dunia burung kenari. Biasanya seorang yang baru memulai memiliki hobi burung kenari, secara tidak langsung dia akan mengerti tentang dasar-dasar memelihara burung kenari. Kedua adalah paham, paham adalah memiliki pengetahuan yang banyak dan mengerti benar mengenai burung kenari. Paham akan didapat ketika seorang pemula yang sudah lama bergelut pada bidang burung kenari, contohnya paham mengenai burung kenari berkualitas, paham cara merawat dan sebagainya. Ketiga berilmu dan paham, tahap ini adalah tahap dimana seorang penghobi bisa benar-benar terjun ke dunia ternak kenari dan sudah memiliki skill khusus dibandingkan dengan pemula dan penghobi. Lalu apakah harus menjadi berilmu dan paham untuk terjun ke bisnis ternak burung kenari? Tentu saja tidak, karena ilmu dan pemahaman akan didapat seiring dengan berjalannya waktu, semakin kita ingin belajar dan telaten maka akan semakin cepat kita berilmu dan paham. Saran saya, mulailah bergaul dengan penghobi burung kenari agar bisa saling diskusi dan bertukar pikiran. Sekarang untuk mencari informasi bukankah sangat mudah, bisa melalui internet, sosial media, forum diskusi dan sebagainya yang tentu akan menambah wawasan anda.

Kenapa harus memiliki modal untuk beternak burung kenari?

Untuk memulai bisnis tentu kita harus memiliki modal baik materi dan non materi. Coba anda lihat ketujuh poin di atas tentu anda akan dituntut untuk mengeluarkan sejumlah modal. Misalnya untuk membeli indukan, sangkar dan peralatan-peralatan lainnya begitu juga dengan pakan. Jadi memang beginilah yang dinamakan investasi, mengeluarkan modal di masa sekarang untuk mendapatkan modal yang lebih besar di masa yang akan datang, wajar saja bukan?. Pasti kita akan berfikir risiko-risiko yang kemungkinan akan muncul, kegagalan yang akan menghantui, bangkrut dan tidak balik modal, maka untuk memulai lupakan hal yang seperti itu dan jangan kenali risiko. Memang untuk modal semua orang akan berfikir dua kali karena takut akan kegagalan, jadi intinya tinggal diri dan niat kita yang perlu dimantapkan.

Memilih Jenis dan Indukan Kenari Berkualitas

Indukan kenari adalah penentu keberhasilan peternak, dengan kata lain indukan adalah syarat mutlak yang harus dipilih dengan hati-hati. Kesalahan dalam memilih indukan akan berakibat fatal bagi hasil ternakan dan akan menyulitkan peternak pada nantinya. Jika kita tidak dengan benar memilih indukan yang berkualtas bisa saja anakan yang dihasilkan dari ternakan tidak berkualitas pula, bahkan akan muncul masalah-masalah lain misal burung kenari susah dijodohkan, susah dikawinkan dan sebagainya.

Untuk memilih indukan betina usahakan pilih yang memiliki tubuh besar. Biasanya indukan dengan tubuh yang besar akan lebih produktif dan lebih banyak menghasilkan telur. Kemudian lihat juga warna, kicau dan kelincahan indukan karena nanti keturunannya akan memiliki sifat yang jauh tidak berbeda dari indukan. Untuk menghindari kemungkinan-kemungkinan yang tidak diinginkan sebaiknya membeli indukan kepada orang yang berpengalaman atau peternak kenari secara langsung dan jangan asal-asalan membeli indukan. Kenapa demikian? Alasannya karena kita ketahui bahwa harga burung kenari yang memang lumayan mahal, maka dari itu kita harus memilih yang pasti-pasti saja agar tidak salah.  

Menyiapkan Sangkar atau Kandang Burung Kenari 

Setelah lama dan banyak waktu terkuras untuk mendengarkan ceramah penulis di atas sekarang kita masuk ke inti permasalahan. Anda memutuskan untuk serius beternak burung kenari? Langkah awal yang perlu disiapkan adalah kandang atau sangkar. Bagi peternak kenari sangkar yang harus disiapkan bisa terbagi dalam dua kategori, yaitu sangkar yang berfungsi untuk penangkaran dan sangkar yang berfungsi untuk tahap pembesaran burung kenari. Untuk ukuran kandang tidak ada aturan khusus berapa dan seperti apa, jadi dengan begitu kandang bisa disesuaikan sesuai keinginan peternak itu sendiri. Sedikit saran dari penulis, untuk sangkar penangkaran burung kenari usahakan diletakan di lokasi yang sejuk dan tidak terlalu panas, agar induk yang mengeram telur tidak sering turun dari sangkar yang kemungkinan menyebabkan telur gagal menetas.

Hal penting yang termasuk ke dalam sangkar/kandang burung kenari yaitu tempat bertengger, sarang untuk bertelur, tempat makan dan minum dan alas untuk kotoran kenari. Maka komponen pelengkap kandang ini juga harus diperhatikan dengan baik, untuk bagian penting yang perlu diperhatikan adalah sarang burung kenari. Sarang bisa dimasukan ke kandang apabila burung sudah melalui proses perjodohan dan perkawinan. 

Menjodohkan Burung Kenari

Selanjutnya setelah memiliki indukan dan sudah memiliki kandang maka yang harus dilakukan adalah menjodohkan burung kenari supaya burung mau dikawinkan dan menjadi produktif. Proses perjodohan burung kenari harus dilakukan dengan hati-hati supaya tidak gagal, jika gagal maka peternak harus menjodohkan induk kenari dengan pejantan lainnya. Bagi peternak yang baru mulai pasti akan dituntut untuk mengeluarkan modal tambahan untuk membeli indukan atau pejantan yang baru, jadi dalam hal perjodohan kenari harus adanya prinsip kehati-hatian. Untuk menjodohkan burung kenari setidaknya ada beberapa tahapan sebagai berikut:
  • Kenari pejantan dan betina (calon induk) bisa diletakan bersebelahan, bisa menggunakan kandang khusus penangkaran yang memang sudah memiliki desain pembatas antara pejantan dan betina atau bisa juga menggunakan dua buah kandang biasa yang dijejerkan berdekatan. 
  • Pastikan induk kenari tidak bertarung dengan kenari pejantan apabila dijejerkan dengan pejantan, jadi apabila burung kenari pejantan dan betina bertarung maka sudah dipastikan tidak berjodoh atau bisa diganti dengan yang lainnya. Maka dari itu seorang peternak harus mengerti dan paham ciri-ciri pada burung kenari yang siap dikawinkan. 
  • Burung kenari yang berjodoh akan terlihat lebih romantis, pejantan akan menunjukan kegagahannya dengan berkicau merdu serta mengepah-ngepahkan sayap dan kemudian mendekati kenari betina. Sedangkan kenari betina akan terlihat bersimpati dengan tindakan kenari pejantan dengan memperhatikan dan perlahan-lahan mendekati kenari jantan. Proses perjodohan ini bisa dilakukan selama dua sampai tiga hari. 
  • Kemudian tunggu perkembangan hingga beberapa hari, jika perilaku kenari pejantan dan betina tidak berubah maka bisa dibilang kenari tersebut berjodoh. Dengan begitu kenari tidak akan bertarung apabila dicampurkan dalam satu kandang. 
  • Selanjutnya burung kenari yang berjodoh akan saling meloloh satu sama lain dan dengan demikian kenari sudah sah dipindahkan ke satu sangkar supaya bisa melakukan proses perkawinan. Bagi indukan yang baru pertama melakukan perkawinan sebaiknya untuk menghindari kekawatiran sebaiknya pejantan bisa dicampurkan pada satu kandang dengan indukan betina hingga bertelur.
    Cara Ternak Kenari Dari Pemula
    Gambar: Komunitas Kenari Malang


Mengawinkan Burung Kenari hingga proses pengeraman 

Dalam tahap mengawinkan burung kenari perlu adanya persiapan dari peternak kenari seperti waktu yang tepat, sangkar, situasi dan bakal calon indukan yang akan dikawinkan.  Jadi semua persiapan haruslah diusahakan dengan sebaik mungkin sebelum dilakukannya proses mengawinkan kenari.

Mengawinkan Burung Kenari bisa dilakukan dengan dua cara yaitu kawin cabut dan kawin inap. Kawin cabut adalah dimana kenari yang sudah dikawinkan akan dipisahkan kembali dan kemudian dilanjutkan pada hari berikutnya. Dan kedua adalah kawin inap dimana burung kenari betina dan pejantan dikawinkan selama 2-3 hari dalam satu kandang. Kelebihan kawin cabut yaitu untuk menghindari kenari bertarung saat tidak diawasi, terkadang walaupun perjodohan terlihat baik, masih ada kemungkinan kenari tidak jodoh saat dicampur dan ditempatkan untuk kawin inap. Saran penulis, untuk burung kenari yang baru belajar berjodoh sebaiknya proses mengawinkan dilakukan dengan cara kawin cabut. 

Setelah kenari berjodoh pasti tidak akan membutuhkan waktu yang lama untuk bertelur dan mengerami telur. Sebelum bertelur setidaknya peternak harus terlebih dahulu membuatkan sarang tempat bertelur bagi induk kenari. Sarang bisa dibuat dengan menggunakan jerami, sabut kelapa dan sejenisnya, kemudian sarang bisa digantung atau diletakan dipinggir. Yang terpenting adalah sarang tersebut terasa nyaman dan aman dari gangguan. Lebih baik sarang diletakan digantung dan jauh dari pintu kandang agar induk kenari yang mengeram tidak merasa terganggu saat peternak memberikan pakan dan pergantian air minum. 

Perawatan Burung Kenari Setelah Menetas

Telur burung kenari biasanya akan menetas selama dua minggu atau 14 hari setelah telur dierami oleh indukan. Bagi peternak yang baru pertama melihat penetasan telur kenari jangan heran jika telur tidak menetas secara bersamaan, biasanya telur akan menetas dengan selisih waktu satu hari karena diakibatkan proses bertelur yang memang hanya satu hari sekali.
Perawatan burung kenari setelah menetas bisa dilakukan dengan:
  • Mengusahakan agar kandang kenari aman, dimaksudkan aman disini adalah aman bagi anak kenari yang baru menetas. Jauhkan kandang dari kemungkinan adanya hewan pemangsa misalnya tikus, kucing, semut dan sejenisnya yang kemungkinan membahayakan anak burung. 
  • Anakan burung yang baru menetas biasanya akan memiliki sisa-sisa dari cairan telur yang kemungkinan bisa memicu munculnya tungau, kutu, dan serangga. Untuk itu anda bisa memberikan serbuk-serbuk pengusir seperti kapur ajaib, serbuk abu atau tembakau.  
  • Usahakan keadaan kandang selalu bersih, baik dari kotoran ataupun sisa pakan yang tercecer agar tidak menyebabkan perkembangan bakteri dan mikro organisme.  
  • Letakan kandang pada tempat bersuhu hangat dan tidak terlalu dingin, anda bisa menambahkan penerangan dengan menggunakan lampu pijar 5 watt yang berfungsi untuk penerangan dan penghangat. 
  • Perhatikan pakan yang diberikan dan usahakan berikan pakan yang lunak. Induk kenari akan meloloh anakan yang baru menetas hingga anakan kenari besar, untuk itu sebaiknya berikan pakan yang lunak dan mudah dicerna.

Tidak terasa ketujuh poin penting untuk beternak kenari sudah semuanya terbahas. Semoga dengan hadirnya tulisan ini bisa memberika ilmu yang bermanfaat bagi para pembaca sekalian. Kunci sukses adalah dengan niat yang mantap dan keberanian untuk berusaha, jika anda memang benar ingin serius memulai ternak kenari maka cobalah den perbanyak pengetahuan dan pahami tentang bidang yang ingin anda tekuni.

Demikian tulisan tentang cara ternak kenari paling lengkap ini kami buat, apabila terdapat banyak kekurangan atau kesalahan kami mohon maaf sebesar-besarnya. Kita sama-sama belajar dan berharap bisa berbagi ilmu yang bermanfaat. Terimakasih!

Cara Mengawinkan Ayam Bangkok Agar Produktif

Mengawinkan Ayam Bangkok

Cara Mengawinkan Ayam Bangkok Agar Produktif - Agar menjadi peternak ayam bangkok yang sukses keterampilan yang harus dimiliki adalah paham tentang bagaimana cara mengawinkan ayam bangkok secara benar. Perkawinan merupakan langkah bagi para peternak untuk melakukan pengembangbiakan binatang ternak. Pada dasarnya, ayam bangkok dapat melakukan perkawinan tanpa adanya campur tangan manusia, akan tetapi dalam budidaya seorang peternak wajib dan diharuskan memiliki pengetahuan tentang cara pengembangbiakan agar ayam bangkok dapat lebih produktif. 

Berternak ayam bangkok sangat berbeda dengan ternak ayam lain. Nilai jual ayam bangkok akan lebih tinggi apabila ayam bangkok tersebut berkualitas. Maka sebelum proses mengawinkan peternak harus mengenal ciri ayam bangkok berkualitas sebagai acuan budidaya pengembangan ayam bangkok. Ciri induk ayam bangkok dan pejantan sangat mempengaruhi anak ayam yang dihasilkan.

Sistem Perkawinan Ayam Bangkok yang Bisa Digunakan

Stud Mating: Yaitu sistem perkawinan yang mengunakan satu indukan pejantan dan satu indukan betina. Kelebihannya adalah tingkat telur yang dihasilkan akan lebih jelas dan terjamin kualitasnya. Akan tetapi apabila dalam usaha budidaya yang berskala besar sistem perkawinan ini dianggab kurang bagus karena akan terlalu banyak menggunakan ayam pejantan dalam proses mengawinkan.

Pen Mating: yaitu sistem perkawinan yang menggunakan satu ayam pejantan untuk 4-5 ayam bangkok betina. Kelebihannya adalah akan lebih cepat memproduktifkan budidaya, dengan sistem ini pejantan yang digunakan juga tidak terlalu banyak. Sedangkan kelemahannya adalah akan ada indukan ayam bangkok yang akan terintimidasi, bisa saja kalah bertarung dengan betina lainnya atau tidak disukai oleh ayam bangkok pejantan. 

Flock Mating: yaitu sistem perkawinan yang menggunakan beberapa jumlah ayam jantan dan beberapa ayam betina. Kelebihannya adalah telur yang dihasilkan akan lebih bervariasi, akan tetapi untuk budidaya ayam bangkok sistem ini kurang bisa diterapkan karena biasanya pejantan akan bertarung dengan pejantan lainnya apabila dicampur dalam satu kandang.

Inseminasi Buatan (IB): yaitu sistem perkawinan unggas yang modrn dengan menggunakan teknologi peternakan. Sistem ini dilakukan dengan menyuntikan sel sperma ayam kepada ayam betina dengan bantuan manusia. Akan tetapi, sistem perkawinan ini kurang efektif untuk diaplikasikan pada ternak ayam bangkok.

Cara Mengawinkan Ayam Bangkok
Cara mengawinkan ayam bangkok bisa dilakukan dengan mengunakan salah satu sistem perkawinan yang sudah dijelaskan di atas. Menurut penulis, untuk mengawinkan ayam bangkok agar menghasilkan keturunan yang berkualitas bisa menggunakan sistem Stud Mating dan Pen Mating. Kemudian prose mengawinkan bisa dilakukan dengan cara sebagai berikut:
Apabila anda menggunakan sistem perkawinan Stud Mating (satu pejantan dan satu betina) bisa dilakukan dengan kandang yang berukuran 2x2 meter. Sedangkan jika mengunakan sistem  Pen Mating (satu pejantan dan banyak betina) maka bisa menggunakan kandang yang berukuran lebih besar, misal 2x4 meter atau juga bisa dilakukan tidak di dalam kandang dalam artian ayam diumpar atau di liar di halaman terbuka.

Langkah selanjutnya biarkan ayam jantan dengan ayam betina melakukan perjodohan secara alami. Biasanya ayam yang jodoh akan bertelur hanya dalam hitungan hari. Untuk penggunaan ayam betina yang lebih banyak maka yang perlukan adalah kesabaran. Pejantan tidak akan mengawini semua betina secara sekaligus, tapi untuk pejantan yang produktif bukan tidak mungkin untuk melakukan perkawinan secara serentak. Jika dalam perjodohan hanya beberapa ayam betina yang mau bertelur maka tunggu hingga ayam betina yang bertelur hingga dia mengeram, maka otomatis pejantan akan melanjutkan kepada ayam betina yang selanjutnya.

Pembuatan Tempat Bertelur (Sarang)

Induk yang sudah menjalani proses perkawinan akan sesegera mungkin mencari tempat bertelur atau sarang. Kita bisa membuatkan sarang bertelur dengan menggunakan jerami yang dimasukan ke dalam kotak atau bisa juga menggunakan kardus yang pas. Usahakan jangan biarkan induk ayam bertelur secara sembarangan dan melatihnya untuk menurut ditempatkan pada sarang yang kita buatkan. 

Untuk sistem mengawinkan indukan yang lebih banyak hindari supaya induk ayam bangkok tidak berebut sarang dengan yang lainnya. Sebaiknya sarang diletakan pada tempat yang agak berjauhan agar tidak salah bertelur. Biasanya untuk jumlah indukan yang banyak akan ada indukan yang susah diatur dan masih tetap merebut sarang induk lainnya, maka yang harus dilakukan adalah pindahkan saja induk yang sarangnya direbut ke tempat lain dan biarkan induk ayam yang susah diatur menempati sarang tersebut.

Sarang bertelur haruslah nyaman dan memiliki suhu udara dan kelembaban yang teratur, usahakan tidak terkena sinar matahari secara langsung. Mudah dijangkau oleh induk ayam, ayam akan turun dari sarang saat lapar dan haus, maka buatlah sarang yang mudah dijangkau oleh induk ayam.

Perawatan Setelah Telur Menetas

Sangat penting bagi peternak untuk melakukan tindakan khusus setelah telur ayam menetas, misal memindahkan anak ayam ke kandang bok, memisahkan induk ayam agar tidak mengganggu indu ayam yang masih mengerami telur saat anak ayam dipindahkan ke kandang bok. 

Anak ayam sebaiknya dipindahkan ke kandang bok khusus untuk anakan ayam guna menghindari risiko kematian anak ayam. Dan kemudian sebaiknya pisahkan indukan yang anaknya di pindah ke kandang bok kerana induk ayam akan stres dan bisa saja mengganggu induk lain yang masih mengeram. (Baca Lebih Lengkap Tentang Perawatan Ayam Bangkok Saat Menetas)


Kemudian ketika ayam menetas berikan asupan gizi yang baik bagi anak ayam supaya bisa tumbuh dengan baik. pakan sangat mempengaruhi pertumbuhan ayam, untuk itu perlu penyesuaian pakan ayam bangkok berdasarkan usia. pada saat baru menetas pakan yang diberikan adalah konsentrat yang berukulan kecil. (Lebih jelasnya baca Pakan Ayam Bangkok Sesuai Usia)

Dengan melakukan proses mengawinkan yang benar maka bukan tidak mungkin akan didapat hasil anak ayam yang nantinya akan menjadi ayam bangkok berkualitas dan bernilai jual tinggi. Memang dalam mengawinkan ayam bangkok bisa dibilang gampang-gampang susah dan terkadang masih memiliki berbagai macam kendala seperti induk ayam tidak mau dikawinkan atau pejantan tidak produktif dan kendala-kendala lainnya. Demikianlah tulisan ini saya buat, apabila terdapat kesalahan dan kekurangan harap dikoreksi dan semoga tulisan ini bisa menjadi ilmu yang bermanfaat.

Review Produk Gramoxone

Gramoxone

 


Racun Rumput Gramoxone 

Gramoxone jenis herbisida dengan kecepatan atau efek yang pasti, begitu penggunaan bisa langsun nampak jelas efeknya. Gramoxone termasuk herbisida kontak non selektif yang sangat efektif untuk mengendalikan semua jenis gulma pada tanaman pertanian atau perkebunan. Keunggulan dari Gramoxone ialah memiliki tiga bahan pengaman yaitu zat pembau, zat pemuntah dan zat pewarna. Produk Gramoxone termasuk salah satu produk yang paling terkenal dan banyak digunakan oleh petani indonesia. Memiliki keunggulan yang bersifat kontak dan tidak akan sangat berpengaruh pada tanaman apabila tidak terkena secara langung, misal penyemprotan gulma pada bagian parit bedengan sangat baik menggunakan Gramoxone.


Keterangan Produk Gramoxone 

Gramoxone memiliki bahan aktif parakuat diklorida, kemudian berbentuk larutan pekat dalam air berwarna hijau gelap atau hijau tua dan memiliki kemasan yang bervariasi yaitu botol plastik untuk ukuran kecil, jrigen untuk ukuran sedang dan kemasan drum untuk ukuran yang paling besar. Gramoxone memiliki klasifikasi bahaya WHO kelas II sehingga sangat berbaha apabila tertelan oleh makhluk hidup. 
Artikel Terkait Herbisida:

Keunggulan Gramoxone


  • Sangat bekerja cepat dalam membasmi gulma bahkan hanya dalam hitungan jam saja. 
  • Gramoxone hanya mengendalikan tanaman yang berhijau daun. 
  • Sangat efektif untuk membersihkan gulma disekitar tanaman karena bersifat kontak.

Petunjuk Penggunaan Gramoxone


  • Gulma berdaun lebar bisa dengan dosis 1,5-3 liter/hektar. 
  • Gulma berdaun sempit bisa dilakukan penyemprotan dengan dosis 2,5-5 liter/hektar. 
  • Bisa dilakukan penyemprotan dengan volume tinggi untuk lahan tanpa tanaman. 
  • Untuk tanaman yang memiliki batang keras Gramoxone tidak akan menyebabkan efek negatif. Misalnya pada tanaman kakao, karet, kapas, ubi kayu dan sejenisnya.


Back To Top